Lampiran E.54-62

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

54)

>

Zat Allah dan ruh yang gaib

  ~

Mengenai wujud "zat" Allah Yang Maha gaib, disebutkan:

"Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Rabb-nya, Yang tidak tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar." <QS.67:12>

"Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati." <QS.67:13>

"Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan rahasiakan); dan Dia Maha Halus, lagi Maha Mengetahui." <QS.67:14>

"Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus, lagi Maha Mengetahui." <QS.6:103>

"Sesungguhnya telah datang dari Rabb-mu bukti-bukti yang terang; maka barangsiapa melihat (kebenaran itu), maka manfaatnya bagi diri sendiri; dan barangsiapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudharatannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara(mu)." <QS.6:104>

  ~

Mengenai wujud "tindakan" Allah Yang Maha Halus, disebutkan:

(lihat catatan 58: "Segala kehendak dan tindakan-Nya, melalui sunatullah")

  ~

Mengenai wujud "zat" ruh yang gaib, disebutkan:

"Aku (Muhammad) tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al mala'ul a'la (malaikat) itu, ketika mereka berbantah-bantahan." <QS.38:69>

"Tidak diwahyukan kepadaku (dengan lengkap mengenai malaikat itu), melainkan bahwa sesungguhnya, aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata." <QS.38:70>

"Katakanlah: "Aku (Muhammad) tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang gaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu, bahwa aku ini malaikat. Aku tidak mengikuti, kecuali apa yang telah diwahyukan kepadaku". Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat". Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)." <QS.6:50>

  ~

Mengenai beriman kepada hal-hal yang gaib, disebutkan:

"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa," <QS.2:2>

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rejeki, yang Kami anugerahkan kepada mereka," <QS.2:3>

"Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya, orang itu telah sesat sejauh-jauhnya." <QS.4:136>

"Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Rabb-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdo'a): "Ampunilah kami ya Rabb-kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"." <QS.2:285>

"Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaktian, akan tetapi sesungguhnya, kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan), dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya, apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa." <QS.2:177>

"Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu, dengan nama perempuan." <QS.53:27>

"Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan, sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun (sebagai bukti) terhadap (suatu) kebenaran." <QS.53:28>

"Maka berpalinglah (hai Muhammad), dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak menginginkan, kecuali kehidupan duniawi." <QS.53:29>

"Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Rabb-mu, Dialah yang paling mengetahui, siapa yang tersesat dari jalan-Nya, dan Dia pulalah yang paling mengetahui, siapa yang mendapat petunjuk." <QS.53:30>

  ~

Mengenai pengetahuan para nabi-Nya atas hal-hal yang gaib, disebutkan:

"Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (Mukmin). Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang gaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertaqwa, maka bagimu pahala yang besar." <QS.3:179>

"Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita gaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka," <QS.3:44>

"Itu adalah di antara berita-berita penting tentang yang gaib, yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); tidak pernah kamu mengetahuinya dan tidak (pula) kaummu sebelum ini. Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.11:49>

"Demikian itu (adalah) di antara berita-berita yang gaib yang Kami wahyukan kepadamu (Muhammad); padahal kamu tidak berada pada sisi mereka, ketika mereka memutuskan rencananya (untuk memasukkan Yusuf ke dalam sumur) dan mereka sedang mengatur tipu-daya." <QS.12:102>

"(Ingatlah), hari di waktu Allah mengumpulkan para rasul, lalu Allah bertanya (kepada mereka): "Apa jawaban kaummu terhadap (seruan)mu". Para rasul menjawab: "Tidak ada pengetahuan kami (tentang itu); sesungguhnya Engkau-lah yang mengetahui perkara yang gaib"." <QS.5:109>

"Dan (ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Ilah selain Allah". 'Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan, apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahui apa yang ada pada diriku, dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib"." <QS.5:116>

"Katakanlah: "Aku (Muhammad) tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan, kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebaikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman"." <QS.7:188>

"Dan aku (Nuh) tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): "Aku mempunyai gudang-gudang rejeki dan kekayaan dari Allah". Dan aku tidak juga mengetahui yang gaib, dan tidak (pula) aku mengatakan: "Bahwa sesungguhnya aku adalah malaikat", …." <QS.11:31>

"Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui, bila mereka akan dibangkitkan." <QS.27:65>

"Sebenarnya pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (ke sana), malahan mereka ragu-ragu tentang akhirat itu, lebih-lebih lagi mereka buta darinya (tidak dapat memahaminya)." <QS.27:66>

"Dan Dia (Muhammad) bukanlah seorang yang bakhil, untuk menerangkan yang gaib." <QS.81:24>

"(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang gaib itu." <QS.72:26>

"Kecuali kepada rasul yang diredhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya." <QS.72:27>

"Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Rabb-nya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu-persatu." <QS.72:28>

  ~

Mengenai Allah Maha Mengetahui atas hal-hal yang gaib dan nyata, disebutkan:

"(Allah) Yang mengetahui semua yang gaib dan semua yang tampak, maka Maha Tinggilah Dia, dari apa yang mereka persekutukan." <QS.23:92>

"(Allah) Yang demikian itu ialah Yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Penyayang," <QS.32:6>

"Katakanlah: "ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang gaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu, tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya"." <QS.39:46>

"*(Allah) Yang mengetahui semua yang gaib dan yang tampak; Yang Maha Besar, lagi Maha Tinggi." <QS.13:9>

"Sama saja (bagi Rabb), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari." <QS.13:10>

"Katakanlah: "Sesungguhnya Rabb-ku mewahyukan kebenaran. Dia Maha Mengetahui segala yang gaib"." <QS.34:48>

"Sesungguhnya, bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi di bumi dan tidak (pula) di langit." <QS.3:5>

"Sesungguhnya Allah mengetahui, yang tersembunyi di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati." <QS.35:38>

"Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." <QS.49:18>

"Tidaklah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang gaib?." <QS.9:78>

"Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya, serta orang-orang Mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberikan-Nya kepada kamu apa yang kamu kerjakan"." <QS.9:105>

"Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: "Jadilah, lalu jadilah", dan di tangan-Nya-lah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang tampak. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui." <QS.6:73>

"Dan pada sisi Allah-lah, kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya, kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur, melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." <QS.6:59>

"Dan sesungguhnya, Rabb-mu benar-benar mengetahui, apa yang disembunyikan hati mereka dan apa yang mereka nyatakan." <QS.27:74>

"Tiada sesuatupun yang gaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." <QS.27:75>

"yaitu surga 'Adn yang telah dijanjikan oleh Yang Maha Pemurah, kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (surga itu) tidak tampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati." <QS.19:61>

"Ya Rabb-kami, sesungguhnya Engkau mengetahui, apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit." <QS.14:38>

"Dan kepunyaan Allah-lah, segala apa yang tersembunyi di langit dan di bumi. Tidak ada adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi). Sesungguhnya, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.16:77>

"Katakanlah: "Allah lebih mengetahui berapa lamanya mereka tinggal (di gua); kepunyaan-Nya-lah semua yang tersembunyi di langit dan di bumi. Alangkah terang penglihatan-Nya dan alangkah tajam pendengaran-Nya; tak ada seorang pelindungpun bagi mereka selain daripada-Nya; dan Dia tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya, dalam menetapkan keputusan"." <QS.18:26>

"Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami". Katakanlah: "Pasti datang, demi Rabb-ku yang mengetahui yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi dari-Nya seberat zarrahpun, yang ada di langit dan yang ada di bumi, dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)"," <QS.34:3>

"Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabb-mu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah)." <QS.69:18>

  ~

Mengenai hal-hal yang gaib lainnya, disebutkan:

"Dan mereka berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mu'jizat) dari Rabb-nya?". Maka katakanlah: "Sesungguhnya yang gaib itu kepunyaan Allah; sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang menunggu." <QS.10:20>

"Dan kepunyaan Allah-lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Rabb-mu tidak lalai, dari apa yang kamu kerjakan." <QS.11:123>

 

55)

>

Pemahaman atas sunatullah dan kemampuan memperkirakan

  ~

Mengenai segala proses kejadian di alam semesta yang bersifat pasti, amat teratur, dan telah ditentukan-Nya, disebutkan:

"…, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan"." <QS.2:36>

"…. Dan Allah menentukan, siapa yang dikehendaki-Nya (untuk diberi) rahmat-Nya; dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.2:105>

"…. Dan apa-apa yang kamu usahakan, dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. …." <QS.2:110>

"Allah menentukan rahmat-Nya, kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah mempunyai karunia yang besar." <QS.3:74>

"Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati, melainkan dengan ijin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. …." <QS.3:145>

"Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, setelah itu ditentukan ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ditentukan (untuk berbangkit) yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu)." <QS.6:2>

"Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan." <QS.6:60>

"Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah yang Maha Perkasa, lagi Maha Mengetahui." <QS.6:96>

"Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui." <QS.6:97>

"Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan"." <QS.7:24>

"Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya. Orang-orang itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh); …." <QS.7:37>

"Dan sesungguhnya, jika Kami undurkan azab dari mereka sampai kepada suatu waktu yang ditentukan, niscaya mereka akan berkata: "Apakah yang menghalanginya". Ingatlah, di waktu azab itu datang kepada mereka tidaklah dapat dipalingkan dari mereka dan mereka diliputi oleh azab yang dahulunya mereka selalu memperolok-olokkannya." <QS.11:8>

"Dan kami tiadalah mengundurkannya (kedatangan Hari Kiamat), melainkan sampai waktu yang tertentu." <QS.11:104>

"Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar, hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu menyakini pertemuan(mu) dengan Rabb-mu." <QS.13:2>

"Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan disisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh)." <QS.13:39>

"Berkata rasul-rasul mereka: "Apakah ada keragu-raguan terhadap Allah, Pencipta langit dan bumi Dia menyeru kamu untuk memberi ampunan kepadamu dari dosa-dosamu dan menangguhkan (siksaan)mu sampai masa yang ditentukan". …." <QS.14:10>

"Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang ditetapkan." <QS.15:4>

"Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya)." <QS.15:5>

"Jikalau Allah menghukum manusia, karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi, sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka, sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya." <QS.16:61>

"Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwasanya Allah yang menciptakan langit dan bumi, adalah (ber)kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka, dan telah menetapkan waktu yang tertentu bagi mereka, yang tidak ada keraguan padanya. Maka orang-orang zalim itu tidak menghendaki, kecuali kekafiran." <QS.17:99>

"Dan Rabb-mulah Yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka, karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegarkan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab), yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung darinya." <QS.18:58>

"Dan (penduduk) negeri itu telah Kami binasakan, ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka." <QS.18:59>

  ~

Mengenai pasti tunduknya segala sesuatu kepada Allah, atau semuanya pasti mengikuti aturan-Nya (sunatullah), disebutkan:

(lihat catatan 52: "Sunatullah yang bersifat mutlak dan memaksa", mengenai pasti tunduknya segala sesuatu di alam semesta kepada aturan-Nya (sunatullah))

 

56)

>

Tidak ada ilah selain Allah, dan kokohnya alam semesta

  ~

Mengenai kemustahilan adanya ilah-ilah selain Allah, disebutkan:

"Sekiranya ada di langit dan di bumi ilah-ilah selain Allah, tentulah keduanya (langit dan bumi) itu telah rusak (dan) binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy (kedudukan yang sangat tinggi dan mulia), daripada apa yang mereka sifatkan." <QS.21:22>

"Atau adakah mereka mempunyai ilah-ilah, yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami?, ilah-ilah itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri, dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu," <QS.21:43>

"Katakanlah: "Serulah mereka, yang kamu anggap (sebagai ilah) selain Allah, mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat zarrahpun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun, dalam (penciptaan) langit dan bumi dan sekali-kali tidak ada di antara mereka, yang menjadi pembantu bagi-Nya"." <QS.34:22>

"Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Ilah selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan." <QS.38:65>

"Rabb langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun"." <QS.38:66>

"Katakanlah: "Segala puji bagi Allah, dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang dipilih-Nya. Apakah Allah yang lebih baik, ataukah apa yang mereka persekutukan dengan Dia?"." <QS.27:59>

"Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya. Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran)." <QS.27:60>

"Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung (mengokohkan)nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut?. Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui." <QS.27:61>

"Atau siapakah yang memperkenankan (do'a) orang yang dalam kesulitan, apabila ia berdo'a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan, dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi?. Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Amat sedikitlah kamu mengingat!ingat(-Nya)." <QS.27:62>

"Atau siapakah yang memimpin kamu dalam kegelapan di daratan dan lautan, dan siapa (pula)kah yang mendatangkan angin sebagai khabar gembira, sebelum (kedatangan) rahmat-Nya (air hujan)?. Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Maha Tinggi Allah, terhadap apa yang mereka persekutukan (dengan-Nya)." <QS.27:63>

"Atau siapakah yang menciptakan (manusia dari permulaannya), kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa (pula) yang memberikan rejeki kepadamu dari langit dan bumi; Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu orang-orang yang benar"." <QS.27:64>

"Kemudian mereka (orang kafir) mengambil ilah-ilah selain Dia (untuk disembah), yang tidak menciptakan sesuatu apapun, bahkan mereka sendiripun diciptakan (oleh-Nya), dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya, dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu kemanfaatan, dan tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan." <QS.25:3>

  ~

Mengenai Allah mengokohkan segala hal di alam semesta (lahiriah dan batiniah), melalui sunatullah, disebutkan:

"dan Kami bangun di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh," <QS.78:12>

"Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya)." <QS.10:82>

"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." <QS.27:88>

"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh, supaya bumi ini (tidak) goncang bersama mereka (gunung-gunung itu), dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka (mudah) mendapat petunjuk, (jika akan menuju ke suatu negeri)." <QS.21:31>

"Dan Kami jadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah), yang terdapat padanya." <QS.21:32>

"Dan Dia menciptakan di bumi itu, gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya, dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuninya), dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya." <QS.41:10>

"Dan Kami hamparkan bumi itu, dan Kami letakkan padanya gunung-gunung yang kokoh, dan Kami tumbuhkan padanya, segala macam tanaman yang indah dipandang mata," <QS.50:7>

  ~

Mengenai Allah memelihara segala hal di alam semesta (lahiriah dan batiniah), melalui sunatullah, disebutkan:

"Musa menjawab: "Sesungguhnya kamu telah mengetahui, bahwa tiada yang menurunkan mu'jizat-mu'jizat itu, kecuali Rabb, yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata; dan sesungguhnya, aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa"." <QS.17:102>

"Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah, agar Kami dapat membedakan, siapa yang beriman, kepada adanya kehidupan akhirat, dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Rabb-mu Maha Memelihara segala sesuatu." <QS.34:21>

"(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Rabb-kamu; tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu." <QS.6:102>

"Maka jika mereka beriman, kepada apa yang kamu telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya, mereka berada dalam permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. Dan Dialah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.2:137>

"Allah tidak ada Ilah, melainkan Dia Yang Hidup kekal, lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya, apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa ijin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi, lagi Maha Besar." <QS.2:255>

"Dan kepunyaan Allah-lah, apa yang di langit dan apa yang di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara." <QS.4:132>

"…. Sesungguhnya, Allah Ilah Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara." <QS.4:171>

  ~

Mengenai pasti tunduknya segala sesuatu kepada Allah, atau semuanya pasti mengikuti aturan-Nya (sunatullah), disebutkan:

(lihat catatan 52: "Sunatullah yang bersifat mutlak dan memaksa", mengenai pasti tunduknya segala sesuatu di alam semesta kepada aturan-Nya (sunatullah))

 

57)

>

Proses sunatullah tergantung keadaan tiap zat ciptaan-Nya

  ~

Mengenai tindakan-Nya pasti sesuai keadaan tiap zat ciptaan-Nya (termasuk yang telah diusahakan oleh manusia), disebutkan:

"Kamu tidak berada dalam suatu keadaan, dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur'an, dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu, di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Rabb-mu, biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." <QS.10:61>

"…. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan, yang ada pada diri mereka sendiri. …." <QS.13:11>

"Sesungguhnya, Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang, (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya), sedang ia tidak menginginkannya, dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.2:173>

"Katakanlah: 'Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku (umat Muhammad), sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor, atau binatang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya, dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Rabb-mu Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang"." <QS.6:145>

"Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu, apa yang belum kau ketahui." <QS.2:239>

"Allah sekali-kali, tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman, dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (Mukmin). Dan …." <QS.3:179>

"Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang Mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya. Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran (dari perbandingan itu)?." <QS.11:24>

  ~

Mengenai hindari berbuat kesia-siaan, disebutkan:

"Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya." <QS.25:72>

"Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu, melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba; karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya, maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu, apabila hari kiamat telah datang." <QS.47:18>

"Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan, sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun (sebagai bukti) terhadap (suatu) kebenaran." <QS.53:28>

"Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya, dan apa yang ia usahakan." <QS.111:2>

"Kelak dia akan masuk, ke dalam api yang bergejolak." <QS.111:3>

"…. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." <QS.2:217>

"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mendustakan akan menemui akhirat, sia-sialah perbuatan mereka. Mereka tidak diberi balasan selain daripada apa yang telah mereka kerjakan." <QS.7:147>

"Tidaklah pantas, orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka mengakui, bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka itu kekal di dalam neraka." <QS.9:17>

"(keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin, adalah) seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta benda, dan anak-anaknya daripada kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah nikmati bagianmu, sebagaimana orang-orang yang sebelummu menikmati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil), sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu, amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi." <QS.9:69>

"Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya kami berikan kepada mereka, balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna, dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan." <QS.11:15>

"Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka, dan lenyaplah di akhirat itu, apa yang telah mereka usahakan di dunia, dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan." <QS.11:16>

"…. Dan do'a (ibadah) orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka." <QS.13:14>

"Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu, tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"." <QS.18:103>

"Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka, bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya." <QS.18:104>

"Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Rabb-mereka, dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka (ter)hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat." <QS.18:105>

"Demikian balasan (untuk) mereka itu (adalah) neraka jahanam, disebabkan kekafiran mereka, dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok." <QS.18:106>

 

58)

>

Segala kehendak dan tindakan-Nya, melalui sunatullah

  ~

Mengenai "tindakan" Allah Yang Maha Halus, disebutkan:

"Apakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau. Sesungguhnya, Allah Maha Halus, lagi Maha Mengetahui." <QS.22:63>

"Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya, dan makanlah sebagian dari rejeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan." <QS.67:15>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut, membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu, Dia hidupkan bumi, setelah mati (kering)-nya, dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." <QS.2:164>

  ~

Mengenai "tindakan" Allah Yang membuat kokoh segala sesuatu, disebutkan:

(lihat catatan 56: "Tidak ada ilah selain Allah, dan kokohnya alam semesta", mengenai Allah mengokohkan segala hal di alam semesta (lahiriah dan batiniah), melalui sunatullah)

  ~

Mengenai azab yang diatur dalam sunatullah, disebutkan:

Azab yang diatur dalam aturan-Nya (sunatullah)

"Dan demikianlah, telah pasti berlaku ketetapan azab Rabb-mu, terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya, mereka adalah penghuni neraka." <QS.40:6>

"Tiada sesuatu bencanapun yang menimpa di bumi, dan (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh), sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." <QS.57:22>

"Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya, sebelum hari kiamat, atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras (di hari kiamat). Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh)." <QS.17:58>

"Dan (penduduk) negeri itu telah Kami binasakan, ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka." <QS.18:59>

"Dan mereka (orang kafir) meminta kepadamu (Muhammad), supaya segera diturunkan azab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar telah datang azab kepada mereka, dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya." <QS.29:53>

"Mereka meminta kepadamu, supaya segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya, (neraka) jahanam benar-benar meliputi orang-orang yang kafir," <QS.29:54>

"pada hari (kiamat) mereka ditutup oleh azab, dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka, dan Allah berkata (kepada mereka): "Rasakanlah (pembalasan dari) apa yang telah kamu kerjakan"." <QS.29:55>

Azab di dunia dan di akhirat

"Sungguh, jika Kami mewafatkan kamu (orang beriman, sebelum kamu mencapai kemenangan), maka sesungguhnya Kami akan menyiksa mereka (orang kafir, di akhirat)." <QS.43:41>

"Atau Kami memperlihatkan kepadamu, (azab) yang telah Kami (Allah) ancamkan kepada mereka. Maka sesungguhnya Kami berkuasa atas mereka." <QS.43:42>

"Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi, sehingga mereka dapat memperhatikan, bagaimana kesudahan, orang-orang yang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka, dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu." <QS.47:10>

Azab timbul dari berbagai perbuatan dosa yang melampaui batas

"Demikianlah, Kami memberi balasan kepada mereka, karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir." <QS.34:17>

"Dan begitulah azab Rabb-mu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih, lagi keras." <QS.11:102>

"Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk)." <QS.11:103>

"Mereka itulah orang-orang (kafir) yang telah pasti (azab) atas mereka, bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum mereka, dari jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi." <QS.46:18>

"Dan bagi masing-masing mereka (jin dan manusia, akan memperoleh) derajat, menurut apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan bagi mereka, (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka, sedang mereka tiada dirugikan." <QS.46:19>

"Dan (ingatlah) hari (kiamat, ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka, (kepada mereka dikatakan): "Kamu telah menghabiskan rejekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja), dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan, karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi, tanpa hak dan kamu telah fasik"." <QS.46:20>

  ~

Mengenai mu'jizat yang diatur dalam sunatullah, atau mengikuti perkembangan jaman, disebutkan:

Mu'jizat yang diatur dalam aturan-Nya (sunatullah)

"Dan tidaklah Kami perlihatkan kepada mereka sesuatu mu'jizat, kecuali mu'jizat itu lebih besar dari mu'jizat-mu'jizat yang sebelumnya. Dan Kami timpakan kepada mereka azab, supaya mereka kembali (ke jalan yang benar)." <QS.43:48>

"Dan mereka (orang-orang musyrik Mekah) berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu mu'jizat dari Rabb-nya": Katakanlah: "Sesungguhnya Allah kuasa menurunkan suatu mu'jizat, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui"." <QS.6:37>

"Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh, jika datang kepada mereka sesuatu mu'jizat, pastilah mereka beriman kepada-Nya. Katakanlah: "Sesungguhnya mu'jizat-mu'jizat itu hanya berada di sisi Allah". Dan apakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa apabila mu'jizat datang, mereka (tetap) tidak akan beriman." <QS.6:109>

"Dan sesungguhnya, Kami telah mengutus Musa dengan tanda-tanda (kekuasaan) Kami dan mu'jizat yang nyata," <QS.11:96>

"Dan sesungguhnya, Kami telah memberikan kepada Musa, sembilan buah mu'jizat yang nyata, maka tanyakanlah (hal itu) kepada Bani Israil; tatkala Musa datang kepada mereka, lalu Fir'aun berkata kepadanya: "Sesungguhnya aku sangka kamu, hai Musa, seorang yang kena sihir"." <QS.17:101>

"Musa menjawab: "Sesungguhnya kamu telah mengetahui, bahwa tiada yang menurunkan mu'jizat-mu'jizat itu, kecuali Rabb, yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang nyata; dan sesungguhnya, aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa"." <QS.17:102>

"Dan sesungguhnya, telah Kami utus beberapa orang rasul, sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu, dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang rasul membawa suatu mu'jizat, melainkan dengan seijin Allah; maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. Dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil." <QS.40:78>

Mu'jizat sebagai pengetahuan yang luar biasa pada para nabi-Nya

"Dan sesungguhnya, Kami telah mendatangkan Al-Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) setelah itu, dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mu'jizat) kepada 'Isa putera Maryam, dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (kebenaran), yang tidak sesuai dengan keinginanmu, lalu kamu menyombong?; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan, dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh." <QS.2:87>

"Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu, membawa bukti-bukti kebenaran (mu'jizat), kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan), setelah (kepergian)nya, dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim." <QS.2:92>

"Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya, aku (Isa) telah datang kepadamu, dengan membawa suatu tanda (mu'jizat) dari Rabb-mu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seijin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta, sejak dari lahirnya, dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati, dengan seijin Allah; dan aku khabarkan kepadamu, apa yang kamu makan, dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya, pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman"." <QS.3:49>

"Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mu'jizat) dari Rabb-mu. Karena itu bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku." <QS.3:50>

"Sesungguhnya, Allah, Rabb-ku dan Rabb-mu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus"." <QS.3:51>

"Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun, telah didustakan (pula), mereka membawa mu'jizat-mu'jizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna." <QS.3:184>

"Bahkan mereka (orang kafir) berkata (pula): "(Al-Qur'an itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, malah diada-adakannya, bahkan ia (Muhammad) sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita suatu mu'jizat, sebagaimana rasul-rasul yang telah lalu diutus"." <QS.21:5>

"Tidak ada (penduduk) suatu negeripun yang beriman, yang Kami telah membinasakannya, sebelum mereka; maka apakah mereka akan beriman?." <QS.21:6>

"Kami tiada mengutus rasul-rasul, sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki, yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah (kisah-kisah mereka) olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui." <QS.21:7>

"Maka tatkala mu'jizat-mu'jizat Kami yang jelas itu sampai kepada mereka (Fir'aun dan kaumnya), berkatalah mereka: "Ini adalah sihir yang nyata"." <QS.27:13>

"Dan mereka mengingkarinya, karena kezaliman dan kesombongan, padahal hati mereka menyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan." <QS.27:14>

"Maka tatkala mu'jizat-mu'jizat Kami yang jelas itu sampai kepada mereka, berkatalah mereka: "Ini adalah sihir yang nyata"." <QS.27:13>

"Dan mereka mengingkarinya, karena kezaliman dan kesombongan, padahal hati mereka menyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan." <QS.27:14>

"Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka, (juga) telah mendustakan (rasul-rasul-Nya); kepada mereka telah datang rasul-rasul-Nya, dengan membawa mu'jizat yang nyata, zabur, dan kitab yang memberikan penjelasan yang sempurna." <QS.35:25>

"Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah), ketika Kami mengutusnya kepada Fir'aun, dengan membawa mu'jizat yang nyata." <QS.51:38>

 

59)

>

Proses berusaha lebih penting, daripada hasilnya

  ~

Mengenai keadaan dan kemampuan setiap manusia yang berbeda-beda, disebutkan:

"Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat, menurut keadaannya masing-masing". Maka Rabb-mu lebih mengetahui, siapa yang lebih benar jalannya." <QS.17:84>

"Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia, disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi, suatu makhluk yang melatapun, akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat, (keadaan) hamba-hamba-Nya." <QS.35:45>

"Tidak ada kewajiban membayar (mahar) atas kamu, jika kamu menceraikan istri-istrimu, sebelum kamu bercampur dengan mereka, dan sebelum kamu menentukan maharnya. Dan hendaklah kamu berikan suatu mut'ah (pemberian) kepada mereka. Orang yang mampu menurut kemampuannya, dan orang yang miskin menurut kemampuannya (pula), yaitu pemberian, menurut yang patut. Yang demikian itu merupakan ketentuan, bagi orang-orang yang berbuat kebaikan." <QS.2:236>

"Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Rabb-mu tidak lengah, dari apa yang mereka kerjakan." <QS.6:132>

"Dan Rabb-mu Maha Kaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu, dengan siapa yang dikehendaki-Nya, setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu, dari keturunan orang-orang-lain." <QS.6:133>

"Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti datang, dan kamu sekali-kali tidak sanggup menolaknya." <QS.6:134>

"Katakanlah: "Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini. Sesungguhnya, orang-orang yang zalim itu tidak akan mendapatkan keberuntungan." <QS.6:135>

"Dan (Syu'aib berkata): "Hai kaumku, berbuatlah menurut kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakannya, dan siapa yang berdusta. Dan tunggulah azab (Rabb), sesungguhnya akupun menunggu bersama kamu"." <QS.11:93>

"Dan katakanlah kepada orang-orang yang tidak beriman: "Berbuatlah menurut kemampuanmu; sesungguhnya Kami-pun berbuat (pula)"." <QS.11:121>

"Dan tunggulah (akibat perbuatanmu); sesungguhnya Kami-pun menunggu (pula)"." <QS.11:122>

"Dan kepunyaan Allah-lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Rabb-mu tidak lalai, dari apa yang kamu kerjakan." <QS.11:123>

"Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah, menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rejekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang, melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan, setelah kesempitan." <QS.65:7>

  ~

Mengenai kemampuan manusia yang sangat terbatas, disebutkan:

"…. Mereka tidak menguasai sesuatupun, dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir itu." <QS.2:264>

"Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya, bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran)." <QS.4:27>

"Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah." <QS.4:28>

"Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu), setelah keadaan lemah itu, menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) itu setelah kuat itu, lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui, lagi Maha Kuasa." <QS.30:54>

"…. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertaubat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakan kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih." <QS.9:3>

"Katakanlah: "Barangsiapa yang berada di dalam kesesatan, maka biarlah Rabb-nya yang Maha Pemurah, memperpanjang tempo baginya, (sebelum menerima azab), sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepadanya, baik siksa maupun kiamat, maka mereka akan mengetahui, siapa yang lebih jelek kedudukannya, dan lebih lemah penolong-penolongnya"." <QS.19:75>

"Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah, sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka (ilah-ilah selain Allah) bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah, dan amat lemah (pulalah) yang disembah." <QS.22:73>

"Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat, lagi Maha Perkasa." <QS.22:74>

"Janganlah kamu kira, bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini, sedang tempat tinggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu." <QS.24:57>

"Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah, ialah rumah laba-laba, kalau mereka mengetahui." <QS.29:41>

"Dan apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu melihat bagaimana kesudahan, orang-orang yang sebelum mereka, sedangkan orang-orang itu adalah lebih besar kekuatannya dari mereka. Dan tiada sesuatupun yang dapat melemahkan Allah, baik di langit maupun di bumi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Kuasa." <QS.35:44>

"…. Barangsiapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatupun (hukuman) dari Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar." <QS.5:41>

"Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun. Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang." <QS.7:191>

"Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan." <QS.7:192>

"Dan jika kamu (hai orang-orang musyrik) menyerunya (berhala) untuk memberi petunjuk kepadamu, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruanmu; sama saja (hasilnya) buat kamu menyeru mereka ataupun kamu berdiam diri." <QS.7:193>

"Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu seru selain Allah itu adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka serulah berhala-berhala itu, lalu biarkanlah mereka memperkenankan permintaanmu, jika kamu memang orang-orang yang benar." <QS.7:194>

"(yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat." <QS.11:19>

"Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipat-gandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya)." <QS.11:20>

"Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan." <QS.11:21>

"Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi." <QS.11:22>

"Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya. Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran)." <QS.27:60>

"Sesungguhnya, apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu, tidak mampu memberikan rejeki kepadamu; maka mintalah rejeki itu di sisi Allah, dan sembahlah Dia dan bersyukurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan." <QS.29:17>

"Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya), niscaya dia mengambil jalan kepada Rabb-nya." <QS.76:29>

"Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.76:30>

"Dia memasukkan, siapa yang dikehendaki-Nya, ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih." <QS.76:31>

 

60)

>

Setiap amal-perbuatan akan dihisab-Nya

  ~

Mengenai nilai amal-perbuatan (baik dan buruk) yang sekecil apapun, disebutkan:

Diperumpamakan dengan biji zarrah

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." <QS.99:7>

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." <QS.99:8>

"Sesungguhnya, Allah tidak menganiaya seseorang, walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebaikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat-gandakan, dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar." <QS.4:40>

"Kamu tidak berada dalam suatu keadaan, dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur'an, dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu, di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Rabb-mu, biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." <QS.10:61>

"Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami". Katakanlah: "Pasti datang, demi Rabb-ku yang mengetahui yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi dari-Nya seberat zarrahpun, yang ada di langit dan yang ada di bumi, dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)"," <QS.34:3>

"supaya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal yang shaleh. Mereka itu adalah orang-orang yang baginya ampunan dan rejeki yang mulia." <QS.34:4>

Diperumpamakan dengan biji sawi

"Kami akan memasang timbangan yang tepat (sangat adil) pada hari kiamat, maka tidaklah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (anak timbangan amalan itu) hanya seberat biji sawipun, pasti Kami mendatangkannya. Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan." <QS.21:47>

"(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu amalan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya). Sesungguhnya, Allah Maha Halus, lagi Maha Mengetahui." <QS.31:16>

  ~

Mengenai pengaruh setiap amal-perbuatan, disebutkan:

"Dan Allah akan menambah petunjuk, kepada mereka yang telah mendapat petunjuk. Dan amal-amal shaleh yang kekal itu, lebih baik pahalanya di sisi Rabb-mu dan lebih baik kesudahannya." <QS.19:76>

"Dan orang-orang yang beriman, serta beramal shaleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal (tinggal) di dalamnya." <QS.2:82>

"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal shaleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga, dan mereka tidak dianiaya, walau sedikitpun." <QS.4:124>

"Allah telah menjanjikan kepada orang yang beriman dan beramal shaleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar." <QS.5:9>

"Bagi mereka (disediakan) Darussalam (surga) pada sisi Rabb-nya dan Dia-lah Pelindung mereka disebabkan amal-amal shaleh yang selalu mereka kerjakan." <QS.6:127>

"…'. Dan siapa yang mengerjakan kebaikan, akan Kami tambahkan baginya kebaikan, pada kebaikannya itu. …i." <QS.42:23>

"Tetapi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya." <QS.84:25> dan <QS.95:6>

"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit," <QS.14:24>

"pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seijin Rabb-nya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia, supaya mereka selalu ingat." <QS.14:25>

"Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun." <QS.14:26>

 

61)

>

Tentang sikap-sikap mulia sabar, ikhlas, tawakal dan syukur

  ~

Mengenai sikap sabar, disebutkan:

"… . Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan (kesulitan), penderitaan dan peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar, dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa." <QS.2:177>

"… . Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah, yang dicukupkan-Nya pahala-Nya tanpa batas." <QS.39:10>

"Sesungguhnya Aku memberi balasan (yang baik) kepada mereka di hari ini (Hari Kiamat), karena kesabaran mereka. Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang." <QS.23:111>

"Mereka itulah orang yang dibalasi-Nya, dengan mar-tabat yang tinggi (di dalam surga), karena kesabaran mereka, dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat (dari para malaikat) di dalamnya," <QS.25:75>

  ~

Mengenai sikap ikhlas, disebutkan:

"Dan siapakah yang lebih baik agamanya, daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan berbagai kebaikan, dan …." <QS.4:125>

"dan (aku telah diperintahkan-Nya): 'Hadapkanlah mu-kamu kepada agama-Nya dengan tulus dan ikhlas, dan …." <QS.10:105>

"… . Dan (katakanlah): 'Luruskan mukamu di setiap sholat dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. …'." <QS.7:29>

"Kecuali orang-orang yang bertaubat dan mengadakan perbaikan, dan berpegang teguh pada (agama) Allah, dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka, karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman, dan …." <QS.4:146>

  ~

Mengenai sikap tawakal, disebutkan:

"Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya (bertawakal) kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada-Nya-lah kesudahan segala urusan." <QS.31:22>

"Dan kepunyaan-Nya-lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Rabb-mu tidak lalai, dari apa yang kamu kerjakan." <QS.11:123>

"…. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah. Kepada-Nya-lah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri'." <QS.12:67>

"Dan memberinya rejeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusannya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." <QS.65:3>

  ~

Mengenai sikap syukur, disebutkan:

"Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa, (balasan atas) apa yang telah dikerjakannya, dan Dia lebih mengetahui, apa yang mereka kerjakan." <QS.39:70>

"…. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui (segala sesuatunya)." <QS.2:216>

"…. Dan apa yang di sisi-Nya adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti." <QS.3:198>

"Dan Dia-lah Yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati (indera batiniah). (Namun) amatlah sedikit (dari) kamu, yang mau bersyukur." <QS.23:78>

"Dan sesungguhnya, Rabb-mu benar-benar mempunyai karunia yang besar bagi manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukurinya." <QS.27:73>

"Dan (ingatlah juga), tatkala Rabb-mu memaklumkan: 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'." <QS.14:7>

"Sesungguhnya, apa yang kamu sembah selain Allah itu adalah berhala, dan kamu membuat dusta. Sesungguhnya yang kamu sembah selain Allah itu, tidak mampu memberikan rejeki kepadamu. Maka mintalah rejeki itu di sisi-Nya, dan sembahlah Dia dan bersyu-kurlah kepada-Nya. Hanya kepada-Nya kamu akan dikembalikan." <QS.29:17>

 

62)

>

Keadaan manusia pada saat kembali ke hadapan 'Arsy-Nya

  ~

Mengenai keadaan manusia pada saat dua macam kembali ke hadapan 'Arsy-Nya, disebutkan:

(lihat catatan 49: "Dua macam "kembali" kepada Allah", mengenai pengaruh perbedaan pada dua macam "kembali" kepada Allah)

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s