Lampiran E.63-71

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

63)

>

Umat yang dikehendaki-Nya

  ~

Mengenai umat manusia yang dikehendaki-Nya atas segala halnya, disebutkan:

Pasti berlakunya segala yang dikehendaki-Nya bagi manusia

"Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya." <QS.85:16>

Manusia yang dikehendaki-Nya, bisa menempuh Jalan atau agama-Nya yang lurus

"Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu), kecuali apabila dikehendaki Allah, Rabb semesta alam." <QS.81:29>

"Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.76:30>

"…, tetapi Kami menjadikan Al-Qur'an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia, siapa yang Kami kehendaki, di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya, kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus." <QS.42:52>

"…. Katakanlah: 'Kepunyaan-Nya-lah Timur dan Barat. Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus'." <QS.2:142>

"… . Maka Allah memberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada kebenaran-Nya, tentang hal yang mereka perselisihkan itu (tentang kitab-kitab-Nya), dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk bagi orang yang dikehendaki-Nya, kepada jalan-Nya yang lurus." <QS.2:213>

"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Kami adalah pekak, bisu dan berada dalam gelap gulita. Barangsiapa yang dikehendaki Allah (kesesatannya), niscaya disesatkan-Nya. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah (untuk mendapat petunjuk), niscaya Dia menjadikannya berada di atas jalan yang lurus." <QS.6:39>

"… . Amat berat bagi orang-orang musyrik, (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu, orang yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk kepada (agama-)Nya, orang yang kembali (kepada jalan-Nya)." <QS.42:13>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi petunjuk-Nya ataupun kesesatan

"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk, kepada orang yang kamu kasihi (seperti keluargamu), tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk." <QS.28:56>

"Sesungguhnya Kami telah menurunkan ayat-ayat-Kami yang menjelaskan. Dan Allah menunjuki, siapa yang dikehendaki-Nya, kepada jalan yang lurus." <QS.24:46>

"Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al-Qur'an, yang merupakan ayat-ayat-Kami yang nyata. Dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk, kepada siapa yang Dia kehendaki." <QS.22:16>

"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan, siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan sesungguhnya kamu akan ditanya, tentang apa yang telah kamu kerjakan." <QS.16:93>

"Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam)." <QS.10:25>

"Itulah petunjuk-Nya, yang dengannya Dia memberi petunjuk, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan-Nya, niscaya lenyaplah dari mereka, amalan yang telah mereka kerjakan." <QS.6:88>

"Barangsiapa yang dikehendaki Allah mendapat petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak, lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksaan-Nya kepada orang-orang yang tidak beriman." <QS.6:125>

"Bukanlah kewajibanmu, (untuk) menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah, Yang memberi petunjuk (memberi taufik, kepada) siapa yang dikehendaki-Nya. …." <QS.2:272>

"… . Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu, siapa yang Engkau kehendaki, dan Engkau beri petunjuk, kepada siapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah yang memimpin kami, maka ampunilah kami, dan berilah kami rahmat, dan Engkaulah pemberi ampun yang sebaik-baiknya." <QS.7:155>

"Orang-orang kafir berkata: 'Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mu'jizat) dari Rabb-nya'. Katakanlah: 'Sesungguhnya Allah menyesatkan, siapa yang Dia kehendaki, dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya," <QS.13:27>

"Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan, siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk, kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Rabb Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.14:4>

"Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan berbuat apa yang Dia kehendaki." <QS.14:27>

"Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan), menganggap baik pekerjaannya yang buruk, lalu ia menyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan dengan orang yang tidak ditipu syaitan), maka sesungguhnya Allah menyesatkan, siapa yang dikehendaki-Nya, dan menunjuki, siapa yang dikehendaki-Nya. Maka janganlah dirimu binasa (putus asa), karena kesedihan terhadap mereka. Sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." <QS.35:8>

"Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik, (yaitu) Al-Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya), lagi berulang-ulang, (yang bisa membuat) gemetar karenanya, kulit orang-orang yang takut kepada Rabb-nya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka, di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk-Nya, (yang) dengan kitab itu Dia menunjuki, siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya." <QS.39:23>

"… . Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabb-mu, melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia." <QS.74:31>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi pertolongan atau keselamatan

"Sehingga apabila para rasul tidak mempunyai harapan lagi (tentang keimanan mereka), dan telah menyakini, bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada para rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki. Dan tidak dapat ditolak siksaan-Kami, dari orang-orang yang berdosa." <QS.12:110>

"karena pertolongan-Nya. Dia menolong, siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dia-lah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang." <QS.30:5>

Manusia yang dikehendaki-Nya, dikumpulkan di Hari Kiamat atau di akhir jaman

"Dan di antara ayat-ayat-Nya (tanda-tanda kekuasaan-Nya), ialah menciptakan langit dan bumi, dan makhluk-makhluk yang melata, yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya, apabila dikehendaki-Nya." <QS.42:29>

Manusia yang dikehendaki-Nya, masuk Surga dan Neraka di Hari Kiamat

"Dia memasukkan, siapa yang dikehendaki-Nya, ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih." <QS.76:31>

"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), tetapi Dia memasukkan orang-orang, yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan orang-orang yang zalim tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun, dan tidak pula seorang penolong." <QS.42:8>

"Allah mengazab, siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi rahmat, siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan." <QS.29:21>

"Janganlah kamu disedihkan, oleh orang-orang yang segera menjadi kafir. Sesungguhnya, mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bagian (dari pahala) kepada mereka di Hari Akhirat, dan bagi mereka azab-Nya yang besar." <QS.3:176>

"Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal yang shaleh ke alam surga-surga, yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki." <QS.22:14>

Manusia yang dikehendaki-Nya, dimusnahkan kaumnya

"Dan Rabb-mu Maha Kaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu, dengan siapa yang dikehendaki-Nya, setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu, dari keturunan orang-orang-lain." <QS.6:133>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi ampunan atau azab-Nya

"Dan hanya kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dia memberi ampun, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan mengazab, siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.48:14>

"Kepunyaan-Nya, apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun, kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia menyiksa, siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.3:129>

"Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat, karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya, kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Rabb Yang Maha keras siksaan-Nya." <QS.13:13>

"… . Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan-Nya, maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki." <QS.22:18>

"Kemudian Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka, dan orang-orang yang Kami kehendaki, dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas." <QS.21:9>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diterima taubat, dibersih atau dihapus dosanya

"Setelah itu Allah menerima taubat dari orang-orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.9:27>

"dan menghilangkan panas hati orang-orang Mukmin. Dan Allah menerima taubat orang-orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.9:15>

"Apakah kamu tidak memperhatikan orang, yang menganggap dirinya bersih. Sebenarnya Allah membersihkan, siapa yang dikehendaki-Nya, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun." <QS.4:49>

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya, syaitan itu menyuruh (kamu) mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia dan rahmat-Nya kepadamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan, siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.24:21>

"supaya Allah memberikan balasan, kepada orang-orang yang benar itu, karena kebenarannya, dan menyiksa orang munafik, jika dikehendaki-Nya, atau menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.33:24>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diampunani atau disiksa-Nya

"Tidakkah kamu tahu, sesungguhnya Allah-lah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi, disiksa-Nya siapa yang dikehendaki-Nya, dan diampuni-Nya, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Penguasa atas segala sesuatu." <QS.5:40>

"Sesungguhnya, Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain daripada (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan-Nya, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." <QS.4:48>

"Sesungguhnya, Allah tidak mengampuni dosa, mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, Dan Dia mengampuni dosa yang lain dari syirik itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya, ia telah tersesat sejauh-jauhnya." <QS.4:116>

"… . Niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu, tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni, siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.2:284>

"… . Dia mengampuni, bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, serta apa yang ada di antara keduanya. Dan kepada-Nya-lah kembali (segala sesuatu)." <QS.5:18>

"… . Allah berfirman: 'Siksa-Ku akan Ku-timpakan, kepada siapa yang Aku kehendaki, dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku, untuk orang-orang yang bertaqwa, yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat-Kami'." <QS.7:156>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi karunia-Nya

"Demikianlah karunia-Nya, diberikan-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.62:4>

"(Kami terangkan yang demikian itu), supaya Ahli Kitab mengetahui, bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia-Nya, (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.57:29>

"Berlomba-lombalah kamu kepada (untuk mendapat) ampunan dari Rabb-mu, dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah karunia-Nya, diberikan-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.57:21>

"Alangkah buruknya (perbuatan) mereka, yang menjual (keimanan) dirinya sendiri, dengan kekafiran kepada apa yang telah diturunkan-Nya. Karena dengki, bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya (Muhammad dari bangsa Arab, bukan dari Bani Israil). …" <QS.2:90>

"… . Katakanlah: 'Sesungguhnya, karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya), lagi Maha Mengetahui." <QS.3:73>

"…. . Itulah karunia-Nya, diberikan-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui." <QS.5:54>

"Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: 'Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberikan karunia, kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepadamu, melainkan dengan ijin-Nya. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang yang Mukmin bertawakal." <QS.14:11>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi rahmat dan karunia-Nya

"Allah menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.3:74>

"Orang-orang kafir dari para Ahli Kitab (kaum Yahudi dan Nasrani) dan orang-orang musyrik, tiada menginginkan diturunkannya sesuatu kebaikan kepadamu (Muhammad) dari Rabb-mu. Dan Allah menentukan, siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya (kitab-Nya atau kenabian). Dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.2:105>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diluaskan atau disempitkan rejeki-Nya

"Dan memberinya rejeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." <QS.65:3>

"Dan jikalau Allah melapangkan rejeki kepada hamba-hamba-Nya, tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya, Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya, lagi Maha Melihat." <QS.42:27>

"Allah Maha Lembut terhadap hamba-hamba-Nya. Dia memberi rejeki, kepada siapa yang di kehendaki-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Kuat, lagi Maha Perkasa." <QS.42:19>

"Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi. Dia melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.42:12>

"Dan tidakkah mereka mengetahui, bahwa Allah melapangkan rejeki dan menyempitkannya, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan-Nya, bagi kaum yang beriman." <QS.39:52>

"Katakanlah: 'Sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyempitkan, (bagi siapa yang dikehendaki-Nya), akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui'." <QS.34:36>

"Katakanlah: 'Sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, dan menyempitkan (siapa yang dikehendaki-Nya)'. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dia lah Pemberi rejeki yang sebaik-baiknya." <QS.34:39>

"Allah melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, dan Dia (pula) yang menyempitkan (rejeki) baginya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.29:62>

"Sesungguhnya Rabb-mu melapangkan rejeki, kepada siapa yang Dia kehendaki, dan (dapat juga) menyempitkannya. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui, lagi Maha melihat akan hamba-hambanya." <QS.17:30>

"Allah meluaskan rejeki dan menyempitkannya, bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit)." <QS.13:26>

"…. . Dan Allah memberi rejeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya, tanpa batas (kepada orang-orang yang kafir ataupun yang beriman)." <QS.2:212>

"…. . Dan Engkau beri rejeki, kepada siapa yang Engkau kehendaki, tanpa dihisab (tanpa ditunda-tunda dan sesuai dengan usahanya)'." <QS.3:27>

"… . Sesungguhnya, Allah memberi rejeki-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, tanpa dihisab (tanpa ditunda-tunda dan sesuai dengan usahanya)." <QS.3:37>

"(Mereka mengerjakan yang demikian itu), supaya Allah memberi balasan kepada mereka, (dengan balasan) yang lebih baik, dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rejeki, kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas." <QS.24:38>

"Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Karun itu, berkata: 'Aduhai, benarlah Allah melapangkan rejeki, bagi siapa yang ia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan menyempitkannya. Kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita, benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat-Nya)'." <QS.28:82>

"Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dia (pula) yang menyempitkan (rejeki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi kaum yang beriman." <QS.30:37>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi air hujan

"Tidakkah kamu melihat, bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatan olehmu air hujan keluar dari celah-celahnya, dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan dipalingkan-Nya, dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat (pada) awan itu hampir-hampir menghilangkan (membutakan) penglihatan." <QS.24:43>

"Allah, Dia-lah Yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan, dan Allah membentangkannya di langit, menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal. Lalu kamu lihat air hujan ke luar dari celah-celahnya, maka apabila air hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira." <QS.30:48>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi anak keturunan

"Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki, Dia memberikan anak-anak perempuan, kepada siapa yang Dia kehendaki, dan memberikan anak-anak lelaki, kepada siapa yang Dia kehendaki," <QS.42:49>

"atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan, (kepada siapa yang dikehendaki-Nya), dan Dia menjadikan mandul, siapa yang Dia dikehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui, lagi Maha Kuasa." <QS.42:50>

"Dia-lah Yang membentuk kamu dalam rahim, sebagaimana kehendak-Nya. Tak ada Ilah (yang berhak disembah), melainkan Dia, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.3:6>

"Zakaria berkata: 'Ya Rabb-ku, bagaimana aku bisa mendapat anak, sedang aku telah sangat tua, dan istrikupun seorang yang mandul?'. Berfirman Allah: 'Demikianlah Allah berbuat, (terhadap) apa yang dikehendaki-Nya'." <QS.3:40>

"Maryam berkata: 'Ya Rabb-ku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun'. Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): 'Demikianlah Allah menciptakan, apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: 'Jadilah', lalu jadilah dia (melalui segala aturan-Nya)." <QS.3:47>

"Hai manusia, kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur). Maka (ketahuilah) sesungguhnya, Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya, dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu, dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang telah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian …" <QS.22:5>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi kekuasaan, kedudukan atau derajat

"… .Allah memberikan pemerintahan, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya, lagi Maha Mengetahui." <QS.2:247>

"… .Kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (setelah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya, apa yang dikehendaki-Nya. …." <QS.2:251>

"Katakanlah: 'Wahai Rabb Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebaikan. Sesungguhnya, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.3:26>

"Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan, siapa yang Kami kehendaki, beberapa derajat. Sesungguhnya Rabb-mu Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui." <QS.6:83>

"Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir, (dia berkuasa penuh) pergi menuju kemana saja ia kehendaki di bumi Mesir itu. Kami melimpahkan rahmat Kami, kepada siapa yang Kami kehendaki, dan Kami tidak menyia-nyiakan, pahala orang-orang yang berbuat baik." <QS.12:56>

"… . Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki: dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui." <QS.12:76>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi wilayah negara

"Musa berkata kepada kaumnya: 'Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah. Sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan-Nya. Dipusakakan-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa'." <QS.7:128>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi mu'jizat

"Jika Kami kehendaki, niscaya Kami menurunkan kepada mereka mu'jizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya." <QS.26:4>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi wahyu-Nya

"(Dia-lah) Yang Maha Tinggi derajat-Nya, Yang mempunyai 'Arsy, Yang mengutus Jibril dengan (membawa) perintah-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, supaya dia memperingatkan (manusia) tentang hari pertemuan (Hari Kiamat)," <QS.40:15>

"Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu, dengan perintah-Nya, kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, yaitu: 'Peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasanya tidak ada Ilah (yang hak), melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertaqwa kepada-Ku'." <QS.16:2>

"Dan tidak ada bagi seorang manusiapun, bahwa Allah berkata-kata dengan dia, kecuali dengan perantaraan wahyu, atau di belakang tabir, atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat Jibril), lalu diwahyukan kepadanya (manusia itu) dengan seijin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi, lagi Maha Bijaksana." <QS.42:51>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi ilmu-pengetahuan

"… . Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya (saja). …" <QS.2:255>

"Allah memberikan hikmah-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah-Nya, sungguh telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran, kecuali orang-orang yang berakal." <QS.2:269>

"… . Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepadamu, hal-hal yang gaib, akan tetapi Allah memilih, siapa yang dikehendaki-Nya, di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Dan jika kamu beriman dan bertaqwa, maka bagimu pahala yang besar." <QS.3:179>

"… . Allah membimbing kepada cahaya-Nya, siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.24:35>

Manusia yang dikehendaki-Nya, bisa memberi kemudharatan (keburukan) ataupun kemanfaatan (kebaikan)

"Katakanlah: 'Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah'. Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya)." <QS.10:49>

"Katakanlah: 'Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan, kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebaikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman'." <QS.7:188>

"Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya, kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, di antara hamba-hamba-Nya, dan Dia-lah Yang Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.10:107>

"… . Katakanlah: 'Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia menghendaki kemudharatan bagimu, atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan'." <QS.48:11>

Manusia yang dikehendaki-Nya, diberi semangat jihad

"Sesungguhnya, telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan-Nya, dan (segolongan) yang lain kafir, yang dengan mata kepalanya melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali (lipat) jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya, siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati." <QS.3:13>

 

64)

>

Pemahaman tentang takdir-Nya

  ~

Mengenai Allah bukan menentukan "hasil akhir" takdir-Nya, tetapi menentukan pasti berlakunya segala "rumus proses" setiap saatnya untuk mencapai berbagai takdir-Nya, disebutkan:

Allah, Yang Maha Mengetahui, pasti mengetahui segala hal yang "telah" terjadi pada manusia

"…, Sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." <QS.5:8>

"Tidaklah mereka mengetahui, bahwa Allah mengetahui segala yang mereka sembunyikan, dan segala yang mereka nyatakan." <QS.2:77>

"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu, dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.2:29>

"…, Allah berfirman: "Bukankah telah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya, Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan mengetahui, apa yang kamu lahirkan, dan apa yang kamu sembunyikan"," <QS.2:33>

"…. Mereka (orang-orang munafik) mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan." <QS.3:167>

"Dan Dialah Allah (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui, apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan, dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan." <QS.6:3>

"…. (Allah menjadikan yang) demikian itu, agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui, apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan bahwa sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.5:97>

Allah tidak mengetahui, hal yang "bakal" dipilih oleh manusia, atau hal yang "akan" terjadi pada manusia

"Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi, sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka, siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya." <QS.18:7>

"Dan sesungguhnya, Kami benar-benar akan menguji kamu, agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad, dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu." <QS.47:31>

"Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan, siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat, dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Rabb-mu Maha Memelihara segala sesuatu." <QS.34:21>

"Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa dan adalah 'Arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan …." <QS.11:7>

"kemudian Kami bangunkan mereka (ashhabul kahfi), agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu, yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu)." <QS.18:12>

"…. Dan Kami tidak menjadikan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang), melainkan agar Kami mengetahui, siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan …." <QS.2:143>

"Apakah kamu mengira, bahwa kamu akan masuk surga?, padahal belum nyata bagi Allah, orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar." <QS.3:142>

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan, yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu, supaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. Barangsiapa yang melanggar batas. setelah itu, maka baginya azab yang pedih." <QS.5:94>

"Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan, maka (semua kejadian) itu adalah dengan ijin (takdir) Allah, dan agar Allah mengetahui, siapa orang-orang yang beriman." <QS.3:166>

"Dan supaya Allah mengetahui, siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan: "Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu)". Mereka berkata: "Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami mengikuti kamu". Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran daripada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan." <QS.3:167>

Ilmu dan pengetahuan Allah

(lihat catatan 53: "Ilmu Allah dan ilmu manusia")

Segala rumus proses (aturan-Nya atau sunatullah) yang ditetapkan-Nya, yang juga sebagai bagian dari ilmu-Nya

(lihat catatan 7: "Sunatullah (Sunnah Allah)")

 

65)

>

Rejeki dan jodoh yang ditetapkan-Nya

  ~

Mengenai sunatullah yang mengatur rejeki dan jodoh, disebutkan:

Rejeki-Nya yang sangat berlimpah bagi manusia

"Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi, keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk, yang kamu sekali-kali bukan pemberi rejeki kepadanya." <QS.15:20>

"Dan tidak ada sesuatupun, melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya, melainkan dengan ukuran tertentu." <QS.15:21>

"Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu (hai manusia), dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu, segala buah-buahan sebagai rejeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." <QS.2:22>

"Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rejeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu, supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai." <QS.14:32>

"Kehidupan dunia dijadikan indah, dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia daripada mereka di hari Kiamat. Dan Allah memberi rejeki, kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya, tanpa batas." <QS.2:212>

Kehendak-Nya atau sunatullah dalam turunnya Rejeki-Nya

"Allah meluaskan rejeki dan menyempitkannya, bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (duniawi yang sesaat-fana dan tidak hakiki)." <QS.13:26>

"…. Sesungguhnya, Allah memberi rejeki, kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab (batas)." <QS.3:37>

"…. Dan Engkau beri rejeki, siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)"." <QS.3:27>

"Katakanlah: "Sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rejeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya), akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui"." <QS.34:36>

"Katakanlah: "Sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya, dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dia lah Pemberi rejeki yang sebaik-baiknya." <QS.34:39>

"Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi, melainkan Allah-lah yang memberi rejekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu, dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." <QS.11:6>

Rejeki-Nya dalam bentuk rahmat-Nya secara batiniah (pahala-Nya)

"Janganlah kamu mengira, bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Rabb-nya dengan mendapat rejeki." <QS.3:169>

"Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Rabb-nya dan ampunan, serta rejeki yang mulia (pahala-Nya)." <QS.8:4>

"Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah, serta berjihad di jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman, dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rejeki yang mulia (pahala-Nya)." <QS.8:74>

Rejeki-Nya yang baik dan buruk

"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rejeki yang baik-baik, yang Kami berikan kepadamu, dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada Allah kamu menyembah." <QS.2:172>

"Dan makanlah makanan yang halal lagi baik, dari apa yang Allah telah rejekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya." <QS.5:88>

"Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan (harta) dari Allah yang telah di keluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (berupa) rejeki yang baik?". Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus(nya lagi untuk kehidupan) di hari kiamat. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui." <QS.7:32>

"…. (Kami berfirman); "Makanlah yang baik-baik, dari apa yang telah Kami rejekikan kepadamu (Bani Israil)". Mereka tidak menganiaya Kami, tetapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya sendiri." <QS.7:160>

"Dan ingatlah (hai para muhajirin), ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah), dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya, dan diberi-Nya kamu rejeki dari yang baik-baik, agar kamu bersyukur." <QS.8:26>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang bagus dan Kami beri mereka rejeki dari yang baik-baik. Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (diturunkan-Nya Al-Qur'an). Sesungguhnya Rabb-kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat, tentang apa yang mereka perselisihkan itu." <QS.10:93>

"Syu'aib berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Rabb-ku, dan dianugerahi-Nya aku dari-Nya rejeki yang baik. Dan …." <QS.11:88>

Anjuran untuk menafkahkan sebagian dari rejeki-Nya di jalan Allah

"(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rejeki yang Kami berikan kepada mereka." <QS.8:3>

"Apakah kemudharatan bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan menafkahkan sebagian rejeki yang telah diberikan Allah kepada mereka. Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka." <QS.4:39>

"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa," <QS.2:2>

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rejeki, yang Kami anugerahkan kepada mereka," <QS.2:3>

"Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rejeki yang telah Kami berikan kepadamu, sebelum datang hari yang (kiamat) pada hari itu tidak ada lagi jual-beli, dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab, dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim." <QS.2:254>

"Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: "Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebagian rejeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi ataupun terang-terangan, sebelum datang hari (kiamat), yang pada hari itu tidak jual-beli dan persahabatan." <QS.14:31>

"Dan orang-orang yang sabar, karena mencari keredhaan Rabb-nya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rejeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan, serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik di surga)," <QS.13:22>

"Dan Allah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rejeki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rejekinya itu) tidak mau memberikan rejeki mereka, kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rejeki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah." <QS.16:71>

"Allah menjadikan bagi kamu istri-istri dari jenis kamu sendiri, dan menjadikan bagimu dari istri-istri kamu itu anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rejeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang batil dan mengingkari nikmat Allah." <QS.16:72>

"Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberikan rejeki kepada mereka sedikitpun, dari langit dan bumi, dan tidak berkuasa (sedikit juapun)." <QS.16:73>

Permohonan do'a kepada Allah untuk mendapatkan rejeki-Nya

"Isa putera Maryam berdo'a: "Ya Rabb-kami, …; beri rejekilah kami, dan Engkaulah Pemberi rejeki Yang Paling Utama"." <QS.5:114>

"Ya Rabb-kami, sesungguhnya aku (Ibrahim) telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Rabb-kami, (aku lakukan begitu), agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada (atau mengikuti) mereka, dan beri rejekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur." <QS.14:37>

Rejeki-Nya yang juga diberikan-Nya di dunia kepada orang kafir, namun tidak diberikan-Nya di akhirat (rejeki batiniah / pahala-Nya)

"Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direjekikan Allah kepadamu". Mereka (penghuni surga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya di atas orang-orang kafir," <QS.7:50>

"Katakanlah: "Marilah kubacakan, apa yang diharamkan atas kamu (kaum Muslim) oleh Rabb-mu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu, karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rejeki kepadamu dan kepada mereka (kaum kafir); dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang tampak di antaranya, maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan oleh Rabb-mu kepadamu, supaya kamu memahami(nya)." <QS.6:151>

Berbagai hal lain sekitar rejeki-Nya

"Dan mereka sediakan untuk berhala-berhala, yang mereka tiada mengetahui (manfaatnya), satu bagian dari rejeki yang telah kami berikan kepada mereka (sebagai sesaji kepada berhala-berhala itu). Demi Allah, sesungguhnya kamu akan ditanyai (di hari kiamat), tentang apa yang telah kamu ada-adakan." <QS.16:56>

"Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang rejeki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan (sebagiannya) halal". Katakanlah: "Apakah Allah telah memberikan ijin kepadamu (dalam menetapkan hal itu) atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah?"." <QS.10:59>

"Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rejeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu," <QS.6:142>

"Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini, tempat hijrah yang luas dan rejeki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya, dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, Kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya disisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.4:100>

"Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka, karena kebodohan, lagi tidak mengetahui, dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rejekikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." <QS.6:140>

 

66)

>

Takdir-Nya (berlakunya sunatullah) mengenai kematian

  ~

Mengenai sunatullah yang mengatur kematian dan kebinasaan, disebutkan:

Kematian pasti terjadinya atau waktunya telah ditentukan-Nya

"…. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang, dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (telah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah." <QS.35:11>

"Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang ditetapkan." <QS.15:4>

"Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya)." <QS.15:5>

"Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, setelah itu ditentukan ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu)." <QS.6:2>

"Katakanlah: "Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah". Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya)." <QS.10:49>

"Tidak (dapat) sesuatu umatpun mendahului ajalnya, dan tidak (dapat pula) mereka terlambat (dari ajalnya itu)." <QS.23:43>

"Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia, disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi, suatu makhluk yang melatapun, akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat, (keadaan) hamba-hamba-Nya." <QS.35:45>

"Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, setelah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup), supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan, sebelum itu. (Kami perbuat demikian), supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan, dan supaya kamu memahami(nya)." <QS.40:67>

(lihat catatan 47: "Hari Kiamat dan berbagai peristiwa di dalamnya", mengenai kematian pasti terjadinya atau waktunya telah ditentukan-Nya, dan juga secara tiba-tiba)

Kematian menyangkut ruh yang pasti berpisah dari tubuh wadah makhluk-Nya

(lihat catatan 47: "Hari Kiamat dan berbagai peristiwa di dalamnya", mengenai kematian menyangkut ruh (jiwa atau nyawa), yang pasti dapat keluar (berpisah) dari tubuh wadah makhluk-Nya)

 

67)

>

Allah tidak mengetahui segala kejadian atas makhluk-Nya

  ~

Mengenai Allah tidak mengetahui segala kejadian atas makhluk-Nya, sebelum terjadinya, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, Kami benar-benar akan menguji kamu, agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad, dan bersabar di antara kamu. Dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu." <QS.47:31>

"Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan, maka (kekalahan) itu adalah dengan ijin (takdir) Allah, dan agar Allah mengetahui, siapa orang-orang yang beriman." <QS.3:166>

"kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu, yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu)." <QS.18:12>

"Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan, agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia, dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menjadikan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang), melainkan agar Kami mengetahui, siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi beberapa orang yang telah diberi-Nya petunjuk. Dan Allah tidak akan menyia-nyiakan keimananmu. Sesungguhnya, Allah Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang kepada manusia." <QS.2:143>

"(Yaitu di hari), ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat, dan mereka di pinggir lembah yang jauh, sedang khafilah itu berada di bawah kamu. Sekiranya kamu mengadakan persetujuan (untuk menentukan hari pertempuran), pastilah kamu tidak sependapat dalam menentukan hari pertempuran itu, akan tetapi (Allah mempertemukan kedua pasukan itu), agar Dia melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan, yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata, dan agar orang yang hidup itu dengan keterangan yang nyata (pula). Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.8:42>

"Apakah kamu akan mengira, bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan), orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." <QS.9:16>

 

68)

>

Berbagai sifat ciptaan-Nya

  ~

Mengenai penentuan sifat-sifat semua ciptaan-Nya, disebutkan:

"Allah mengetahui apa yang dikandung oleh perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya (di kitab Lauh Mahfuzh), ada ukurannya." <QS.13:8>

"Musa berkata: "Rabb-kami ialah (Rabb) yang telah memberikan kepada tiap-tiap (makhluk), sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk"." <QS.33:62>

"Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu, menurut ukuran." <QS.54:49>

"Dan tidak ada sesuatupun, melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya, melainkan dengan ukuran tertentu." <QS.15:21>

"Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung, dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu, menurut ukuran." <QS.15:19>

"Dan kami turunkan air dari langit, menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya, Kami benar-benar berkuasa menghilangkan." <QS.23:18>

"yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(-Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya." <QS.25:2>

"yang menciptakan, dan menyempurnakan (tiap makhluk ciptaan-Nya)." <QS.87:2>

"dan yang menentukan kadar (ukurannya, masing-masing), dan memberi petunjuk." <QS.87:3>

"Dan memberinya rejeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." <QS.65:3>

 

69)

>

Akal yang disertai berbagai pengajaran dan tuntunan-Nya

  ~

Mengenai kemampuan akal manusia, disebutkan:

"Allah memberikan hikmah, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran, kecuali orang-orang yang berakal." <QS.2:269>

"Dia-lah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok isi Al-Qur'an, dan yang lain (ayat-ayat) mutasyabihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya, melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Rabb-kami". Dan tidak dapat mengambil pelajaran (darinya), melainkan orang-orang yang berakal." <QS.3:7>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal," <QS.3:190>

"Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertaqwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan"." <QS.5:100>

"Dan tidak ada seorangpun akan beriman, kecuali dengan ijin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan, kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya." <QS.10:100>

"Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." <QS.12:111>

"Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Rabb-mu itu, benar sama dengan orang yang buta?. Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran," <QS.13:19>

"(Al-Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Ilah Yang Maha Esa, dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran." <QS.14:52>

"Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatang (ternak)mu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah, bagi orang-orang yang berakal." <QS.20:54>

"Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum musyrikin), berapa banyaknya Kami membinasakan, umat-umat sebelum mereka, padahal mereka berjalan (di bekas-bekas) tempat tinggal umat-umat itu?. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal." <QS.20:128>

"Musa berkata: "Rabb yang menguasai timur dan barat, dan apa yang ada di antara keduanya, (Itulah Rabb-mu), jika kamu mempergunakan akal"." <QS.26:28>

  ~

Mengenai Akal serta tuntunan-Nya, disebutkan:

"Tidakkah kamu perhatikan, sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu, apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia, ada yang membantah tentang (keesaan) Allah, tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan"." <QS.31:20>

"dan sesungguhnya, hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur." <QS.22:7>

"Dan di antara manusia, ada orang-orang yang membantah tentang Allah, tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya," <QS.22:8>

"dengan memalingkan lambungnya, untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia, dan di hari kiamat. Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar." <QS.22:9>

"Dan di antara manusia, (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna, untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa (dasar) pengetahuan, dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokkan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan." <QS.31:6>

"Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu, karena mereka akan masuk neraka." <QS.38:27>

"Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal yang shaleh, sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi?. Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertaqwa, sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat?." <QS.38:28>

"Ini (Al-Qur'an) adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah, supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya, dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran." <QS.38:29>

  ~

Mengenai Fitrah Allah untuk memberi pengajaran dan tuntunan-Nya, disebutkan:

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (sebagai perwujudan dari) fitrah Allah (sifat-sifat Allah). (Allah) Yang telah menciptakan manusia, menurut fitrah itu (pula). Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, (yang berupa) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" <QS.30:30>

"Dan jikalau Kami menghendaki, pastilah kami hapuskan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka betapakah mereka dapat melihat (jalannya)." <QS.36:66>

"Dan jikalau Kami menghendaki, pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada (dari jalan yang telah diketahuinya); maka mereka tidak sanggup berjalan lagi, dan tidak (pula) sanggup kembali." <QS.36:67>

"Dan berimanlah kamu, kepada apa yang telah Aku turunkan (Al-Qur'an), yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku, dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertaqwa." <QS.2:41>

"Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak, dengan yang batil, dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui." <QS.2:42>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menurunkan kepadamu ayat-ayat yang jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, melainkan orang-orang yang fasik." <QS.2:99>

"…, Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu, supaya kamu memikirkannya." <QS.2:266>

"Allah, tidak ada Ilah (yang berhak disembah), melainkan Dia. Yang hidup kekal, lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya." <QS.3:2>

"Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil." <QS.3:3>

"sebelum (Al-Qur'an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqaan. Sesungguhnya, orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa, lagi mempunyai balasan (siksa)." <QS.3:4>

"(Kami turunkan Al-Qur'an itu), agar kamu (tidak) mengatakan: "bahwa kitab itu hanya diturunkan kepada dua golongan saja, sebelum kami, dan sesungguhnya, kami tidak memperhatikan apa yang mereka baca"." <QS.6:156>

"Atau agar kamu (tidak) mengatakan: "Sesungguhnya, jikalau kitab itu diturunkan kepada kami, tentulah kami lebih mendapat petunjuk dari mereka". Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Rabb-mu, petunjuk dan rahmat. Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan berpaling darinya kelak Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Kami dengan siksaan yang buruk, disebabkan mereka selalu berpaling." <QS.6:157>

"Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al-Qur'an, yang merupakan ayat-ayat yang nyata; dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk, kepada siapa yang Dia kehendaki." <QS.22:16>

  ~

Mengenai akal untuk bebas memilih jalan hidup, disebutkan:

"Katakanlah: "Masing-masing (kita) menanti, maka nantikanlah oleh kamu sekalian!. Maka kamu kelak akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang lurus, dan siapa yang telah membawa petunjuk"." <QS.20:135>

"Dan apabila mereka digulung ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu (hanya) sebagian (dari) mereka (yang) tetap menempuh jalan yang lurus. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami, selain orang-orang yang tidak setia, lagi ingkar." <QS.31:32>

"Sesungguhnya ini adalah suatu peringatan. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan (yang menyampaikannya) kepada Rabb-nya." <QS.73:19>

"Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya), niscaya dia mengambil jalan kepada Rabb-nya." <QS.76:29>

"Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.76:30>

"Dia memasukkan, siapa yang dikehendaki-Nya, ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih." <QS.76:31>

"Itulah hari yang pasti terjadi, Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Rabb-nya." <QS.78:39>

"Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat, apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya, dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah"." <QS.78:40>

"Al-Qur'an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam," <QS.81:27>

"(yaitu) bagi siapa di antara kamu, yang mau menempuh jalan yang lurus." <QS.81:28>

"Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu), kecuali apabila dikehendaki Allah, Rabb semesta alam." <QS.81:29>

"Dan janganlah kamu mengikuti, apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya; sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung-jawabannya." <QS.17:36>

"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya, kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi, dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." <QS.17:37>

"Berapalah banyaknya kota yang Kami telah membinasakannya, yang penduduknya dalam keadaan zalim, maka (tembok-tembok) kota itu roboh menutupi atap-atapnya, dan (berapa banyak pula) sumur (di oase-oase) yang telah ditinggalkan, dan istana yang tinggi," <QS.22:45>

"maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati, yang dengan itu mereka dapat memahami, atau mempunyai telinga, yang dengan itu mereka dapat mendengar. Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada." <QS.22:46>

"Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang Maha Penyayang itu, (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati; dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan." <QS.25:63>

"Dan orang yang melalui malam hari, dengan bersujud dan berdiri (shalat) untuk Rabb-mereka." <QS.25:64>

"Dan orang-orang yang berkata: "Ya Rabb-kami, jauhkan azab Jahanam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal"." <QS.25:65>

 

70)

>

Hati nurani sebagai tuntunan-Nya

  ~

Mengenai hati nurani sebagai tuntunan-Nya yang paling mendasar bagi setiap manusia, disebutkan:

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Rabb-mu". Mereka menjawab: "Betul (Engkau Rabb-kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu), agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Rabb)"." <QS.7:172>

"atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Ilah, sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan, yang (datang) setelah mereka. Maka apakah Engkau membinasakan kami, karena perbuatan orang-orang yang yang sesat dahulu"." <QS.7:173>

"Sesungguhnya, telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan Allah dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya, siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati." <QS.3:13>

  ~

Mengenai hati nurani yang terabaikan (mata hati yang tertutup atau buta), disebutkan:

"maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati, yang dengan itu mereka dapat memahami, atau mempunyai telinga, yang dengan itu mereka dapat mendengar (menerima kebenaran-Nya). Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada." <QS.22:46>

"Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya)." <QS.7:64>

"Dan bersabarlah kamu, bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-nya di pagi dan senja hari, dengan mengharap keredhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka, (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang, yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas." <QS.18:28>

"dan Kami tampakkan (neraka) Jahanam pada hari itu kepada orang-orang kafir, dengan jelas." <QS.18:100>

"Yaitu orang-orang yang mata (hati)nya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar (menerima kebenaran-Nya)." <QS.18:101>

"Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati (mata hatinya, dapat) mendengar(kan kebenaran), dan (tidak pula) menjadikan orang-orang yang tuli (mata hatinya, dapat) mendengar panggilan (kepada kebenaran), apabila mereka telah berpaling membelakangi (kebenaran)." <QS.27:80>

"Dan kamu sekali-kali tidak dapat memimpin (memalingkan) orang-orang buta (mata hatinya) dari kesesatan mereka. Kamu tidak dapat menjadikan (seorangpun) mendengar(kan kebenaran), kecuali orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami, lalu mereka berserah diri." <QS.27:81>

"Maka sesungguhnya, kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu (mata hatinya, dapat) mendengar(kan kebenaran), dan menjadikan orang-orang yang tuli (mata hatinya) dapat mendengar seruan (kepada kebenaran), apabila mereka itu berpaling membelakangi (kebenaran)." <QS.30:52>

"Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Rabb), melainkan kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat kami, mereka itulah orang-orang yang berserah diri (kepada Kami)." <QS.30:53>

 

71)

>

Turunnya kitab-kitab-Nya (kitab-kitab tauhid)

  ~

Mengenai diturunkan-Nya beberapa kitab-kitab-Nya kepada para nabi dan rasul-Nya, yaitu: Zabur (Nabi Daud as), Taurat (Nabi Musa as), Injil (Nabi Isa as) dan Al-Qur'an (Nabi Muhammad saw), disebutkan:

"Dan Rabb-mu lebih mengetahui, siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya, telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur (kepada) Daud"." <QS.17:55>

"…. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud." <QS.4:163>

"Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat), dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil, (dengan firman): "Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku," <QS.17:2>

"Dan (ingatlah), ketika Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat), dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah, agar kau mendapat petunjuk." <QS.2:53>

"Dan sesungguhnya, telah Kami berikan kepada Musa Taurat, lalu diperselisihkan tentang Taurat itu. Kalau …" <QS.41:45>

"Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya kitab Injil, sedang …" <QS.5:46>

"Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami, dan Kami iringi (pula) dengan Isa putera Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil, dan …" <QS.57:27>

"Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al-Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi," <QS.19:30>

"Dan sesungguhnya, kamu telah diberi Al-Qur'an, dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui." <QS.27:6>

"Dan sesungguhnya, Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat, yang dibaca berulang-ulang dan Al-Qur'an yang agung." <QS.15:87>

"keterangan-keterangan (mu'jizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia, apa yang telah diturunkan kepada mereka, supaya mereka memikirkan," <QS.16:44>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun, hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al-Qur'an, yang diturunkan kepadamu dari Rabb-mu". Sesungguhnya, …" <QS.5:68>

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s