Lampiran E.86-94

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

86)

>

Bertahapnya wahyu-Nya disampaikan dan ditulis

  ~

Mengenai wahyu-Nya tidak turun dalam bentuk tulisan, akan tetapi lebih dahulu melalui pikiran dan pemahaman para nabi, disebutkan:

"Dan kalau Kami turunkan kepadamu tulisan di atas kertas, lalu mereka dapat memegangnya dengan tangan mereka sendiri, tentulah orang-orang yang kafir itu berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata"." <QS.6:7>

"Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al-Qur'an), sesuatu Kitabpun (yang lain,) dan kamu tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu)." <QS.29:48>

"Berkatalah orang-orang kafir: "Mengapa Al-Qur'an itu tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) sekali turun saja?" demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya (Al-Qur'an), dan Kami membacakannya secara tartil (teratur dan benar)." <QS.25:32>

  ~

Mengenai kitab-kitab-Nya yang diturunkan secara bertahap, disebutkan:

"Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an kepadamu (hai Muhammad), dengan berangsur-angsur." <QS.76:23>

  ~

Mengenai penulisan kitab-kitab-Nya, disebutkan:

"(yaitu) seorang Rasul dari (rasul-rasul) Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran yang disucikan (Al-Qur'an)," <QS.98:2>

"Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu; maka (Kami berfirman): "Berpegang padanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) dengan sebaik-baiknya, nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik." <QS.7:145>

 

87)

>

Pengaruh kehidupan Nabi Muhammad saw dalam kandungan Al-Qur'an

  ~

Mengenai sejumlah pengulangan dalam Al-Qur'an, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, dalam Al-Qur'an ini, Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran)." <QS.17:41>

"Dan sesungguhnya, Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu, dan Kami telah mendatangkan tanda-tanda kebesaran. Kami berulang-ulang (sampaikan kisah-kisah itu), supaya mereka kembali (bertaubat)." <QS.46:27>

"Dan sesungguhnya, Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al-Qur'an ini, bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah." <QS.18:54>

"Dan sesungguhnya, Kami telah mengulang-ulang kepada manusia (ayat-ayat-Nya), dan Al-Qur'an ini (berisi) tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai, kecuali mengingkari(nya)." <QS.17:89>

"Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik, (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang; (yang bisa membuat) gemetar karenanya, kulit orang-orang yang takut kepada Rabb-nya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka, di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, yang dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya." <QS.39:23>

  ~

Mengenai pemakaian bahasa Arab dalam Al-Qur'an, disebutkan:

"Sesungguhnya, Kami menjadikan Al-Qur'an dalam bahasa Arab, supaya kamu memahami(nya)." <QS.43:3>

"Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya." <QS.12:2>

"(Ialah) Al-Qur'an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya), supaya mereka bertaqwa." <QS.39:28>

"(Al-Qur'an) Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui," <QS.41:3>

"Dan jikalau Kami jadikan Al-Qur'an itu suatu bacaan dalam bahasa, selain bahasa Arab, tentulah mereka mengatakan: "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya". Apakah (patut Al-Qur'an) dalam bahasa asing, sedang (rasul adalah orang) Arab?. Katakanlah: "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar, bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman, pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-Qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh"." <QS.41:44>

"Dan demikianlah, Kami menurunkan Al-Qur'an dalam bahasa Arab, dan Kami telah menerangkan dengan berulang kali di dalamnya sebagian ancaman, agar mereka bertaqwa, atau (agar) Al-Qur'an itu menimbulkan pengajaran bagi mereka." <QS.20:113>

"Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al-Qur'an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah." <QS.13:37>

"Dan sesungguhnya Kami mengetahui, bahwa mereka berkata: "Sesungguhnya Al-Qur'an itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)". Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya (ialah) bahasa 'Ajam, sedang Al-Qur'an adalah dalam bahasa Arab yang terang." <QS.16:103>

"Demikianlah, Kami wahyukan kepadamu Al-Qur'an dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah), dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya, serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat), yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka." <QS.42:7>

"Dan sebelum Al-Qur'an itu, telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. Dan ini (Al-Qur'an) adalah kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab, untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim, dan memberi khabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik." <QS.46:12>

  ~

Mengenai contoh ayat-ayat tentang kehidupan n dunia yang dipengaruhi budaya Arab di jaman dahulu, seperti hukuman-hukuman potong tangan dan kaki, penggal atau pancung kepala, atau rajam, disebutkan:

"Sesungguhnya, pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal-balik atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar," <QS.5:33>

"Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan dari apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." <QS.5:38>

"(Ingatlah), ketika Rabb-mu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah (pendirian) orang-orang yang telah beriman". Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala-kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka." <QS.8:12>

"Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada ilah-ilahku, hai Ibrahim. Jika kamu tidak berhenti (menganggu sembahanku), maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama"." <QS.19:46>

"Dan sesungguhnya, aku (Musa) berlindung kepada Rabb-ku dan Rabb-mu, dari keinginanmu merajamku," <QS.44:20>

  ~

Mengenai contoh ayat-ayat tentang kehidupan akhirat (khususnya di surga) yang dipengaruhi budaya Arab di jaman dahulu, seperti duduk di atas dipan bertelekan bantal dan permadani, atau mengalir mata air dan sungai di bawahnya, yang amat banyak, disebutkan:

"Dan (Kami buatkan pula) pintu-pintu (perak) bagi rumah-rumah mereka, dan (begitu pula) dipan-dipan, yang mereka bertelekan atasnya." <QS.43:34>

"Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu di sisi Rabb-mu, adalah bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.43:35>

"Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani yang indah." <QS.55:76>

"Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai istri-istri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman." <QS.4:57>

"Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan shaleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari Allah." <QS.4:122>

"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir)." <QS.15:45>

 

88)

>

Al-Qur'an adalah bagian dari Fitrah Allah

  ~

Mengenai semua ajaran dalam Al-Qur'an adalah bagian dari Fitrah Allah, disebutkan:

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (sebagai perwujudan dari) fitrah Allah (sifat-sifat Allah). (Allah) Yang telah menciptakan manusia, menurut fitrah itu (pula). Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, (yang berupa) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" <QS.30:30>

"Dia-lah Yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya'." <QS.9:33>

"Katakanlah: 'Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun, hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al-Qur'an, yang diturunkan kepadamu dari Rabb-mu'. Sesungguhnya, apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Rabb-mu, akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka. Maka janganlah kamu bersedih-hati, terhadap orang-orang yang kafir itu." <QS.5:68>

"Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus, dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mukmin, yang mengerjakan amal shaleh, bahwa bagi mereka ada pahala yang besar," <QS.17:9>

"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, menyakini bahwasanya Al-Qur'an itulah yang hak dari Rabb-mu, lalu mereka beriman, dan tunduk hati mereka kepadanya, dan sesungguhnya, Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman, kepada jalan yang lurus." <QS.22:54>

"Dan mereka (orang-orang yang kafir) berkata: 'Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk'. Katakanlah: 'Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik'." <QS.2:135>

"Katakanlah: 'Benarlah (apa yang difirmankan) Allah'. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik." <QS.3:95>

"Dan siapakah yang lebih baik agamanya, daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus. Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya." <QS.4:125>

"Katakanlah: 'Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Rabb-ku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar. Agama Ibrahim yang lurus. Dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik'." <QS.6:161>

"…. Dia telah memerintahkan, agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." <QS.12:40>

"Padahal mereka tidak disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Dan yang demikian itulah agama yang lurus." <QS.98:5>

 

89)

>

Al-Qur'an (gaib) telah ada sejak awal penciptaan alam semesta

  ~

Mengenai Al-Qur'an juga perwujudan dari Fitrah Allah, seperti dalam penciptaan alam semesta, disebutkan:

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (sebagai perwujudan dari) fitrah Allah (sifat-sifat Allah). (Allah) Yang telah menciptakan manusia, menurut fitrah itu (pula). Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, (yang berupa) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" <QS.30:30>

  ~

Mengenai kitab-kitab-Nya telah ada dalam bentuk gaibnya, yang tertulis di Lauh Mahfuzh, sebelum diturunkan-Nya, bahkan sebelum penciptaan alam semesta, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, Al-Qur'an itu dalam induk Al-Kitab (Lauh Mahfuzh) di sisi Kami, adalah benar-benar tinggi (nilainya), dan amat banyak mengandung hikmah." <QS.43:4>

"sesungguhnya Al-Qur'an ini adalah bacaan yang sangat mulia," <QS.56:77>

"pada kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh)," <QS.56:78>

"tidak menyentuhnya, kecuali orang-orang yang disucikan." <QS.56:79>

"Diturunkan dari Rabb Semesta Alam." <QS.56:80>

"Bahkan yang didustakan mereka itu, ialah Al-Qur'an yang mulia," <QS.85:21>

"yang tersimpan dalam Lauh Mahfuzh." <QS.85:22>

"Dan sesungguhnya, telah Kami tulis di dalam (kitab) Zabur, setelah (Kami tulis ke dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai (bag) hamba-hamba-Ku yang shaleh." <QS.21:105>

  ~

Mengenai hubungan Al-Qur'an dengan ayat-ayat-Nya yang tak-tertulis (tanda-tanda kekuasaan-Nya) di seluruh alam semesta, disebutkan:

"Dan di antara ayat-ayat-Nya (yang tak-tertulis, atau tanda-tanda kekuasaan-Nya), ialah menciptakan langit dan bumi, dan makhluk-makhluk yang melata, yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya, apabila dikehendaki-Nya." <QS.42:29>

"Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar, hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan-Nya), supaya kamu menyakini pertemuan(mu) dengan Rabb-mu." <QS.13:2>

"Dan Dialah Rabb yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupi malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi kaum yang memikirkan." <QS.13:3>

"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanam-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi kaum yang berpikir." <QS.13:4>

"Dan kamu (Muhammad) sekali-kali tidak meminta upah kepada mereka (terhadap seruanmu ini), itu tidak lain hanyalah pengajaran bagi semesta alam." <QS.12:104>

"Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling darinya." <QS.12:105>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kekuasaan dan kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal," <QS.3:190>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut, membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu, Dia hidupkan bumi, setelah mati (kering)-nya, dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (kekuasaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." <QS.2:164>

"Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan di bumi, dan (Kami memperlihatkannya), agar Ibrahim itu termasuk orang-orang yang yakin." <QS.6:75>

"Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui." <QS.6:97>

"Dan Dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka (bagimu) ada tempat tetap dan tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran Kami kepada orang-orang yang mengetahui." <QS.6:98>

"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu, segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu, tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu, butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjuntai, dan kebun-kebun anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah), bagi orang-orang yang beriman." <QS.6:99>

"Aku memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidak berfirman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tak mau menempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka selalu lalai darinya." <QS.7:146>

"Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu, melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui." <QS.10:5>

"Sesungguhnya pada pertukaran malam dan siang itu dan pada yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.10:6>

"Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan), dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi, setelah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi orang-orang yang mendengarkan (ayat-ayat-Nya)."<QS.16:65>

 

90)

>

Al-Qur'an disempurnakan diturunkan-Nya

  ~

Mengenai hakekat dan hikmah dari ayat-ayat Al-Qur'an, telah sempurna tertanam utuh dahulu ke dalam pikiran, pengetahuan dan pemahaman Nabi Muhammad saw, sebelum disampaikan kepada umat, disebutkan:

"Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca (ayat-ayat) Al-Qur'an, sebelum disempurnakan diwahyukannya kepadamu (sebagai pengetahuan, pemahaman dan keyakinan yang utuh atas kebenaran kebenaran ayat-ayat-Nya itu), dan katakanlah: "Ya Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan"." <QS.20:114>

"Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (menyampaikan ayat-ayat) Al-Qur'an, karena hendak cepat-cepat (menyampaikan)nya." <QS.75:16>

"Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah, mengumpulkan (semua hujjah)nya (yang terkait di dadamu) dan membacanya (memberikan hikmahnya atau mewahyukannya)." <QS.75:17>

"Apabila Kami telah selesai membacakannya (mewahyukannya), maka ikutilah (sampaikanlah) bacaannya itu (wahyu-Nya itu)." <QS.75:18>

"Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah (memberi) penjelasannya (sebagai pengetahuan, pemahaman dan keyakinan yang utuh atas kebenaran ayat-ayat-Nya itu)." <QS.75:19>

  ~

Mengenai kesempurnaan kitab suci Al-Qur'an, disebutkan:

"…. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus-asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-redhai Islam itu jadi agamamu. Maka barangsiapa terpaksa, karena kelaparan, tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.5:3>

"Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukai." <QS.9:32>

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukainya"." <QS.9:33>

"Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al-Qur'an) kepadamu dengan terperinci. Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui, bahwa Al-Qur'an itu diturunkan dari Rabb-mu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu." <QS.6:114>

"Telah sempurnalah kalimat Rabb-mu (Al-Qur'an), sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.6:115>

"(Al-Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Ilah Yang Maha Esa, dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran." <QS.14:52>

"Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah, dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir benci." <QS.61:8>

"Dia-lah yang mengutus Rasulnya (Muhammad), dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama, meskipun orang-orang musyrik benci." <QS.61:9>

  ~

Mengenai kesempurnaan kitab-kitab-Nya lainnya, disebutkan:

"Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun, telah didustakan (pula), mereka membawa mu'jizat-mu'jizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna." <QS.3:184>

"Kemudian Kami telah memberikan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa untuk menyempurnakan (nikmat Kami) kepada orang yang berbuat kebaikan, dan untuk menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat, agar mereka beriman (bahwa) mereka akan menemui Rabb-mereka." <QS.6:154>

"Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka, (juga) telah mendustakan (rasul-rasul-Nya); kepada mereka telah datang rasul-rasul-Nya, dengan membawa mu'jizat yang nyata, zabur, dan kitab yang memberikan penjelasan yang sempurna." <QS.35:25>

 

91)

>

Dasar ajaran semua kitab-Nya sama-sama berasal dari Allah

  ~

Mengenai Al-Qur'an pasti berasal dari Allah, yang tidak ada keraguan ataupun pertentangan dalamnya, disebutkan:

"Allah berfirman: "Maka yang benar dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan (diwahyukan-Nya)." <QS.38:84>

"Turunnya Al-Qur'an yang tidak ada keraguan padanya, (adalah) dari Rabb semesta alam." <QS.32:2>

"Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur'an? Kalau kiranya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya." <QS.4:82>

"Tidaklah mungkin Al-Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al-Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Rabb semesta alam." <QS.10:37>

"Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur'an, yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur'an itu, dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah (untuk ikut membuatnya), jika kamu orang-orang yang memang benar." <QS.2:23>

"Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya), dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka, yang bahan bakarnya dari manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir." <QS.2:24>

"Katakanlah: "Sesungguhnya, jika manusia dan jin berkumpul, untuk membuat yang serupa Al-Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka, menjadi pembantu bagi sebagian yang lain." <QS.17:88>

"… . Karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al-Qur'an itu. Sesungguhnya (Al-Qur'an) itu benar-benar dari Rabb-mu, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman"." <QS.11:17>

"Diturunkan kitab ini (Al-Qur'an) dari Allah, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.46:2>

"Dan janganlah kamu mengadakan ilah lain di samping Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu." <QS.51:51>

"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, menyakini bahwasanya Al-Qur'an itulah yang hak (benar) dari Rabb-mu, lalu mereka beriman, dan tunduk hati mereka kepadanya, dan sesungguhnya, Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman, kepada jalan yang lurus." <QS.22:54>

"… . Al-Qur'an ini adalah bukti-bukti yang nyata dari Rabb-mu, petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." <QS.7:203>

"Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu, bukti kebenaran dari Rabb-mu, dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang-benderang (Al-Qur'an)." <QS.4:174>

  ~

Mengenai janji Allah untuk memelihara Al-Qur'an, disebutkan:

"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur'an, dan sesungguhnya, Kami benar-benar memeliharanya." <QS.15:9>

"sesungguhnya Al-Qur'an ini adalah bacaan yang sangat mulia," <QS.56:77>

"pada kitab yang terpelihara (Lauh Mahfuzh)," <QS.56:78>

"tidak menyentuhnya, kecuali orang-orang yang disucikan." <QS.56:79>

"Diturunkan dari Rabb Semesta Alam." <QS.56:80>

"dan ikutilah apa yang diwahyukan Rabb-mu kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan," <QS.33:2>

"dan bertaqwalah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara." <QS.33:3>

  ~

Mengenai pernyataan para nabi pasti mengikuti kitab-kitab-Nya, disebutkan:

"Katakanlah: "Datangkanlah olehmu sebuah kitab dari sisi Allah, yang kitab itu lebih (dapat) memberi petunjuk, daripada keduanya (Taurat dan Al-Qur'an), (kalau ada) niscaya aku (Muhammad) mengikutinya, jika kamu (kaum Quraisy) sungguh orang-orang yang benar"." <QS.28:49>

"Maka jika mereka (kaum Quraisy) tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilah, bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka). Dan siapakah yang lebih sesat, daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya, dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." <QS.28:50>

"Dan sesungguhnya, telah Kami turunkan berturut-turut perkataan (wahyu) ini (ayat-ayat Al-Qur'an) kepada mereka, agar mereka (kaum Quraisy) mendapat pelajaran." <QS.28:51>

"Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al-Kitab. sebelum Al-Qur'an, mereka beriman (pula) dengan Al-Qur'an itu." <QS.28:52>

"Dan apabila dibacakan (Al-Qur'an itu) kepada mereka, mereka berkata: "Kami beriman kepadanya; sesungguhnya; Al-Qur'an itu adalah suatu kebenaran dari Rabb-kami, sesungguhnya kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkan(nya)"." <QS.28:53>

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur'an, dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya), dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka, menurut apa yang Allah turunkan, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka, dengan meninggalkan kebenaran, yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu, terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu, apa yang telah kamu perselisihkan itu," <QS.5:48>

  ~

Mengenai beriman kepada kitab-kitab-Nya, disebutkan:

"Maka karena itu serulah (mereka kepada agama itu, Islam), dan tetaplah sebagaimana diperintahkan kepadamu (Muhammad), dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka, dan katakanlah: "Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah, dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu. Bagi kami amal-amal kami, dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah (akan) mengumpulkan antara kita, dan kepada-Nya-lah kembali (kita)"." <QS.42:15>

"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa," <QS.2:2>

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rejeki, yang Kami anugerahkan kepada mereka," <QS.2:3>

"Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur'an), yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad), dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat." <QS.2:4>

"Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Rabb-nya, dan merekalah orang-orang yang beruntung." <QS.2:5>

"Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kepada Al-Qur'an yang diturunkan Allah". Mereka berkata: "Kami hanya beriman kepada, apa yang diturunkan kepada kami". Dan mereka kafir kepada Al-Qur'an yang diturunkan setelahnya, sedang Al-Qur'an itu (Kitab) yang hak; yang membenarkan, apa yang ada pada mereka. Katakanlah: "Mengapa dahulu kamu membunuh nabi-nabi Allah, jika benar kamu orang-orang yang beriman"." <QS.2:91>

"Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaktian, akan tetapi sesungguhnya, kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan), dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya, apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa." <QS.2:177>

"Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Rabb-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdo'a): "Ampunilah kami ya Rabb-kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"." <QS.2:285>

"Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata: "Kami beriman" dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka): "Marilah kamu, karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya, Allah mengetahui segala isi hati." <QS.3:119>

"Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu-daya mereka, sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya, Allah mengetahui, segala apa yang mereka kerjakan." <QS.3:120>

"Hai orang-orang yang telah diberi Al-Kitab, berimanlah kamu, kepada apa yang telah Kami turunkan (Al-Qur'an), yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu, sebelum Kami mengubah muka(mu), lalu Kami putarkan ke belakang, atau Kami kutuk mereka, sebagaimana Kami telah mengutuk orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabtu. Dan ketetapan Allah pasti berlaku." <QS.4:47>

"Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya, orang itu telah sesat sejauh-jauhnya." <QS.4:136>

"Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami, dan yang diturunkan kepadamu; Ilah kami dan Ilahmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri"." <QS.29:46>

"Dan demikian (pulalah) Kami turunkan kepadamu (Muhammad) Al-Kitab (Al-Qur'an), maka orang-orang yang telah Kami berikan kepada mereka Al-Kitab (Taurat), mereka beriman kepadanya (Al-Qur'an); dan di antara mereka (orang-orang kafir di Mekah) ada yang beriman kepadanya. Dan tidak adalah yang mengingkari ayat-ayat Kami, selain orang-orang yang kafir." <QS.29:47>

  ~

Mengenai segala kebenaran hanya milik Allah, disebutkan:

"Dan (di Hari Kiamat) Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), lalu Kami berkata: 'tunjukkanlah bukti kebenaranmu', maka tahulah mereka, bahwasanya yang hak (benar) itu kepunyaan-Nya, dan lenyaplah dari mereka, apa yang dahulunya mereka ada-adakan." <QS.28:75>

"Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu, dengan (membawa) kebenaran dari Rabb-mu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun), karena sesungguhnya, apa di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.4:170>

"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah, kecuali yang benar. Sesungguhnya, Al-Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (diciptakan dengan) kalimat-Nya, yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan janganlah kamu mengatakan: "(Ilah itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya, Allah Ilah Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara." <QS.4:171>

 

92)

>

Hal-hal gaib sebagai bukti ketinggian ilmu para nabi-Nya

  ~

Mengenai semua ajaran dalam Al-Qur'an adalah wujud dari Fitrah Allah, setelah Rasul-Nya memahami tanda-tanda kekuasaan-Nya di seluruh alam semesta, disebutkan:

(lihat catatan 88: "Al-Qur'an adalah bagian dari Fitrah Allah", mengenai semua ajaran dalam Al-Qur'an adalah bagian dari Fitrah Allah)

(lihat catatan 89: "Al-Qur'an (gaib) telah ada sejak awal penciptaan alam semes-ta")

(lihat catatan 97: "Agama dan kitab tauhid dalam perkembangannya", mengenai kesamaan dasar ajaran semua rasul-Nya)

  ~

Mengenai pemahaman para nabi-Nya tentang hal-hal gaib, disebutkan:

(lihat catatan 54: "Zat Allah dan ruh yang gaib", mengenai pengetahuan para nabi-Nya atas hal-hal yang gaib)

  ~

Mengenai contoh hal-hal gaib, disebutkan:

(lihat catatan 54: "Zat Allah dan ruh yang gaib", mengenai pengetahuan para nabi-Nya atas hal-hal yang gaib)

 

93)

>

Agama dan kitab tauhid

  ~

Mengenai kesamaan dasar ajaran semua rasul-Nya, disebutkan:

(lihat catatan 97: "Agama dan kitab tauhid dalam perkembangannya")

  ~

Mengenai kesamaan dasar semua agama tauhid, disebutkan:

"Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama (untuk) kamu semua; agama yang satu, dan Aku adalah Rabb-mu, maka sembahlah Aku." <QS.21:92>

"Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama (untuk) kamu semua, agama yang satu; dan Aku adalah Rabb-mu, maka bertaqwalah kepada-Ku." <QS.23:52>

"Dia telah mensyariatkan bagi kamu (Muhammad), tentang agama, (seperti) apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh, dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu: 'Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah-belah tentangnya'. Amat berat bagi orang-orang musyrik, (untuk mengikuti) agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu, orang yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk kepada (agama-)Nya, orang yang kembali (kepada jalan-Nya)." <QS.42:13>

"Katakanlah (hai orang-orang Mukmin): "Kami beriman kepada Allah, dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang telah diberikan kepada Musa dan 'Isa, serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Rabb-nya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka, dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya"." <QS.2:136>

"Sesungguhnya, orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal shaleh, mereka akan menerima pahala dari Rabb-mereka, tidak ada kekuatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." <QS.2:62>

"Muhammad itu adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dia (orang-orang beriman), adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka: kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keredhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka, dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang disebut) dalam Taurat, dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu …." <QS.48:29>

  ~

Mengenai pembenaran terhadap semua kitab tauhid, disebutkan:

"Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab terdahulu," <QS.87:18>

" (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa." <QS.87:19>

"Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya, dan menurunkan Taurat dan Injil." <QS.3:3>

"Dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an), itulah yang benar, dengan membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Mengetahui lagi Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya." <QS.35:31>

"Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya, orang itu telah sesat sejauh-jauhnya." <QS.4:136>

"Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka (para nabi) itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." <QS.12:111>

"Hai orang-orang (Yahudi) yang telah diberi Al-Kitab, berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al-Qur'an) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu, sebelum Kami mengubah muka(mu), lalu Kami putarkan ke belakang atau Kami kutuk mereka, sebagaimana Kami telah mengutuk orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabtu. Dan ketetapan Allah pasti berlaku." <QS.4:47>

"Dan berimanlah kamu (Bani Israil) kepada apa yang telah Aku turunkan (Al-Qur'an) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertaqwa." <QS.2:41>

"Dan apabila mereka (para ahli kitab) mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (dalam Al-Qur'an), yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri). Seraya berkata: 'Ya Rabb-kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur'an)." <QS.5:83>

"Dan (aku Isa, datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mu'jizat) dari Rabb-mu. Karena itu bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku." <QS.3:50>

"Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertaqwa." <QS.5:46>

"Mereka (kaum jin) berkata: "Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al-Qur'an), yang telah diturunkan setelah Musa, yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya, lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus." <QS.46:30>

  ~

Mengenai banyak golongan pemahaman atau perpecahan pada agama-agama tauhid, disebutkan:

"Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama (untuk) kamu semua; agama yang satu, dan Aku adalah Rabb-mu, maka sembahlah Aku." <QS.21:92>

"Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kami-lah masing-masing golongan itu akan kembali." <QS.21:93>

"Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama (untuk) kamu semua, agama yang satu; dan Aku adalah Rabb-mu, maka bertaqwalah kepada-Ku." <QS.23:52>

"Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah-belah, menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga, dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing)." <QS.23:53>

"Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya, sampai suatu waktu (saat Rabb akan memutuskan di hari kiamat, tentang apa yang mereka perselisihkan itu)." <QS.23:54>

"Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang shaleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)." <QS.7:168>

"yaitu orang-orang (musryik) yang memecah-belah agama mereka, dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga, dengan apa yang ada pada golongan mereka." <QS.30:32>

"Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara mereka; lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim, yakni siksaan hari yang pedih (azab di hari kiamat)." <QS.43:65>

"Supaya Allah memisahkan (golongan) buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahanam. Mereka itulah orang-orang yang merugi." <QS.8:37>

"Kepada masing-masing golongan, baik golongan ini maupun golongan itu, Kami berikan bantuan dari kemurahan Rabb-mu. Dan kemurahan Rabb-mu tidak dapat dihalangi." <QS.17:20>

"Perhatikanlah, bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya." <QS.17:21>

"Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir, pada waktu (mereka) menyaksikan hari yang besar (kiamat)." <QS.19:37>

"Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu (karena kagum/iri), kepada apa (nikmat) yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka (kaum musyrikin), sebagai bunga kehidupan di dunia, untuk Kami cobai (uji) mereka dengannya. Dan karunia Rabb-mu adalah lebih baik dan lebih kekal." <QS.20:131>

"Kemudian pasti akan Kami tarik dari tiap-tiap golongan (untuk dimasukkan ke dalam neraka), siapa di antara mereka yang sangat durhaka kepada Yang Maha Pemurah." <QS.19:69>

"Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka." <QS.15:44>

"Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung-jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat." <QS.6:159>

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung." <QS.3:104>

"Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih, setelah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat," <QS.3:105>

"Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Rabb-nya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka." <QS.5:66>

"Katakanlah: "Dia yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada (sebagian) kamu kepada keganasan sebagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami (secara) silih berganti, agar mereka memahami(nya)." <QS.6:65>

"Jika ada segolongan dari kamu (kaum Syu'aib) beriman, kepada apa yang aku (Syu'aib) diutus untuk menyampaikannya, dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya." <QS.7:87>

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu, ketika dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu, karena nikmat Allah orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu darinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk." <QS.3:103>

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung." <QS.3:104>

"Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih, setelah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat," <QS.3:105>

  ~

Mengenai pertentangan antar penganut agama-agama tauhid, disebutkan:

"Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah", dan orang-orang Nasrani berkata: "Al-Masih itu putera Allah". Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling." <QS.9:30>

"Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai rabb-rabb selain Allah, dan (juga mereka menjadikan Rabb) Al-Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Ilah Yang Maha Esa; tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah, dari apa yang mereka persekutukan." <QS.9:31>

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih," <QS.9:34>

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya, orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." <QS.5:51>

"Dan mereka berkata: "Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". katakanlah: "Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik"." <QS.2:135>

"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu (Muhammad), sehingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya, petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya)". Dan sesungguhnya, jika kamu mengikuti kemauan mereka, setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu." <QS.2:120>

"Orang-orang yang telah Kami beri Al-Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi." <QS.2:121>

"Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: "Sekali-kali tidak akan masuk surga, kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi dan Nasrani". Demikian itu (hanya) angan-angan mereka, yang kosong belaka. Katakanlah: "Tunjukkan kebenaranmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar"." <QS.2:111>

"(Tidak demikian), dan bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala pada sisi Rabb-nya, dan tidak ada kekuatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." <QS.2:112>

"Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan", dan orang-orang Nasrani berkata: "Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan", padahal mereka (sama-sama) membaca Al-Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui/mengucapkan, seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili di antara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya." <QS.2:113>

"Katakanlah: "Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Rabb-kami dan Rabb-kamu, bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu, dan hanya kepada-Nya mengikhlaskan hati," <QS.2:139>

"ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan, bahwa Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani". Katakanlah: "Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim, daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah, yang ada padanya". Dan Allah sekali-kali tiada lengah, dari apa yang kamu kerjakan." <QS.2:140>

"Itu adalah umat yang telah lalu; baginya apa yang diusahakannya, dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta pertanggung-jawaban, tentang apa yang telah mereka kerjakan." <QS.2:141>

"Ibrahim bukan seorang Yahudi, dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus, lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik"." <QS.3:67>

"Sesungguhnya, orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman." <QS.3:68>

"Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan, melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya." <QS.3:69>

"Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya, kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani". Yang demikian itu, disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani), terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri." <QS.5:82>

"Dan apabila mereka (para ahli kitab) mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (dalam Al-Qur'an), yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri). Seraya berkata: 'Ya Rabb-kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur'an)." <QS.5:83>

  ~

Mengenai keputusan-Nya di Hari Kiamat terhadap pengikut berbagai ajaran agama (termasuk agama-agama tauhid), disebutkan:

"Sesungguhnya (kepada) orang-orang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu." <QS.22:17>

"Sesungguhnya, orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal shaleh, mereka akan menerima pahala dari Rabb-mereka, tidak ada kekuatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati." <QS.2:62>

"Sesungguhnya, orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal shaleh, maka tidak ada kekuatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." <QS.5:69>

 

94)

>

Kesamaan dasar ajaran para nabi dan rasul-Nya

  ~

Mengenai kesamaan dasar (tauhid) ajaran semua utusan-Nya, disebutkan:

Tauhid secara umum dalam agama Islam

"(Dialah) Allah, tidak ada Ilah selain Dia. Dan hendaklah orang-orang yang Mukmin bertawakal kepada Allah saja." <QS.64:13>

"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Ilah (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat, untuk mengingat Aku." <QS.20:14>

"Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada ilah (yang berhak disembah) selain Dia, Rabb (Yang mempunyai) 'Arsy yang mulia." <QS.23:116>

"Dan Dialah Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah), melainkan Dia, bagi-Nya-lah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." <QS.28:70>

"Janganlah kamu sembah, di samping (menyembah) Allah, ilah-ilah apapun yang lain. Tidak ada Ilah (yang berhak disembah), melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." <QS.28:88>

"Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah, yang dapat memberikan rejeki kepada kamu dari langit dan dari bumi. Tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari tauhid ini)?." <QS.35:3>

"Ketika rasul-rasul datang kepada mereka (manusia), dari depan (sebelum) dan dari belakang (setelah kelahiran) mereka (dengan menyerukan): "Janganlah kamu menyembah selain Allah". Mereka menjawab: "Kalau Rabb-kami menghendaki, tentu Dia akan menurunkan malaikat-malaikat-Nya, maka sesungguhnya kami kafir kepada wahyu, yang kamu (Muhammad) diutus membawanya"." <QS.41:14>

Tauhidnya Nabi Muhammad saw

"Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku (Muhammad); tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Rabb yang memiliki 'Arsy yang agung"." <QS.9:129>

"Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Ilah selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan." <QS.38:65>

"Rabb langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun"." <QS.38:66>

"Jika mereka yang kamu (Muhammad) seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu, maka (katakanlah olehmu): "Ketahuilah, sesungguhnya Al-Qur'an itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Ilah selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?"." <QS.11:14>

Tauhidnya para utusan-Nya secara umum

"Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil perjanjian (syahadah) dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri, hai Muhammad), dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putera Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh," <QS.33:7>

"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul, sebelum kamu (Muhammad), melainkan Kami wahyukan (pula) kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Ilah (yang hak), melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku"." <QS.21:25>

"Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu, dengan perintah-Nya, kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya (para nabi-Nya), yaitu: "Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Ilah (yang hak), melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertaqwa kepada-Ku"." <QS.16:2>

Tauhidnya beberapa utusan-Nya secara khusus

"Dan sesungguhnya, Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Ilah bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?"." <QS.23:23>

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara mereka, Huud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Ilah bagimu selain-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertaqwa kepada-Nya?"." <QS.7:65>

"Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka, Shaleh. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Ilah bagimu selain-Nya. Sesungguhnya …"." <QS.7:73>

"Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Ilah bagimu selain-Nya. Sesungguhnya …"." <QS.7:85>

  ~

Mengenai pembenaran terhadap semua utusan-Nya, disebutkan:

"Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran, dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya)." <QS.37:37>

"Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para Rasul-Nya dan tidak membedakan seorangpun di antara mereka (para Rasul-Nya itu), kelak Allah akan memberikan kepada mereka pahalanya. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." <QS.4:152>

"Rasul (Muhammad) telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Rabb-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdo'a): "Ampunilah kami ya Rabb-kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"." <QS.2:285>

"Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: "Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan bersungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya". Allah berfirman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu". Mereka menjawab: "Kami mengakui". Allah berfirman: "Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu"." <QS.3:81>

  ~

Mengenai do'a-do'a pujian terhadap para utusan-Nya, disebutkan:

"Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik), di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu):" <QS.37:78>

"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam." <QS.37:79>

"Sesungguhnya demikianlah Kami memberikan balasan, kepada orang-orang yang berbuat baik." <QS.37:80>

"Sesungguhnya, dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman." <QS.37:81>

"Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik), di kalangan orang-orang yang datang kemudian," <QS.37:108>

"(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim"," <QS.37:109>

"Demikianlah Kami memberi balasan, kepada orang-orang yang berbuat baik." <QS.37:110>

"Sesungguhnya, ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman." <QS.37:111>

"Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik), di kalangan orang-orang yang datang kemudian," <QS.37:119>

"(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Harun"." <QS.37:120>

"Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan, kepada orang-orang yang berbuat baik." <QS.37:121>

"Sesungguhnya, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman." <QS.37:122>

"Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik), di kalangan orang-orang yang datang kemudian," <QS.37:129>

"(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas"." <QS.37:130>

"Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan, kepada orang-orang yang berbuat baik." <QS.37:131>

"Sesungguhnya, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman." <QS.37:132>

  ~

Mengenai anggapan bahwa semua utusan-Nya adalah muslim, disebutkan:

"Dan berjihadlah kamu (orang beriman) di jalan Allah, dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu (untuk mendapat petunjuk-Nya), dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam (ber)agama, suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian (sebagai) orang-orang muslim, dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al-Qur'an) ini, supaya Rasul (Muhammad) itu menjadi saksi atas dirimu, dan supaya kamu semua menjadi saksi atau segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong." <QS.22:78>

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s