Lampiran E.48-53

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

48)

>

Penyaksian atas kebenaran-Nya di dunia dan di Hari Kiamat

  ~

Mengenai terbukanya segala rahasia bagi dan oleh Allah, disebutkan:

Terbukanya segala rahasia bagi Allah

"Katakanlah: "Al-Qur'an itu diturunkan (Allah) Yang mengetahui segala rahasia di langit dan bumi. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang"." <QS.25:6>

"Dia mengetahui, apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan mengetahui, apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati." <QS.64:4>

"Dan Dialah Allah (Yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui, apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan, dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan." <QS.6:3>

"…, Allah berfirman: "Bukankah telah Kukatakan kepadamu (para malaikat), bahwa sesungguhnya, Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan mengetahui, apa yang kamu lahirkan, dan apa yang kamu sembunyikan"," <QS.2:33>

"Dan Allah mengetahui, apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan." <QS.16:19>

"Tidak diragukan lagi, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui, apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong." <QS.16:23>

"Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia yang telah tersembunyi." <QS.20:7>

"Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui, apa yang mereka rahasiakan, dan apa yang mereka nyatakan." <QS.36:76>

"Apakah mereka mengira, bahwa Kami tidak mendengar rahasia, dan bisikan-bisikan mereka?. Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka." <QS.43:80>

"Tidaklah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang gaib." <QS.9:78>

"Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan, dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan." <QS.21:110>

"mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak (dapat) bersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia, yang Allah tidak redhai. Dan adalah Allah Maha Meliputi (ilmu-Nya), terhadap apa yang mereka kerjakan." <QS.4:108>

"Yang mengetahui semua yang gaib dan yang tampak; Yang Maha Besar, lagi Maha Tinggi." <QS.13:9>

"Sama saja (bagi Rabb), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari." <QS.13:10>

Dibukakan-Nya segala rahasia di Hari Kiamat

"Pada hari (kiamat) ditampakkan segala rahasia," <QS.86:9>

"Pada hari (kiamat, ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya," <QS.79:35>

"dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat." <QS.79:36>

"Pada hari (kiamat) itu manusia keluar dari kuburnya, dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka." <QS.99:6>

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." <QS.99:7>

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." <QS.99:8>

"(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa, tidak akan memikul dosa orang-lain," <QS.53:38>

"dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh, selain apa yang telah diusahakannya," <QS.53:39>

"dan bahwasanya usahanya itu, kelak akan diperlihatkan (nilai amalannya)." <QS.53:40>

"Kemudian akan diberi balasan kepadanya, dengan balasan yang paling sempurna (sangat adil sesuai dengan semua nilai amal-perbuatannya)," <QS.53:41>

"dan bahwasanya kepada Rabb-mulah kesudahan (atau kembali segala sesuatu)," <QS.53:42>

(lihat catatan 60: "Setiap amal-perbuatan akan dihisab-Nya")

  ~

Mengenai kesaksian oleh Allah, disebutkan:

"Katakanlah: "Allah mempunyai hujjah yang jelas, lagi kuat; maka jika Dia menghendaki, pasti Dia memberi petunjuk kepada kamu semuanya"." <QS.6:149>

"Berkatalah orang-orang kafir: "Kamu bukan seorang yang dijadikan Rasul". Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan kamu dan antara orang yang mempunyai ilmu Al-Kitab"." <QS.13:43>

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya (Muhammad) dengan membawa petunjuk dan agama yang hak (Islam) agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi." <QS.48:28>

"Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebagian dari (siksa) yang Kami ancamkan kepada mereka, (tentulah kamu akan melihatnya) atau (jika) Kami wafatkan kamu (sebelum itu), maka kepada Kami jualah mereka kembali, dan Allah menjadi saksi atas apa yang mereka kerjakan." <QS.10:46>

"Bahkan mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al-Qur'an)", Katakanlah: "Jika aku mengada-adakannya, maka kamu tiada mempunyai kuasa sedikitpun, (untuk) mempertahankan aku dari (azab) Allah itu. Dia lebih mengetahui apa-apa yang kamu percakapkan, tentang Al-Qur'an itu. Cukuplah Dia menjadi saksi antaraku dan antaramu, dan Dia-lah Yang Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang"." <QS.46:8>

"Kamu tidak berada dalam suatu keadaan, dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur'an, dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu, di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Rabb-mu, biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." <QS.10:61>

"Katakanlah: "Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan antaramu (mengenai urusan kita). Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang-orang yang percaya kepada yang batil, dan ingkar kepada Allah, mereka itulah orang-orang yang merugi." <QS.29:52>

"Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi." <QS.4:79>

"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran), karena Allah menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." <QS.5:8>

"Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?". Katakanlah: "Allah. Dia menjadi saksi antara aku dan kamu". Dan Al-Qur'an ini diwahyukan kepadaku, supaya dengannya aku memberi peringatan kepadamu, dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur'an (kepadanya). "Apakah sesungguhnya kamu mengakui, bahwa ada ilah-ilah yang lain disamping Allah?". Katakanlah: "Aku tidak mengakui". Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Ilah Yang Maha Esa dan sesungguhnya, aku berlepas diri, dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)"." <QS.6:19>

  ~

Mengenai kesaksian oleh para malaikat, disebutkan:

"(Mereka tidak mau mengakui yang diturunkan kepadamu itu), tetapi Allah mengakui Al-Qur'an yang diturunkan-Nya kepadamu. Allah menurunkannya dengan ilmu-Nya; dan malaikat-malaikat pun menjadi saksi (pula). Cukuplah Allah yang mengakuinya." <QS.4:166>

"Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah. Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb-mereka, dan para saksi (para malaikat) akan berkata: "Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Rabb-mereka". Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim." <QS.11:18>

"Tahukah kamu apakah 'Illiyyin itu?." <QS.83:19>

"(yaitu) kitab yang bertulis (kitab catatan amal orang-orang sholeh)," <QS.83:20>

"yang disaksikan oleh malaikat-malaikat, yang didekatkan (dimuliakan oleh Allah)." <QS.83:21>

"Sesungguhnya orang-orang yang berbakti (sholeh) itu, benar-benar dalam kenikmatan yang besar (surga)," <QS.83:22>

  ~

Mengenai kesaksian oleh ruh manusia, disebutkan:

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Rabb-mu". Mereka menjawab: "Betul (Engkau Rabb-kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu), agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Rabb)"." <QS.7:172>

"atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Ilah, sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan, yang (datang) setelah mereka. Maka apakah Engkau membinasakan kami, karena perbuatan orang-orang yang yang sesat dahulu"." <QS.7:173>

  ~

Mengenai kesaksian oleh para nabi-Nya, disebutkan:

"Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk jadi saksi, dan pembawa khabar gembira dan pemberi peringatan," <QS.33:45>

"Sesungguhnya, Kami mengutus kamu (Muhammad) sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan," <QS.48:8>

"Katakanlah: "Cukuplah aku (Muhammad) menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian. Sesungguhnya Dia adalah Maha mengetahui, lagi Maha melihat akan hamba-hamba-Nya"." <QS.17:96>

"Dan (di Hari Kiamat) Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), lalu Kami berkata: 'tunjukkanlah bukti kebenaranmu', maka tahulah mereka, bahwasanya yang hak (benar) itu kepunyaan-Nya, dan lenyaplah dari mereka, apa yang dahulunya mereka ada-adakan." <QS.28:75>

"Dan (ingatlah) akan hari (kiamat, ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diijinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri) dan tidak (pula) mereka dibolehkan meminta maaf." <QS.16:84>

"(Dan ingatlah) akan hari (ketika) kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi (rasul) atas (perbuatan) mereka, dari (kalangan) mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an), untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk, serta rahmat, bagi orang-orang yang berserah diri." <QS.16:89>

"Apakah (orang-orang kafir itu sama dengan) orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al-Qur'an) dari Rabb-nya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah, dan …." <QS.11:17>

"Maka bagaimanakah (halnya orang-orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat, dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)." <QS.4:41>

"Kami (Kaum 'Aad) tidak mengatakan melainkan, bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu". Huud menjawab: "Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah, dan saksikanlah olehmu sekalian, bahwa sesungguhnya aku berlepas diri, dari apa yang kamu persekutukan," <QS.11:54>

"Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah), seorang Rasul (Muhammad) yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir'aun (Musa)." <QS.73:15>

  ~

Mengenai kesaksian oleh orang-orang beriman, disebutkan:

"dan (demi) hari yang dijanjikan (hari kiamat)," <QS.85:2>

"dan (segala sesuatu) yang menyaksikan (segala kebenaran-Nya), dan (manusia) yang disaksikan (diadili atau diputuskan setiap amal-perbuatannya)." <QS.85:3>

"Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami, dan orang-orang yang beriman pada kehidupan dunia, dan pada hari (kiamat, saat) berdirinya saksi-saksi," <QS.40:51>

"…, supaya Rasul (Muhammad) itu menjadi saksi atas dirimu, dan supaya kamu semua menjadi saksi atau segenap manusia, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong." <QS.22:78>

"Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang yang Shiddiqin dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Rabb-mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka." <QS.57:19>

"Dan terang-benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Rabb-nya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing); dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi, dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan." <QS.39:69>

"Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan, agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia, dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan …." <QS.2:143>

"Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya." <QS.70:32>

"Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya (atas kebenaran-Nya)." <QS.70:33>

"Dan orang-orang yang memelihara shalatnya." <QS.70:34>

"Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar-balikkan (kata-kata), atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya, Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan." <QS.4:135>

"Dan apabila mereka (para ahli kitab) mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (dalam Al-Qur'an), yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri). Seraya berkata: 'Ya Rabb-kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur'an)." <QS.5:83>

  ~

Mengenai kesaksian oleh anggota tubuh manusia, disebutkan:

"pada hari (kiamat, ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka, terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." <QS.24:24>

"Pada hari (kiamat) ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka, dan memberi kesaksian kaki mereka, terhadap apa yang dahulu mereka usahakan." <QS.36:65>

"Pada hari (kiamat) itu diberitakan kepada manusia, apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya." <QS.75:13>

"Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri (oleh anggota tubuhnya)," <QS.75:14>

"meskipun dia (mulutnya) mengemukakan alasan-alasan (sebalik)nya." <QS.75:15>

"Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka, tentang apa yang telah mereka kerjakan." <QS.41:20>

"Dan mereka berkata kepada kulit mereka: "Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?". Kulit mereka menjawab: "Allah yang telah menjadikan segala sesuatu pandai berkata, telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama, dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan"." <QS.41:21>

"Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi, dari persaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu, bahkan kamu mengira, bahwa Allah tidak mengetahui, kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan." <QS.41:22>

  ~

Mengenai kesaksian atas perbuatan manusia sehari-hari (dalam janji, sumpah, pengadilan, dsb), disebutkan:

"Bahwasanya, orang-orang yang berjanji setia kepada kamu (Muhammad), sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa yang melanggar janjinya, niscaya (hukuman-Nya) akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri, dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Allah akan memberinya pahala yang besar." <QS.48:10>

"Dia (Musa) berkata: "Inilah (perjanjian) antara aku dan kamu (Syu'aib). Mana saja dari kedua waktu yang ditentukan itu aku sempurnakan, maka tidak ada tuntutan tambahan atas diriku (lagi). Dan Allah adalah saksi atas apa yang kita ucapkan"." <QS.28:28>

"Yusuf berkata: "Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya)", dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya: "Jika baju gamisnya koyak di muka, maka wanita itu benar, dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusta." <QS.12:26>

"Yakub berkata: "Aku sekali-kali tidak akan melepaskannya (pergi) bersama-sama kamu, sebelum kamu memberikan kepadaku janji yang teguh atas nama Allah (bersumpah), bahwa kamu pasti akan membawanya kepadaku kembali, kecuali jika kamu dikepung musuh". Tatkala mereka memberikan janji mereka, maka Yakub berkata: "Allah adalah saksi terhadap apa yang kita ucapkan (ini)"." <QS.12:66>

"Dan tepatilah perjanjian dengan Allah, apabila kamu berjanji, dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah(mu) itu, setelah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah-sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat." <QS.16:91>

"Dirikanlah shalat, dari setelah matahari tergelincir sampai gelap malam, dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." <QS.17:78>

  ~

Mengenai kesaksian oleh ilah-ilah selain Allah (termasuk Nabi Isa as), atas penyembahan mereka oleh orang-orang kafir, disebutkan:

kesaksian oleh Nabi Isa as

"Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka." <QS.4:159>

"Aku (Isa) tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: "Sembahlah Allah, Rabb-ku dan Rabb-mu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu." <QS.5:117>

kesaksian oleh ilah-ilah selain Allah lainnya

"…. Pada hari (kiamat, Rabb) memanggil mereka: "Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu". Mereka (ilah-ilah itu) menjawab: "Kami nyatakan kepada Engkau, bahwa tidak ada seorangpun di antara kami, yang memberi kesaksian (bahwa Engkau mempunyai sekutu)"." <QS.41:47>

"(Ingatlah) suatu hari (kiamat, ketika itu) Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan (Rabb): "Tetaplah kamu dan sekutu-sekutumu itu di tempat-tempatmu itu". Lalu Kami pisahkan mereka, dan berkatalah sekutu-sekutu mereka: "Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami." <QS.10:28>

"Dan cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dan kamu, bahwa kami tidak tahu-menahu tentang penyembahan kamu (kepada kami)"." <QS.10:29>

  ~

Mengenai kesaksian palsu oleh orang-orang kafir, disebutkan:

"…. Mereka sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak k menghendaki selain kebaikan". Dan Allah menjadi saksi, bahwa sesungguhnya mereka itu adalah pendusta (dalam sumpahnya)." <QS.9:107>

"Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras." <QS.2:204>

"Dan apabila ia berpaling (dari mukamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanaman-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan." <QS.2:205>

"Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini?. Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri". Kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri. Bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir." <QS.6:130>

"Katakanlah: "Bawalah ke mari saksi-saksi kamu yang dapat mempersaksikan bahwasanya Allah telah mengharamkan (makanan yang kamu) haramkan ini". Jika mereka mempersaksikan, maka janganlah kamu ikut (pula) menjadi saksi bersama mereka; dan janganlah kamu mengikuti hawa hafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sedang mereka mempersekutukan Rabb-mereka." <QS.6:150>

"Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina), dan mereka tidak mendatangkan empat orang-orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik," <QS.24:4>

"Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat, yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah, sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu?. Kelak akan dituliskan persaksian mereka, dan mereka akan dimintai pertanggung-jawaban." <QS.43:19>

"Dan mereka berkata: "Jikalau Allah Yang Maha Pemurah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)". Mereka tidak mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga belaka." <QS.43:20>

"Atau adakah Kami memberikan sebuah kitab kepada mereka, sebelum Al-Qur'an, lalu mereka berpegang dengan kitab itu (yang anjurkan penyembahan kepada malaikat atau jin)?." <QS.43:21>

"Bahkan mereka berkata: "Sesungguhnya, kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya, kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka"." <QS.43:22>

 

49)

>

Dua macam "kembali" kepada Allah

  ~

Mengenai "kembali" kepada Allah di dunia, dengan mengikuti jalan-Nya yang lurus, untuk bisa dekat ke 'Arsy-Nya (seperti: peristiwa 'Isra mi'raj), disebutkan:

"Dan demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu, agar mereka kembali (kepada kebenaran)." <QS.7:174>

"Mereka tuli, bisu, dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar)," <QS.2:18>

"Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang shaleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)." <QS.7:168>

"Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun, lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah." <QS.11:75>

"Syu'aib berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Rabb-ku, dan dianugerahi-Nya aku dari-Nya rejeki yang baik (patutkah aku menyalahi perintahnya). Dan aku tidak berkehendak mengerjakan, apa yang aku larang kamu darinya. Aku tidak bermaksud, kecuali (mendatangkan) perbaikan, selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku, melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali." <QS.11:88>

"Dan kepunyaan Allah-lah apa yang gaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Rabb-mu tidak lalai, dari apa yang kamu kerjakan." <QS.11:123>

"dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertaqwalah kepada-Nya, serta dirikanlah shalat, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah," <QS.30:31>

"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut, (yang) disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." <QS.30:41>

"Dan sesungguhnya, Kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia), sebelum azab yang lebih besar (di akhirat); mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar)." <QS.32:21>

"Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi, yang ada di hadapan dan di belakang mereka. Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi, atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Rabb), bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya)." <QS.34:9>

"Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Rabb-nya, dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Dia memberikan nikmat-Nya kepadanya, lupalah dia akan kemudharatan, yang dia pernah berdo'a (kepada Allah), untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka"." <QS.39:8>

"Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku, yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dalam mencari rahmat Allah, dan) janganlah kamu terputus-asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.39:53>

"Dan kembalilah kamu kepada Rabb-mu, dan berserah dirilah (tawakal) kepada-Nya, sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)." <QS.39:54>

"Dan ikutilah sebaik-baik(nya), apa yang telah diturunkan kepadamu dari Rabb-mu, sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya," <QS.39:55>

"supaya jangan ada orang yang mengatakan: "Amat besar penyesalanku, atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah)," <QS.39:56>

"atau supaya jangan ada yang berkata: "Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku, tentulah aku termasuk orang-orang yang bertaqwa"." <QS.39:57>

"Atau supaya jangan ada yang berkata, ketika ia melihat azab: "Kalau sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), niscaya aku akan termasuk orang-orang yang berbuat baik"." <QS.39:58>

"(Bukan demikian) sebenarnya telah datang ketetapan-ketetapan-Ku kepadamu, lalu kamu mendustakannya, dan kamu menyombongkan diri, dan kamu adalah termasuk orang-orang yang kafir"." <QS.39:5>

"Yang mengampuni dosa, dan menerima taubat, lagi keras hukuman-Nya; Yang mempunyai karunia. Tiada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya kepada-Nya-lah kembali (segala urusan)." <QS.40:3>

"Dia-lah yang memperlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Nya, dan menurunkan rejeki dari langit. Dan tiadalah mendapat pelajaran, kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah)." <QS.40:13>

  ~

Mengenai "kembali" kepada Allah di Hari Kiamat, karena dikumpulkan-Nya ruh-ruh manusia, disebutkan:

"Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." <QS.2:28>

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya, yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'," <QS.2:45>

"(yaitu) orang-orang yang menyakini, bahwa mereka akan menemui Rabb-nya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya." <QS.2:46>

"Tiada yang mereka nanti-nantikan (pada hari Kiamat), melainkan datangnya (siksa) Allah, dalam naungan awan dan malaikat, dan diputuskanlah perkaranya. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan." <QS.2:210>

"Dan peliharalah dirimu dari (azab, yang terjadi pada) hari (Kiamat), yang pada waktu itu, kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna, terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya." <QS.2:281>

"(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai 'Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu, dan mengangkat kamu kepada-Ku, serta membersihkan kamu dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu, di atas orang-orang yang kafir, hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya"." <QS.3:55>

"Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri, segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah-lah mereka dikembalikan." <QS.3:83>

"Kepunyaan Allah-lah, segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan." <QS.3:109>

"Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim"." <QS.3:151>

"Apakah orang yang mengikuti keredhaan Allah sama dengan orang yang kembali membawa kemurkaan (yang besar) dari Allah dan tempatnya adalah Jahanam Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali." <QS.3:162>

"Sesungguhnya, orang-orang yang diwafatkan malaikat, dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: "Dalam keadaan bagaimana kamu ini". Mereka menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)". Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu". Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruknya tempat kembali," <QS.4:97>

"…. Dia mengampuni, bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, serta apa yang ada di antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu)." <QS.5:18>

"…. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu, terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu, apa yang telah kamu perselisihkan itu," <QS.5:48>

"Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu, apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, maka Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." <QS.5:105>

"Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaan-Nya. Dan Dialah pembuat perhitungan yang paling cepat." <QS.6:62>

"Di tempat itu (padang Mahsyar), tiap-tiap diri merasakan pembalasan, dari apa yang telah dikerjakannya dahulu, dan mereka dikembalikan kepada Allah, Pelindung mereka yang sebenarnya, dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan." <QS.10:30>

"Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." <QS.10:56>

"(Bagi mereka) kesenangan (sementara) di dunia, kemudian kepada Kami-lah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka siksa yang berat, disebabkan kekafiran mereka." <QS.10:70>

"Tiap-tiap yang berjiwa (ruh pada tubuh makhluk hidup nyata) akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu, dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan." <QS.21:35>

"Maka kami ampuni baginya (Daud) kesalahannya itu. Dan sesungguhnya, dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami, dan tempat kembali yang baik." <QS.38:25>

"Dan sesungguhnya, dia (Sulaiman) mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami, dan tempat kembali yang baik." <QS.38:40>

"Ini adalah kehormatan (bagi Ismail, Ilyasa', dan Zulkifli). Dan sesungguhnya, bagi orang-orang yang bertaqwa, benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik," <QS.38:49>

  ~

Mengenai "kembali" kepada Allah di dunia atau di Hari Kiamat, disebutkan:

"Dan jika keduanya memaksamu, untuk mempersekutukan dengan Aku, sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku-lah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan (saat penghisaban)." <QS.31:15>

"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat-gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat-ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rejeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." <QS.2:245>

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)." <QS.3:14>

"Rasul telah beriman kepada Al-Qur'an yang diturunkan kepadanya dari Rabb-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdo'a): "Ampunilah kami ya Rabb-kami dan kepada Engkaulah tempat kembali"." <QS.2:285>

"Janganlah orang-orang Mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang Mukmin. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu)." <QS.3:28>

"Orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik (surga)." <QS.13:29>

"Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebagiannya. Katakanlah: "Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali"." <QS.13:36>

"Orang-orang kafir itu telah menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah, supaya mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah kamu, karena sesungguhnya tempat kembalimu ialah neraka"." <QS.14:30>

"Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka, dan apa yang di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan semua urusan." <QS.22:76>

"Sesungguhnya Yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur'an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: "Rabb-ku mengetahui orang yang membawa petunjuk, dan orang yang dalam kesesatan yang nyata"." <QS.28:85>

"Dan jika mereka mendustakan kamu (setelah kamu beri peringatan), maka sungguh telah didustakan pula, rasul-rasul sebelum kamu. Dan hanya kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan." <QS.35:4>

  ~

Mengenai pengaruh perbedaan pada dua macam "kembali" kepada Allah, disebutkan:

"Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai, dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka, sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak." <QS.14:42>

"mereka datang bergegas-gegas dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong." <QS.14:43>

"Wajah-wajah (orang-orang Mukmin) pada hari (kiamat) itu berseri-seri." <QS.75:22>

"Kepada Rabb-nyalah mereka melihat." <QS.75:23>

"Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram," <QS.75:24>

"Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka, lebih baik, ataukah orang-orang yang datang, dengan aman sentosa pada hari kiamat. Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; sesungguhnya Dia Maha Melihat, apa yang kamu kerjakan." <QS.41:40>

"Kehidupan dunia dijadikan indah, dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia daripada mereka di hari Kiamat. Dan Allah memberi rejeki, kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya, tanpa batas." <QS.2:212>

"Sesungguhnya, orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih." <QS.3:77>

"pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir, setelah kamu beriman?. Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu"." <QS.3:106>

"Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya." <QS.3:107>

"Janganlah kamu disedihkan, oleh orang-orang yang segera menjadi kafir; sesungguhnya, mereka tidak sekali-kali dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Allah berkehendak tidak akan memberi sesuatu bagian (dari pahala) kepada mereka di hari akhirat, dan bagi mereka azab yang besar." <QS.3:176>

"Sesungguhnya, orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (di antara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal shaleh, maka tidak ada kekuatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." <QS.5:69>

"Barangsiapa yang dijauhkan azab darinya pada hari itu, maka sungguh Allah telah memberikan rahmat kepadanya. Dan itulah keberuntungan yang nyata." <QS.6:16>

"Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung." <QS.7:8>

"Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami." <QS.7:9>

"(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main atau senda-gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka". Maka pada hari itu (kiamat ini), Kami melupakan mereka, sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami." <QS.7:51>

"Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang nyata, orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: "Datangkanlah Al-Qur'an yang lain dari ini atau gantilah dia". Katakanlah: "Tidaklah patut bagiku menggantinya dari pihak diriku sendiri. Aku tidak mengikuti, kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Sesungguhnya aku takut, jika mendurhakai Rabb-ku kepada siksa hari yang besar (kiamat)"." <QS.10:15>

"Dan (ingatlah) akan hari yang (di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) hanya sesaat saja di siang hari, di waktu itu mereka saling berkenalan. Sesungguhnya rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah dan mereka tidak mendapat petunjuk." <QS.10:45>

"(yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat." <QS.11:19>

"Di waktu datang hari itu, tidak ada seorangpun yang berbicara, melainkan dengan ijin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia." <QS.11:105>

"Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan napas dan menariknya dengan (merintih)," <QS.11:106>

"mereka kekal di dalamnya, selama ada langit dan bumi, kecuali jika Rabb-mu menghendaki yang (lain). Sesungguhnya Rabb-mu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia dikehendaki." <QS.11:107>

"Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya, selama ada langit dan bumi, kecuali jika Rabb-mu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya." <QS.11:108>

"(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa, lagi Maha Perkasa." <QS.14:48>

"Dan kamu akan melihat orang-orang yang berdosa pada hari itu diikat bersama-sama dengan belenggu." <QS.14:49>

"Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka," <QS.14:50>

"Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk, dan barangsiapa yang Dia sesatkan, maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain daripada Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat, (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka jahanam. Tiap-tiap kali nyala api jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya." <QS.17:97>

"Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang kafir. (Mereka berkata): "Aduhai, celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim"." <QS.21:97>

 

50)

>

Pemahaman tentang Allah dan sifat-sifat-Nya (tauhid)

  ~

Mengenai berbagai pemahaman umat tentang Allah, disebutkan:

Wajib menyatakan yang hak dan yang diketahui hujjahnya

"wajib atasku (Musa, untuk) tidak mengatakan sesuatu tentang Allah, kecuali yang hak. …." <QS.7:105>

"…. Bukankah perjanjian Taurat telah diambil dari mereka, yaitu bahwa mereka tidak akan mengatakan tentang Allah, kecuali yang benar, padahal mereka telah mempelajari apa yang tersebut di dalamnya. …." <QS.7:169>

"… . Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan tentang Allah apa yang tidak kamu ketahui?." <QS.10:68>

Tidak berbantahan tanpa pengetahuan ataupun berselisih

"Katakanlah: 'Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Rabb-kami dan Rabb-kamu, bagi kami amalan kami, bagi kamu amalan kamu, dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati," <QS.2:139>

"Dan dia dibantah oleh kaumnya. Dia berkata: 'Apakah kamu hendak membantahku tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah memberi petunjuk kepadaku. Dan …." <QS.6:80>

"…, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Rabb Yang Maha keras siksaan-Nya." <QS.13:13>

"Di antara manusia, ada yang membantah tentang Allah, tanpa ilmu pengetahuan, dan mengikuti setiap syaitan yang jahat," <QS.22:3>

"Dan di antara manusia, ada orang-orang yang membantah tentang Allah, tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya," <QS.22:8>

Tiidak ragu-ragu untuk belajar

"Yang menciptakan langit dan bumi, dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, (Dia-lah) Yang Maha Pemurah. Maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui tentang Dia." <QS.25:59>

Ujian atas tauhidnya nabi Muhammad saw

"Ia (Muhammad) tidak lain hanyalah seorang, yang mengada-adakan kebohongan tentang Allah, dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya'." <QS.23:38>

"Bahkan mereka (orang kafir) mengatakan: 'Dia (Muhammad) telah mengada-adakan dusta tentang Allah'. Maka jika Allah menghendaki, niscaya Dia mengunci mati hatimu. Dan Allah menghapuskan yang batil, dan membenarkan yang hak, dengan kalimat-kalimat-Nya (Al-Qur'an). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati." <QS.42:24>

"Apakah dia (Muhammad) mengada-adakan kebohongan tentang Allah, ataukah ada padanya penyakit gila?. (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh." <QS.34:8>

Pemahaman dari pengaruh syaitan

"Sesungguhnya, syaitan itu hanya menyuruh kamu, untuk berbuat jahat dan keji. Dan mengatakan tentang Allah, apa yang tidak kamu ketahui." <QS.2:169>

"Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah." <QS.35:5>

"… . Dan kamu (orang-orang munafik) telah ditipu tentang Allah oleh (syaitan) yang amat penipu'." <QS.57:14>

Jin yang tidak menyangka adanya kedustaan

"dan sesungguhnya, kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta tentang Allah." <QS.72:5>

Persangkaan tidak benar, mengada-ada atau melampaui batas

"… . Mereka menyangka yang tidak benar tentang Allah seperti sangkaan jahiliyah. …." <QS.3:154>

"… . Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang menghinakan, karena kamu selalu mengatakan tentang Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri (terhadap) ayat-ayat-Nya." <QS.6:93>

"…, dan kamu menyangka tentang Allah, dengan bermacam-macam purbasangka." <QS.33:10>

"Dan bahwasanya, orang yang kurang akal dari kami dahulu, selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas tentang Allah," <QS.72:4>

"… . Katakanlah: 'Apakah Allah telah memberikan ijin kepadamu (tentang ini) atau kamu mengada-adakan saja tentang Allah?'." <QS.10:59>

"… . Katakanlah: 'Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji'. Mengapa kamu mengada-adakan tentang Allah, apa yang tidak kamu ketahui." <QS.7:28>

"…, dan (mengharamkan) mengada-adakan tentang Allah, apa saja yang tidak kamu ketahui'." <QS.7:33>

"Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka, karena kebodohan, lagi tidak mengetahui, dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rejekikan kepada mereka, dengan semata-mata mengada-adakan tentang Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." <QS.6:140>

"Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan tentang Allah pada Hari Kiamat …." <QS.10:60>

"Katakanlah: 'Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan tentang Allah, tidak (akan memperoleh) beruntung'." <QS.10:69>

Pendustaan oleh umat manusia

"Maka barangsiapa mengada-adakan dusta tentang Allah, setelah itu, maka merekalah orang-orang yang zalim." <QS.3:94>

"Perhatikanlah, betapakah mereka mengada-adakan dusta tentang Allah. Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka)." <QS.4:50>

"Allah sekali-kali tidak pernah mensyariatkan adanya bahiirah, saaibah, washiilah dan haam. Akan tetapi orang-orang kafir membuat-buat kedustaan tentang Allah, dan kebanyakan mereka tidak mengerti." <QS.5:103>

"Dan siapakah yang lebih aniaya (zalim) daripada orang yang membuat-buat suatu kedustaan tentang Allah, atau mendustakan ayat-ayat-Nya. Sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan." <QS.6:21>

"… . Maka siapakah yang lebih zalim dari orang-orang yang membuat-buat dusta tentang Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan'. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." <QS.6:144>

"Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta tentang Allah. Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb-mereka, dan para saksi akan berkata: 'Orang-orang inilah yang telah berdusta tentang Rabb-mereka'. Ingatlah, kutukan-Nya (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim." <QS.11:18>

Pendustaan oleh para ahli kitab

"… . Mereka (Ahli Kitab) berkata dusta tentang Allah, padahal mereka mengetahui." <QS.3:75>

"Sesungguhnya, di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutarkan lidahnya dalam membaca Al-Kitab. Supaya kamu menyangka, apa yang dibacanya itu adalah sebagian dari Al-Kitab, padahal ia bukan dari Al-Kitab. Dan mereka mengatakan: 'Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi-Nya', padahal ia bukan dari sisi-Nya. Mereka berkata dusta tentang Allah, sedang mereka mengetahui." <QS.3:78>

"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan tentang Allah, kecuali yang benar. Sesungguhnya, Al-Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah. Dan (diciptakan dengan) kalimat-Nya, yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya, dan janganlah kamu mengatakan: '(Ilah itu) tiga', berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya, Allah Ilah Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara." <QS.4:171>

Pendustaan oleh orang-orang musyrik

"Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang (musyrik atau kafir) yang membuat-buat dusta tentang Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya. Orang-orang itu akan memperoleh bagian (ancaman hukuman), yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Hingga …." <QS.7:37>

Pendustaan adalah kezaliman tertinggi

"Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia, sebagai ilah-ilah (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka). Siapakah yang lebih zalim, daripada orang-orang yang mengada-ada(kan) kebohongan tentang Allah." <QS.18:15>

"Dan siapakah yang lebih zalim, daripada orang yang mengadakan dusta tentang Allah, sedang dia diajak kepada agama Islam, Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." <QS.61:7>

"Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan tentang Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya Sesungguhnya tiadalah beruntung orang-orang yang berbuat dosa." <QS.10:17>

Hukuman bagi pendusta

"Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan tentang Allah atau mendustakan yang hak, tatkala yang hak itu datang kepadanya?. Bukankah dalam neraka Jahanam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?." <QS.29:68>

"Maka siapakah yang lebih zalim, daripada orang yang membuat-buat dusta tentang Allah, dan mendustakan kebenaran, ketika datang kepadanya. Bukankah di neraka Jahanam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang kafir?." <QS.39:32>

"Dan pada Hari Kiamat, kamu akan melihat orang-orang, yang berbuat dusta tentang Allah, mukanya menjadi hitam. Bukankah dalam neraka Jahanam itu ada tempat, bagi orang-orang yang menyombongkan diri?." <QS.39:60>

"Berkata Musa kepada mereka (Fir'aun dan pengikutnya): 'Celakalah kamu, janganlah kamu mengadakan kedustaan tentang Allah. Maka Dia (akan) membinasakan kamu dengan siksaan-Nya'. Dan sesungguhnya, telah merugi orang yang mengada-adakan kedustaan." <QS.20:61>

"Dan janganlah kamu mengatakan, terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu, secara berdusta: 'ini halal dan ini haram', untuk mengada-adakan kebohongan tentang Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan tentang Allah, tiadalah beruntung." <QS.16:116>

 

51)

>

Berbagai balasan-Nya melalui sunatullah

  ~

Mengenai balasan-Nya yang diatur dalam sunatullah, disebutkan:

Siksaan, kebinasaan atau azab-Nya

"…. Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab, terhadap orang-orang yang kafir." <QS.39:71>

"Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya, sebelum hari kiamat, atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh)." <QS.17:58>

"Dan (penduduk) negeri itu telah Kami binasakan, ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka." <QS.18:59>

"maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (siksaan) untuk mereka, dengan perhitungan yang teliti." <QS.19:84>

"Dan berapalah banyaknya kota yang Aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, (sampai) kemudian Aku azab mereka (di hari Kiamat), dan hanya kepada-Ku-lah kembalinya (segala sesuatu berikut segala urusannya)." <QS.22:48>

"Mereka itulah orang-orang yang telah pasti (azab) atas mereka, bersama umat-umat yang telah berlalu sebelum mereka, dari jin dan manusia. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi." <QS.46:18>

Berbagai balasan-Nya lainnya

"Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya. Orang-orang itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh); hingga …." <QS.7:37>

"Dan tidak ada seorangpun darimu (yang durhaka kepada Allah), melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Rabb-mu adalah suatu kemestian yang telah ditetapkan." <QS.19:71>

"Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka, ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka," <QS.21:101>

"mereka tidak mendengar sedikitpun suara api neraka, dan mereka kekal (di surga), dalam menikmati apa yang diingini oleh mereka." <QS.21:102>

  ~

Mengenai balasan-Nya yang amat sangat adil dan setimpal atas tiap perbuatan manusia, disebutkan:

"Dan peliharalah dirimu dari (azab, yang terjadi pada) hari, yang pada waktu itu, kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna, terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya." <QS.2:281>

"Bagaimanakah nanti, apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat), yang tidak ada keraguan tentang adanya?. Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri, balasan apa yang diusahakannya, sedangkan mereka tidak dianiaya (dirugikan)." <QS.3:25>

"Tidak mungkin seorang nabi berhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barangsiapa yang berhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang, membawa apa yang dihianatkannya itu; kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan, tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya." <QS.3:161>

"Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan yang jahat, maka dia tidak diberi pembalasan, melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)." <QS.6:160>

"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mendustakan akan menemui akhirat, sia-sialah perbuatan mereka. Mereka tidak diberi balasan selain daripada apa yang telah mereka kerjakan." <QS.7:147>

"Di tempat itu (padang Mahsyar), tiap-tiap diri merasakan pembalasan, dari apa yang telah dikerjakannya dahulu, dan mereka dikembalikan kepada Allah, Pelindung mereka yang sebenarnya, dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan." <QS.10:30>

"Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang zalim (musyrik) itu: "Rasakanlah olehmu siksaan yang kekal; kamu tidak diberi balasan, melainkan dengan apa yang telah kamu kerjakan"." <QS.10:52>

"Maka janganlah kamu berada dalam keragu-raguan, tentang apa yang disembah oleh mereka. Mereka tidak menyembah, melainkan sebagaimana nenek moyang mereka, menyembah dahulu. Dan sesungguhnya, Kami pasti akan menyempurnakan dengan secukup-cukupnya pembalasan (terhadap) mereka dengan tidak dikurangi sedikitpun." <QS.11:109>

"agar Allah memberi pembalasan kepada tiap-tiap orang terhadap apa yang ia usahakan. Sesungguhnya, Allah Maha cepat hisab-Nya." <QS.14:51>

"(Ingatlah) suatu hari (ketika) tiap-tiap (diri) datang untuk membela dirinya sendiri, dan bagi tiap-tiap diri disempurnakan (balasan) apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka tidak dianiaya (dirugikan)." <QS.16:111>

"Di sana, pertolongan itu hanya dari Allah yang Hak. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan." <QS.18:44>

"Di hari (Kiamat) itu, Allah akan memberi mereka balasan, yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka, bahwa Allah-lah Yang Benar, lagi Yang menjelaskan (segala sesuatu, menurut hakekat yang sebenarnya)." <QS.24:25>

"pada hari (Kiamat) mereka ditutup oleh azab, dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka, dan Allah berkata (kepada mereka): "Rasakanlah (pembalasan dari) apa yang telah kamu kerjakan"." <QS.29:55>

"Pada hari (Kiamat) ini tiap-tiap jiwa diberi balasan, dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya." <QS.40:17>

"Dan (pada hari Kiamat itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan, terhadap apa yang telah kamu kerjakan"." <QS.45:28>

"Dan bagi masing-masing mereka (jin dan manusia), (akan memperoleh) derajat, menurut apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan bagi mereka, (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka, sedang mereka tiada dirugikan." <QS.46:19>

"(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa, tidak akan memikul dosa orang-lain," <QS.53:38>

"dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh, selain apa yang telah diusahakannya," <QS.53:39>

"dan bahwasanya usahanya itu, kelak akan diperlihatkan (kepadanya)." <QS.53:40>

"Kemudian akan diberi balasan kepadanya, dengan balasan yang paling sempurna," <QS.53:41>

"Hai orang-orang kafir, janganlah kamu mengemukakan uzur pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan, menurut apa yang kamu kerjakan." <QS.66:7>

"Pada hari (Kiamat) itu manusia keluar dari kuburnya, dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka." <QS.99:6>

"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." <QS.99:7>

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." <QS.99:8>

  ~

Mengenai balasan-Nya secara umum, disebutkan:

"Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati, melainkan dengan ijin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." <QS.3:145>

"Maka sesungguhnya Kami akan merasakan azab yang keras, kepada orang-orang kafir, dan Kami akan memberi balasan kepada mereka, dengan seburuk-buruk pembalasan bagi apa yang telah mereka kerjakan." <QS.41:27>

"Demikianlah balasan (terhadap) musuh-musuh Allah, (yaitu) neraka; mereka mendapat tempat tinggal yang kekal di dalamnya, sebagai pembalasan atas keingkaran mereka terhadap ayat-ayat Kami." <QS.41:28>

"…. Apakah (mengapakah) kamu (Bani Israil) beriman kepada sebagian dari Al-Kitab (Taurat), dan ingkar terhadap sebagian yang lain?. Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian darimu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat, mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah, dari apa yang kamu perbuat." <QS.2:85>

"Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia, dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka, dan mereka tidak akan ditolong." <QS.2:86>

"Dan barangsiapa yang membunuh seorang Mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, Kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya, serta menyediakan azab yang besar baginya." <QS.4:93>

"(Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong, dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu, dan ia tidak mendapat pelindung, dan tidak (pula) penolong baginya selain daripada Allah." <QS.4:123>

"Maka Allah memberi mereka pahala terhadap perkataan yang mereka ucapkan, (yaitu) surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Dan itulah balasan (bagi) orang-orang yang berbuat kebaikan (yang ikhlas keimanannya)." <QS.5:85>

"Dan tinggalkanlah dosa yang tampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan." <QS.6:120>

"Sesungguhnya, orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit, dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan, kepada orang-orang yang berbuat kejahatan." <QS.7:40>

 

52)

>

Sunatullah yang bersifat mutlak dan memaksa

  ~

Mengenai pasti tunduknya segala sesuatu di alam semesta kepada aturan-Nya (sunatullah), disebutkan:

"Dan kepunyaan-Nya-lah, siapa saja yang ada di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk." <QS.30:26>

"Hanya kepada Allah-lah sujud (patuh) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari." <QS.13:15>

"Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada Allah-lah berserah diri (tunduk), segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa. Dan hanya kepada Allah-lah mereka dikembalikan." <QS.3:83>

"Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya." <QS.2:116>

"Dan apakah mereka tidak memperhatikan segala sesuatu, yang telah diciptakan Allah, yang bayangannya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri, dalam keadaan sujud kepada Allah, sedang mereka merendahkan diri." <QS.16:48>

"Dan kepada Allah sajalah bersujud, segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri." <QS.16:49>

"Mereka takut kepada Rabb-mereka yang berkuasa atas mereka, dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)," <QS.16:50>

"Dan tunduklah semua muka (dengan merendahkan diri) kepada Yang Hidup Kekal, lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesungguhnya, telah merugilah orang yang telah melakukan kezaliman." <QS.20:111>

"Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah, bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang melata, dan sebagian besar dari manusia. Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah, maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki." <QS.22:18>

"Sesungguhnya Rabb-kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupi malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. Dan matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan hanyalah hak Allah. Maha suci Allah, Rabb semesta alam." <QS.7:54>

"Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan, untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami(nya)." <QS.16:12>

"Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang, dan memasukkan siang ke dalam malam, dan Dia tundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." <QS.31:29>

"Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan, kedua-duanya tunduk kepada-Nya." <QS.55:6>

 

53)

>

Ilmu Allah dan ilmu manusia

  ~

Mengenai ilmu manusia yang hanya sebagian sangat kecil dari ilmu Allah (termasuk sunatullah), disebutkan:

"demikianlah. Dan sesungguhnya, ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya." <QS.18:91>

"Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka, dan apa yang ada di belakang mereka, sedangkan ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya." <QS.20:110>

"Allah lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya, Allah, ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu." <QS.65:12>

"Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Rabb-nya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu-persatu." <QS.72:28>

"(Malaikat-malaikat) yang memikul 'Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya, bertasbih memuji Rabb-nya, dan mereka beriman kepada-Nya, serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman, (seraya mengucapkan): "Ya Rabb-kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang, yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau, dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang bernyala-nyala," <QS.40:7>

"Sungguh kami (kaum Syu'aib yang beriman) telah mengada-adakan kebohongan yang besar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu (agama kaum Syu'aib yang kafir), setelah Allah melepaskan kami darinya. Dan tidaklah patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Rabb-kami menghendaki(nya). Pengetahuan Rabb-kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakal. Ya Rabb-kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya." <QS.7:89>

  ~

Mengenai manusia yang hanya bisa mengetahui sebagian dari kehendak atau tindakan Allah di alam semesta, yang melalui sunatullah, disebutkan:

"…. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi, lagi Maha Besar." <QS.2:255>

  ~

Mengenai Al-Qur'an yang diturunkan-Nya melalui ilmu-Nya atau sunatullah, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al-Qur'an) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; (untuk) menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman." <QS.7:52>

  ~

Mengenai petunjuk dan kesesatan atas manusia, yang berdasarkan ilmu-Nya ataupun sunatullah, disebutkan:

"Maka pernahkah kamu melihat, orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai ilahnya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya, dan meletakkan tutupan atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk, setelah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran." <QS.45:23>

  ~

Mengenai ilmu-Nya tentang alam akhirat dan hal-hal yang gaib (yang sulit dijangkau oleh ilmu manusia), disebutkan:

"Katakanlah: "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya, aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan"." <QS.67:26>

"Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang gaib, lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)." <QS.68:47>

" …. Rabb berfirman: "Sesungguhnya, Aku mengetahui, apa yang tidak kamu (para Malaikat) ketahui"." <QS.2:30>

"Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya". Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Rabb-ku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu, melainkan dengan tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Rabb, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui"." <QS.7:187>

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s