Lampiran E.95-107

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

95)

>

Islam sebagai agama tauhid terakhir

  ~

Mengenai keredhaan Allah hanya pada agama-Nya yang terakhir (Islam), disebutkan:

(lihat catatan 97: "Agama dan kitab tauhid dalam perkembangannya", mengenai umat dan agama Islam sebagai pilihan-Nya)

  ~

Mengenai nabi Muhammad saw adalah nabi-Nya yang terakhir, disebutkan:

(lihat catatan 109: "Nabi Muhammad saw sebagai nabi terakhir")

  ~

Mengenai Al-Qur'an adalah kitab-Nya yang terakhir, disebutkan:

"Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Qur'an)". Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." <QS.6:90>

"(Al-Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Ilah Yang Maha Esa, dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran." <QS.14:52>

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual-beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar." <QS.9:111>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun, hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al-Qur'an, yang diturunkan kepadamu dari Rabb-mu". Sesungguhnya, apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Rabb-mu, akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati, terhadap orang-orang yang kafir itu." <QS.5:68>

"Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Rabb-nya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka." <QS.5:66>

"Katakanlah: "Barangsiapa menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkan (Al-Qur'an) ke dalam hatimu, dengan seijin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya, dan menjadi petunjuk, serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman"." <QS.2:97>

"Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al-Qur'an yang diturunkan Allah". Mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada, apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al-Qur'an yang diturunkan setelahnya, sedang Al-Qur'an itu (Kitab) yang hak; yang membenarkan, apa yang ada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa dahulu kamu membunuh nabi-nabi Allah, jika benar kamu orang-orang yang beriman"." <QS.2:91>

"Dan setelah datang kepada mereka Al-Qur'an dari Allah, yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi), untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka, apa yang telah mereka ketahui, lalu mereka ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu." <QS.2:89>

"Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Rabb-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdo'a): "Ampunilah kami ya Rabb-kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"." <QS.2:285>

"Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil." <QS.3:3>

"sebelum (Al-Qur'an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqaan. Sesungguhnya, orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai balasan (siksa)." <QS.3:4>

"Hai orang-orang yang telah diberi Al-Kitab, berimanlah kamu, kepada apa yang telah Kami turunkan (Al-Qur'an), yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu, sebelum Kami mengubah muka(mu), lalu Kami putarkan ke belakang, atau Kami kutuk mereka, sebagaimana Kami telah mengutuk orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabtu. Dan ketetapan Allah pasti berlaku." <QS.4:47>

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur'an, dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya), dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka, menurut apa yang Allah turunkan, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka, dengan meninggalkan kebenaran, yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu, terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu, apa yang telah kamu perselisihkan itu," <QS.5:48>

"Dan ini (Al-Qur'an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya, dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah), dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat, tentu beriman kepadanya (Al-Qur'an), dan mereka selalu memelihara shalatnya." <QS.6:92>

"Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al-Qur'an) kepadamu dengan terperinci. Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui, bahwa Al-Qur'an itu diturunkan dari Rabb-mu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu." <QS.6:114>

"Tidaklah mungkin Al-Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al-Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Rabb semesta alam." <QS.10:37>

"Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." <QS.12:111>

"Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, kecuali orang-orang lelaki (para nabi), yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui," <QS.16:43>

"keterangan-keterangan (mu'jizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia, apa yang telah diturunkan kepada mereka, supaya mereka memikirkan," <QS.16:44>

"Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al-Kitab. sebelum Al-Qur'an, mereka beriman (pula) dengan Al-Qur'an itu." <QS.28:52>

"Dan apabila dibacakan (Al-Qur'an itu) kepada mereka, mereka berkata: "Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al-Qur'an itu adalah suatu kebenaran dari Rabb-kami, sesungguhnya kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan(nya)"." <QS.28:53>

"Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an), itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui, lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya." <QS.35:31>

  ~

Mengenai Al-Qur'an adalah kitab-Nya untuk seluruh umat manusia, disebutkan:

"Dan Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat. (manusia)" <QS.68:52>

"(Al-Qur'an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk, serta pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.3:138>

  ~

Mengenai diturunkan-Nya Al-Qur'an melalui sunatullah, disebutkan:

"(Mereka tidak mau mengakui yang diturunkan kepadamu itu), tetapi Allah mengakui Al-Qur'an yang diturunkan-Nya kepadamu. Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya; dan malaikat-malaikat pun menjadi saksi (pula). Cukuplah Allah yang mengakuinya." <QS.4:166>

"Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu, maka (katakanlah olehmu): "Ketahuilah, sesungguhnya Al-Qur'an itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Ilah selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?"." <QS.11:14>

"Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al-Qur'an, yang merupakan ayat-ayat yang nyata; dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk, kepada siapa yang Dia kehendaki." <QS.22:16>

"Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat yang menjelaskan. Dan Allah menunjuki, siapa yang dikehendaki-Nya, kepada jalan yang lurus." <QS.24:46>

"Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik, (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya), lagi berulang-ulang; (yang bisa membuat) gemetar karenanya, kulit orang-orang yang takut kepada Rabb-nya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka, di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, (yang) dengan kitab itu Dia menunjuki, siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya." <QS.39:23>

 

96)

>

Para nabi-Nya menjawab semua persoalan umat

  ~

Mengenai contoh Nabi Muhammad saw menjawab persoalan umat, disebutkan:

"Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada Rasul dengan patuh." <QS.24:49>

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo'a apabila ia berdo'a kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." <QS.2:186>

"Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: "Ruh itu termasuk urusan Rabb-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit"." <QS.17:85>

"Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir," <QS.2:219>

"Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil-Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil-Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikuti syaitan, kecuali sebagian kecil saja (di antaramu)." <QS.4:83>

 

97)

>

Agama dan kitab tauhid dalam perkembangannya

  ~

Mengenai kesamaan dasar ajaran semua rasul-Nya, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, (sebagian kandungan isi) Al-Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu." <QS.26:196>

"Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya (membenarkannya)?." <QS.26:197>

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (sebagai perwujudan dari) fitrah Allah (sifat-sifat Allah). (Allah) Yang telah menciptakan manusia, menurut fitrah itu (pula). Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, (yang berupa) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" <QS.30:30>

"Ketika Rabb-nya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!". Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Rabb semesta alam"." <QS.2:131>

"Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya, Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati, kecuali dalam memeluk agama yang lurus (Islam)"." <QS.2:132>

"Adakah kamu (Muhammad) hadir ketika Yakub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu sembah sepeninggalku". Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Rabb-mu dan Rabb nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail, dan Ishak, (yaitu) Rabb Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk kepada-Nya"." <QS.2:133>

"Dia telah mensyariatkan bagi kamu (Muhammad), tentang agama, (seperti) apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh, dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu: 'Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah-belah tentangnya'. Amat berat bagi orang-orang musyrik, (untuk mengikuti) agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu, orang yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk kepada (agama-)Nya, orang yang kembali (kepada jalan-Nya)." <QS.42:13>

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual-beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar." <QS.9:111>

"(Kami menetapkan yang demikian) sebagai suatu ketetapan terhadap rasul-rasul Kami, yang Kami utus sebelum kamu (Muhammad), dan tidak akan kamu dapati perubahan bagi ketetapan Kami itu." <QS.17:77>

"Dan ingatlah (Huud) saudara kaum 'Aad, yaitu ketika dia memberi peringatan kepada kaumnya di Al-Ahqaaf, dan sesungguhnya, telah terdahulu beberapa orang pemberi peringatan sebelumnya, dan setelahnya (dengan mengatakan): "Janganlah kamu menyembah selain Allah, sesungguhnya aku kuatir kamu akan ditimpa azab hari yang besar"." <QS.46:21>

  ~

Mengenai pengakuan terhadap keimanan penganut agama-Nya yang terdahulu (para Ahli Kitab), sebelum kedatangan agama Islam, disebutkan:

"Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (shalat)." <QS.3:113>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Rabb-mu". Sesungguhnya, apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Rabb-mu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu." <QS.5:68>

"Dan sesungguhnya, di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berrendah-hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Rabb-nya. Sesungguhnya, Allah amat cepat perhitungan-Nya." <QS.3:199>

"Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka (kaum Yahudi) dan orang-orang Mukmin, mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu (Al-Qur'an), dan apa yang telah diturunkan sebelummu, dan orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Orang-orang itulah yang akan Kami berikan kepada mereka pahala yang besar." <QS.4:162>

  ~

Mengenai perkembangan ajaran dan kitab rasul-rasul-Nya, sesuai dengan keadaan jaman, walaupun dasar ajarannya tetap sama, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu (Muhammad) dan Kami memberikan kepada mereka istri-istri dan keturunan. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan suatu ayat (mu'jizat) melainkan dengan ijin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada kitab (yang tertentu)." <QS.13:38>

"Kemudian Kami jadikan kamu (Muhammad) pengganti-pengganti (mereka) di muka bumi setelah mereka, supaya kamu memperhatikan bagaimana kamu berbuat." <QS.10:14>

"Dan sesungguhnya, Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu (Muhammad) kepada umat-umat terdahulu." <QS.15:10>

"Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang telah terdahulu." <QS.53:56>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menurunkan kepada kamu (Muhammad) ayat-ayat, yang memberi penerangan, dan contoh-contoh dari orang-orang yang terdahulu sebelum kamu, dan pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.24:34>

"Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.2:66>

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu," <QS.5:48>

  ~

Mengenai penyimpangan ajaran dan kitab rasul-rasul-Nya terdahulu, yang dilakukan oleh para pengikutnya, disebutkan:

"Dan mereka (ahli kitab Taurat dan Injil) tidak berpecah-belah, melainkan setelah datangnya pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian antara mereka. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Rabb-mu dahulunya (untuk menangguhkan azab), sampai kepada waktu yang ditentukan, pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan kepada mereka, Al-Kitab (Taurat dan Injil) setelah mereka (Al-Qur'an), benar-benar berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu (Al-Qur'an)." <QS.42:14>

"Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah-membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan setelah Ibrahim (segala hal-ihwal Ibrahim mestinya telah cukup jelas). Apakah kamu tidak berpikir." <QS.3:65>

"Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan antara yang hak dengan yang batil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui." <QS.3:71>

"Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya)." <QS.3:70>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha Menyaksikan apa yang kamu kerjakan." <QS.3:98>

"Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertaqwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan." <QS.5:65>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus"." <QS.5:77>

"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) pada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah Dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk." <QS.9:29>

"Hai ahli kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami (Muhammad), menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al-Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya, telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan." <QS.5:15>

"Maka kecelakaan yang besarlah, bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab, dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit, dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan." <QS.2:79>

  ~

Mengenai umat dan agama Islam sebagai pilihan-Nya, disebutkan:

"Sesungguhnya, agama (yang diredhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab, kecuali setelah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka (terhadap Islam). Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya." <QS.3:19>

"Kamu (umat Muhammad) adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik." <QS.3:110>

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya (Muhammad) dengan membawa petunjuk dan agama yang hak (Islam) agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi." <QS.48:28>

"Dia-lah yang mengutus Rasulnya (Muhammad), dengan membawa petunjuk dan agama yang benar (Islam), agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama, meskipun orang-orang musyrik benci." <QS.61:9>

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya"." <QS.9:33>

"Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. …" <QS.2:143>

 

98)

>

Kematian dan kebangkitan Nabi Isa as, yang sama dengan manusia lainnya

  ~

Mengenai kematian dan kebangkitan Nabi Isa as, disebutkan:

"Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku (Isa) dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali"." <QS.19:33>

"(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu, dan mengangkat kamu kepada-Ku, serta membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu, di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya"." <QS.3:55>

"dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya, kami telah membunuh Al-Masih, Isa putera Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa." <QS.4:157>

"Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.4:158>

  ~

Mengenai kematian dan kebangkitan manusia pada umumnya, disebutkan:

"Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia (Yahya) dilahirkan, dan pada hari ia meninggal, dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali." <QS.19:15>

"dan sesungguhnya, hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur." <QS.22:7>

"Setelah itu Kami bangkitkan kamu setelah kamu mati, supaya kamu bersyukur." <QS.2:56>

"Kemudian, setelah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati." <QS.23:15>

"Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat." <QS.23:16>

"dan Yang akan mematikan aku (Ibrahim), kemudian akan menghidupkan aku (kembali)," <QS.26:81>

"Dan berkata manusia: "Betulkah apabila aku telah mati, bahwa aku sungguh-sungguh akan dibangkitkan menjadi hidup kembali?"." <QS.19:66>

"Dan tidakkah manusia itu memikirkan, bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang (sebelumnya) ia tidak ada sama sekali." <QS.19:67>

"Demi Rabb-mu, sesungguhnya akan Kami bangkitkan mereka bersama syaitan, kemudian akan Kami datangkan mereka ke sekeliling (neraka) Jahanam dengan berlutut, (karena mereka meragukan hari kebangkitan)." <QS.19:68>

"(Orang-orang kafir) berkata: 'Apakah kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula?." <QS.79:10>

"Apakah (akan dibangkitkan juga), apabila telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?'." <QS.79:11>

"Mereka berkata: 'Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan'." <QS.79:12>

"Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja," <QS.79:13>

"maka dengan serta-merta mereka hidup kembali di permukaan bumi." <QS.79:14>

"Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rejeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu, yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu. Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan." <QS.30:40>

"Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." <QS.2:28>

"Dan sungguh jika kamu meninggal atau gugur, tentulah kepada Allah saja kamu dikumpulkan." <QS.3:158>

"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Rabb-nya dengan mendapat rejeki." <QS.3:169>

 

99)

>

Kesaksian Nabi Isa as yang dianggap umatnya sebagai Tuhan

  ~

Mengenai kesaksian oleh Nabi Isa as di Hari Kiamat, disebutkan:

"Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka." <QS.4:159>

"Aku (Isa) tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: "Sembahlah Allah, Rabb-ku dan Rabb-mu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu." <QS.5:117>

  ~

Mengenai kesaksian-kesaksian lainnya di Hari Kiamat, disebutkan:

(lihat catatan 48: "Penyaksian atas kebenaran-Nya di dunia dan di Hari Kiamat")

  ~

Mengenai anggapan Nabi Isa as sebagai Tuhan ataupun anak Tuhan, disebutkan:

"Sesungguhnya, telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Rabb-ku dan Rabb-mu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." <QS.5:72>

"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah-satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Ilah (yang kelak berhak disembah) selain Ilah Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih." <QS.5:73>

"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya, Al-Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Ilah itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya, Allah Ilah Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara." <QS.4:171>

"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku, (sebagai) dua orang Ilah selain Allah". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku, dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib"." <QS.5:116>

 

100)

>

Ajaran Nabi Isa as dan solusi kedepannya

  ~

Mengenai ramalan dan berita kedatangan Nabi Muhammad saw, disebutkan:

"(Yaitu) orang-orang yang mengikuti Rasul (Muhammad), Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung." <QS.7:157>

"Dan (ingatlah) ketika Isa putera Maryam berkata: "Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)". Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka, dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata"." <QS.61:6>

"Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami (Muhammad), menjelaskan (syariat Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak mengatakan: "Tidak datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan". Sesungguhnya, telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.5:19>

"Dan setelah datang kepada mereka (Bani Israil) Al-Qur'an dari Allah, yang membenarkan apa yang ada pada mereka (Taurat dan Injil), padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan nabi-Nya setelah Isa), untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang (Muhammad) kepada mereka, apa yang telah mereka ketahui (kedatangan Muhammad telah disebut-sebut dalam Taurat dan Injil), lalu mereka ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu." <QS.2:89>

"Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al-Kitab (Taurat dan Injil), mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri (karena kedatangan Muhammad telah disebut-sebut dalam Taurat dan Injil). Dan sesungguhnya, sebagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui." <QS.2:146>

  ~

Mengenai Nabi Isa as diutus hanya untuk Bani Israil, disebutkan:

"Isa tidak lain hanyalah seorang hamba, yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian), dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil." <QS.43:59>

"Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya, aku (Isa) telah datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mu'jizat) dari Rabb-mu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seijin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seijin Allah; dan aku khabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya, pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman"." <QS.3:49>

 

101)

>

Para nabi dan rasul-Nya sebagai utusan-Nya

  ~

Mengenai para nabi atau rasul-Nya, sebagai manusia sempurna, disebutkan:

"…. Maka janganlah kamu takut kepada mereka, dan takutlah kepada-Ku. Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk." <QS.2:150>

"Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabb-nya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." <QS.2:157>

"Dan demikianlah Rabb-mu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan-Nya kepadamu sebagian dari tabir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Yakub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu, sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Rabb-mu Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.12:6>

"Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah (kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik." <QS.28:14>

  ~

Mengenai para nabi atau rasul-Nya, sebagai utusan atau perantara langsung bagi Allah, disebutkan:

"Dan apakah kamu (tidak percaya) dan heran, bahwa datang kepadamu peringatan dari Rabb-mu dengan perantaraan seorang laki-laki dari golonganmu, agar dia memberi peringatan kepadamu, dan mudah-mudahan kamu bertaqwa, dan supaya kamu mendapat rahmat?." <QS.7:63>

"Nuh menjawab: "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikitpun, tetapi aku adalah utusan dari Rabb semesta alam"." <QS.7:61>

"Huud berkata: "Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikitpun, tetapi aku ini adalah utusan dari Rabb semesta alam." <QS.7:67>

"Aku menyampaikan amanat-amanat Rabb-ku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu"." <QS.7:68>

"Muhammad itu adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dia, adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka: …." <QS.48:29>

"Maka Shaleh meninggalkan mereka seraya berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Rabb-ku, dan aku telah memberi nasehat kepadamu, tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasehat"." <QS.7:79>

"Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan …." <QS.6:130>

"Allah memilih utusan-utusan(-Nya) dari malaikat dan dari manusia; sesungguhnya, Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." <QS.22:75>

"Ya Rabb-kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya, Engkau tidak menyalahi janji." <QS.3:194>

"Sesungguhnya, Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat, kepada yang berhak menerimanya, dan …." <QS.4:58>

"…, bahwa sesungguhnya kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang." <QS.5:92>

"Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu, juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah), dengan seterang-terangnya"." <QS.29:18>

 

102)

>

Kedatangan hari kiamat yang tiba-tiba

  ~

Mengenai kedatangan hari kiamat, disebutkan:

"Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". Dan tahukah kamu hai (Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu telah dekat waktunya." <QS.33:63>

"Katakanlah: "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya, aku (Muhammad) hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan"." <QS.67:26>

"Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu, melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba; karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya, maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu, apabila hari kiamat telah datang." <QS.47:18>

  ~

Mengenai perbedaan kerangka waktu Allah dan manusia, disebutkan:

"Dan mereka meminta kepadamu, agar azab disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Rabb-mu, adalah seperti seribu tahun dari tahun-tahun yang kamu hitung." <QS.22:47>

"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari, yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun, menurut perhitunganmu." <QS.32:5>

"Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Rabb dalam sehari, yang kadarnya limapuluh ribu tahun." <QS.70:4>

 

103)

>

Penciptaan alam semesta sebagai ujian bagi manusia

  ~

Mengenai penciptaan alam semesta sebagai ujian bagi manusia, disebutkan:

"Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa dan adalah 'Arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan setelah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata"." <QS.11:7>

"Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi, sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka, siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya." <QS.18:7>

"Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun." <QS.67:2>

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat." <QS.76:2>

  ~

Mengenai fitrah Allah dalam penciptaan manusia, yang cenderung saling berselisih, disebutkan:

"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya, tentang apa yang telah kamu kerjakan." <QS.16:93>

"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), tetapi Dia memasukkan orang-orang, yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun, dan tidak pula seorang penolong." <QS.42:8>

"Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Rabb-mu dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan itu." <QS.10:19>

"Jikalau Rabb-mu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat," <QS.11:118>

"kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Rabb-mu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Rabb-mu (keputusan-Nya) telah ditetapkan; sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya." <QS.11:119>

"Dan sekiranya bukan karena hendak menghindari manusia (untuk) menjadi umat yang satu, tentulah Kami buatkan bagi orang-orang yang kafir kepada (Rabb) Yang Maha Pemurah, loteng-loteng perak bagi rumah mereka, dan (juga) tangga-tangga (perak) yang mereka (dapat) menaikinya (agar tampak sangat jelas kekafiran mereka)." <QS.43:33>

 

104)

>

Kemenangan hakiki orang beriman bukan kemenangan duniawi

  ~

Mengenai para nabi dan rasul-Nya sebagai pemberi peringatan dan pengajaran-Nya, disebutkan:

"Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa khabar gembira dan pemberi peringatan," <QS.33:45>

"dan untuk jadi penyeru kepada agama Allah dengan ijin-Nya, dan untuk jadi cahaya yang menerangi." <QS.33:46>

"Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang Mukmin, bahwa sesungguhnya, bagi mereka karunia yang besar dari Allah." <QS.33:47>

"Dan tidaklah Kami mengutus kamu, melainkan hanya sebagai pembawa khabar gembira, dan pemberi peringatan." <QS.25:56>

"Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul, melainkan sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil, agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka, sebagai olok-olokkan." <QS.18:56>

"Dan supaya aku membacakan Al-Qur'an (kepada manusia)". Maka barangsiapa yang mendapat petunjuk, maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah: "Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan"." <QS.27:92>

"Katakanlah: "Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul, dan aku tidak mengetahui, apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti, apa yang diwahyukan kepadaku, dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang memberi penjelasan"." <QS.46:9>

"Sesungguhnya, Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggung-jawaban) tentang penghuni-penghuni neraka." <QS.2:119>

  ~

Mengenai kemenangan hakiki orang beriman di akhirat, disebutkan:

"Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, dan takut kepada Allah dan bertaqwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan." <QS.24:52>

"niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu, dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya, ia telah mendapat kemenangan yang besar." <QS.33:71>

"dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu (hari kiamat), maka sesungguhnya, telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya, dan itulah kemenangan yang besar"." <QS.40:9>

"Allah telah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." <QS.9:89>

"Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar." <QS.10:64>

"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapat kemenangan," <QS.78:31>

 

105)

>

Masalah keyakinan diserahkan kepada tiap individu

  ~

Mengenai keyakinan pada akhirnya diserahkan kepada tiap individu, disebutkan:

"Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku." <QS.109:6>

"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama, dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." <QS.60:8>

 

106)

>

Keimanan sebagai perlombaan tanpa akhir

  ~

Mengenai adanya mazhab-mazhab aliran, disebutkan:

"Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah-belah, menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga, dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing)." <QS.23:53>

"Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang shaleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)." <QS.7:168>

  ~

Mengenai keimanan sebagai perlombaan tanpa akhir, disebutkan:

"Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.2:148>

"Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Rabb-mu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.57:21>

"Orang-orang yang mereka seru itu, (justru) mereka sendiri (berlomba-lomba) mencari jalan kepada Rabb-mereka, siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah), dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Rabb-mu adalah sesuatu yang (harus) ditakuti." <QS.17:57>

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu," <QS.5:48>

 

107)

>

Kemenangan orang beriman atas orang kafir

  ~

Mengenai berbagai kemenangan (lahiriah dan terutama batiniah, di dunia dan di akhirat) orang beriman atas orang kafir, disebutkan:

"…. dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir, untuk memusnahkan orang-orang yang beriman." <QS.4:141>

"kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal shaleh, dan banyak menyebut Allah, dan mendapat kemenangan, setelah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu, kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali." <QS.26:227>

"dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan setelah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman," <QS.30:4>

"karena pertolongan Allah. Dia menolong, siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang." <QS.30:5>

"(sebagai) janji yang sebenar-benarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." <QS.30:6>

"Mereka hanya mengetahui (hal) yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat (atau kehidupan batiniah ruh) adalah lalai." <QS.30:7>

"Dan mereka bertanya: "Bilakah kemenangan itu (datang), jika kamu memang orang-orang yang benar?"." <QS.32:28>

"Katakanlah: "Pada hari kemenangan itu tidak berguna bagi orang-orang kafir, iman mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh"." <QS.32:29>

"Maka berpalinglah kamu dari mereka, dan tunggulah (hari pembalasan), sesungguhnya mereka (juga) menunggu." <QS.32:30>

"Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan, yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?." <QS.61:10>

"(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahuinya," <QS.61:11>

"niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu, dan memasukkan kamu ke dalam surga, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di surga 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar." <QS.61:12>

"Dan (ada lagi) karunia lain yang kamu sukai, (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman." <QS.61:13>

"Dan mereka berkata: "Hati kami tertutup". Tetapi sebenarnya Allah telah mengutuk mereka, karena keingkaran mereka; maka sedikit sekali mereka yang beriman." <QS.2:88>

"Dan setelah datang kepada mereka Al-Qur'an dari Allah, yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi), untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka, apa yang telah mereka ketahui, lalu mereka ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu." <QS.2:89>

"Alangkah buruknya (hasil perbuatan) mereka, yang menjual dirinya sendiri, dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan Allah, karena dengki, bahwa Allah menurunkan karunia-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, di antara hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka mendapat murka, setelah (mendapat) kemurkaan. Dan untuk orang-orang yang kafir, siksaan yang menghinakan." <QS.2:90>

"Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu, melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.3:126>

"(Allah menolong kamu dalam perang Badar dan memberi bantuan itu) untuk membinasakan segolongan orang-orang yang kafir, atau untuk menjadikan mereka hina, lalu mereka kembali dengan tiada memperoleh apa-apa." <QS.3:127>

"Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim." <QS.3:128>

"(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga, yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar." <QS.4:13>

"Karena itu, hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat, (dengan) berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan, maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar." <QS.4:74>

"Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya, pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang." <QS.5:56>

"Maka (yang sebenarnya), bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar, ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang Mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha Pendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.8:17>

"Itulah (karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu), dan sesungguhnya Allah melemahkan tipu-daya orang-orang yang kafir." <QS.8:18>

"Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusia yang dapat menang terhadap kamu pada hari ini, dan sesungguhnya, saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri dari kamu; sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya." <QS.8:48>

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah, serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapatkan kemenangan." <QS.9:20>

"Rabb-mereka mengembirakan mereka dengan memberikan rahmat dari-Nya, keredhaan dan surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal," <QS.9:21>

"mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar." <QS.9:22>

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya"." <QS.9:33>

"Sesungguhnya dari dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur pelbagai tipu-daya untuk (merusakkan)mu, hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah), dan menanglah agama Allah, padahal mereka tidak menyukainya." <QS.9:48>

"Allah telah menyediakan bagi mereka (orang-orang yang beriman) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar." <QS.9:89>

"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah redha kepada mereka dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar." <QS.9:100>

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al-Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual-beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar." <QS.9:111>

"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekuatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." <QS.10:62>

"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa." <QS.10:63>

"Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar." <QS.10:64>

"Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Allah. Dialah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.10:65>

"Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabb-mu dan perbuatlah kebaikan, supaya kamu mendapat kemenangan." <QS.22:77>

"Sesungguhnya ada segolongan dari hamba-hamba-Ku (yang) berdo'a (di dunia): "Ya Rabb-kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami, dan berilah kami rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik"." <QS.23:109>

"Lalu kamu menjadikan mereka (orang beriman) buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu selalu menertawakan mereka." <QS.23:110>

"Sesungguhnya Aku memberi balasan (yang baik) kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang." <QS.23:111>

"Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, dan takut kepada Allah dan bertaqwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan." <QS.24:52>

"Musa menjawab: "Rabb-ku lebih mengetahui, orang yang (patut) membawa petunjuk dari sisi-Nya, dan siapa yang akan mendapat kesudahan (yang baik) di akhirat. Sesungguhnya tidaklah akan mendapat kemenangan orang-orang yang zalim"." <QS.28:37>

"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah, dan katakanlah perkataan yang benar," <QS.33:70>

"niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu, dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya, ia telah mendapat kemenangan yang besar." <QS.33:71>

"Dan sesungguhnya, telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami, yang menjadi rasul," <QS.37:171>

"(yaitu) sesungguhnya, mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan." <QS.37:172>

"Dan sesungguhnya, tentara Kami itulah yang pasti menang." <QS.37:173>

"Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertaqwa, karena kemenangan mereka. Mereka tidak akan disentuh oleh azab (neraka, dan tidak pula) mereka berduka-cita." <QS.39:61>

"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepada kamu, kemenangan yang nyata," <QS.48:1>

"supaya Allah memberi ampunan kepadamu, terhadap dosa yang telah lalu dan yang akan datang, serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu, dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus," <QS.48:2>

"dan supaya Allah menolongmu, dengan pertolongan yang kuat (banyak)." <QS.48:3>

"Sesungguhnya Allah telah redha terhadap orang-orang Mukmin, ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka, lalu menurunkan (memberikan) ketenangan atas mereka, dan memberi balasan kepada mereka, dengan kemenangan yang dekat (waktunya)." <QS.48:18>

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya, dengan membawa petunjuk dan agama yang hak, agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi." <QS.48:28>

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s