Lampiran E.38-44

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

38)

>

Neraka dan orang-orang yang dimasukkan ke dalamnya

  ~

Mengenai hakekat dan perumpamaan neraka, disebutkan:

"Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu, melainkan dari malaikat; dan …." <QS.74:31>

"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?." <QS.74:42>

"Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat," <QS.74:43>

"dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin," <QS.74:44>

"dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya," <QS.74:45>

"dan adalah kami mendustakan hari pembalasan," <QS.74:46>

"hingga datang kepada kami kematian"." <QS.74:47>

"Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang kafir rantai, belenggu dan neraka yang menyala-nyala." <QS.76:4>

"Pergilah kamu mendapatkan naungan (pohon), yang mempunyai tiga cabang," <QS.77:30>

"yang tidak melindungi, dan tidak pula menolak nyala api neraka"." <QS.77:31>

"Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana," <QS.77:32>

"Seolah-olah ia iringan unta yang kuning." <QS.77:33>

"Sesungguhnya neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai," <QS.78:21>

"lagi menjadi tempat kembali, bagi orang-orang yang melampaui batas," <QS.78:22>

"mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya," <QS.78:23>

"mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya, dan tidak (pula mendapat) minuman," <QS.78:24>

"selain air yang mendidih dan nanah," <QS.78:25>

"sebagai pembalasan yang setimpal." <QS.78:26>

"Pada hari (ketika) manusia teringat, akan apa yang telah dikerjakannya," <QS.79:35>

"dan diperlihatkan neraka dengan jelas, kepada setiap orang yang melihat." <QS.79:36>

"Adapun orang yang melampaui batas," <QS.79:37>

"dan lebih mengutamakan kehidupan dunia," <QS.79:38>

"maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya)." <QS.79:39>

"dan sesungguhnya, orang-orang yang durhaka, benar-benar berada dalam neraka." <QS.82:14>

"Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan." <QS.82:15>

"Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu." <QS.82:16>

"yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu"." <QS.83:13>

"Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu, (yang telah) menutupi hati mereka." <QS.83:14>

"Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu, benar-benar terhalang dari Rabb-mereka." <QS.83:15>

"Kemudian, sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka." <QS.83:16>

"Kemudian, dikatakan (kepada mereka): "Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan"." <QS.83:17>

"orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya." <QS.87:11>

"(Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka)." <QS.87:12>

"Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup." <QS.87:13>

"Banyak muka pada hari itu, tunduk terhina," <QS.88:2>

"bekerja keras, lagi kepayahan," <QS.88:3>

"memasuki api yang sangat panas (neraka)," <QS.88:4>

"diberi minum dengan air, dari sumber yang sangat panas." <QS.88:5>

"Mereka tiada memperoleh makanan, selain daripada pohon yang berduri," <QS.88:6>

"yang tidak menggemukkan, dan tidak pula menghilangkan lapar." <QS.88:7>

"Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri." <QS.90:19>

"Mereka berada dalam neraka, yang tertutup rapat." <QS.90:20>

"Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik, (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk." <QS.98:6>

"dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya," <QS.101:8>

"maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah." <QS.101:9>

"Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu," <QS.101:10>

"(yaitu) api yang sangat panas." <QS.101:11>

"niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahanam," <QS.102:6>

"dan sesungguhnya, kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yakin," <QS.102:7>

"kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu, tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)." <QS.102:8>

"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat, lagi pencela," <QS.104:1>

"yang mengumpulkan harta, lagi menghitung-hitung," <QS.104:2>

"ia mengira, bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya," <QS.104:3>

"Sekali-kali tidak!. Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam (neraka) Huthamah." <QS.104:4>

"Dan tahukah kamu apa Huthamah itu," <QS.104:5>

"(yaitu) api (disediakan) Allah yang dinyalakan," <QS.104:6>

"yang (naik) sampai ke hati." <QS.104:7>

"Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka," <QS.104:8>

"(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang." <QS.104:9>

  ~

Mengenai orang-orang yang akan dimasukkan-Nya ke neraka, disebutkan:

"Sesungguhnya, orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit, dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan, kepada orang-orang yang berbuat kejahatan." <QS.7:40>

"Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim." <QS.7:41>

"Janganlah sekali-kali kamu terpedaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri." <QS.3:196>

"Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahanam; dan Jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya." <QS.3:197>

"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan rasul-Nya, dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka, sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan." <QS.4:14>

"Dan orang-orang kafir, serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka." <QS.5:86>

"Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahanam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya." <QS.9:73>

"Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu." <QS.16:29>

  ~

Mengenai dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil, disebutkan:

Tentang dosa-dosa besar dan kecil

"Dan hanya kepunyaan Allah-lah, apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, supaya Dia memberi balasan, kepada orang-orang yang berbuat jahat, terhadap apa yang telah mereka kerjakan, dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, dengan pahala yang lebih baik (surga)." <QS.53:31>

"(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar, dan perbuatan keji yang selain daripada kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Rabb-mu Maha Luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu, (seperti) ketika Dia menjadikan kamu dari tanah, dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah Yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa." <QS.53:32>

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar, di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil), dan Kamu masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)." <QS.4:31>

"Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan …," <QS.2:219>

"Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang telah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta bersama hartamu. Sesungguhnya, tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar." <QS.4:2>

"Mereka bertanya tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: "Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidil Haram dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) dari pada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." <QS.2:217>

Kemusyrikan (menyekutukan Allah)

"Sesungguhnya, Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain daripada (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan-Nya, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." <QS.4:48>

"Sesungguhnya, Allah tidak mengampuni dosa, mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, Dan Dia mengampuni dosa yang lain dari syirik itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya, ia telah tersesat sejauh-jauhnya." <QS.4:116>

"Sesungguhnya, Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain daripada (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." <QS.4:48>

"Mereka (orang-orang musyrik) tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat, lagi Maha Perkasa." <QS.22:74>

"Katakanlah: 'Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan), yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah kecuali Allah, dan tidak kita persekutukan Dia, dengan sesuatupun. Dan tidak (pula) sebagian dari kita, menjadikan sebagian yang lain sebagai Ilah selain Allah'. Jika mereka berpaling, maka katakanlah kepada mereka: 'Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)." <QS.3:64>

"Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan-Nya dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka. Dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim'." <QS.3:151>

"Sembahlah Allah, dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan …." <QS.4:36>

"Sesungguhnya, telah kafirlah orang-orang yang berkata: 'Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam', padahal Al-Masih (sendiri) berkata: 'Hai Bani Israil, sembahlah Allah Rabb-ku dan Rabb-mu'. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." <QS.5:72>

Kekafiran (melanggar perintah-Nya)

"Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai manusia) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan-Nya itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar." <QS.8:73>

"Tidak ada yang ditunggu-tunggu orang kafir, selain daripada datangnya para malaikat kepada mereka, atau datangnya perintah Rabb-mu. Demikianlah yang telah diperbuat oleh orang-orang (kafir) sebelum mereka, akan tetapi merekalah yang selalu menganiaya diri mereka sendiri'." <QS.16:33>

"Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan), disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah, dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar, dan mengatakan: 'Hati kami tertutup'. Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka, karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman, kecuali sebagian kecil dari mereka." <QS.4:155>

"Dan apabila orang-orang (Yahudi atau munafik) datang kepadamu, mereka mengatakan: 'Kami telah beriman', pada hal mereka datang kepadamu dengan kekafirannya dan mereka pergi (dari kamu) dengan kekafirannya (pula). Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan." <QS.5:61>

"Dan adapun orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir." <QS.9:125>

Kezaliman (menganiaya diri sendiri ataupun orang-lain)

"Dan sesungguhnya, Kami telah membinasakan, umat-umat yang sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal Rasul-Rasul mereka telah datang kepada mereka, dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan, kepada orang-orang yang berbuat dosa." <QS.10:13>

"Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri, (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kami-lah kembalimu, lalu Kami khabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." <QS.10:23>

"Jikalau Allah menghukum manusia, karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi, sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah memberikan penangguhan kepada mereka, sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukannya." <QS.16:61>

"Dan orang-orang kafir berkata: 'Al-Qur'an ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad, dan dia dibantu oleh kaum yang lain'. Maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar." <QS.25:4>

"tetapi orang yang berlaku zalim, kemudian ditukarnya kezalimannya dengan kebaikan, (Allah akan mengampuninya). Maka sesungguhnya Aku Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.27:11>

Kemungkaran (melakukan keburukan)

"Apakah kamu patut mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?. Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: 'Datangkanlah kepada kami azab-Nya, jika kamu termasuk orang-orang yang benar'." <QS.29:29>

"Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya, mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." <QS.29:45>

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar. Mereka adalah orang-orang yang beruntung." <QS.3:104>

"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik." <QS.3:110>

"Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu." <QS.5:79>

Kemunafikan (berpaling dari kebenaran)

"Barangsiapa yang berpaling dari Al-Qur'an, maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat," <QS.20:100>

"Sesungguhnya, orang-orang yang beriman, kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kemudian kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus." <QS.4:137>

"Khabarkanlah kepada orang-orang munafik, bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih." <QS.4:138>

"Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan-perempuan, sebagian dari sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka mengenggam tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik." <QS.9:67>

"Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal (tinggal) di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka. Dan Allah melaknati mereka. Dan bagi mereka azab yang kekal," <QS.9:68>

"Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahanam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya." <QS.9:73>

"Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka, sampai pada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah, apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya, dan (juga) karena mereka selalu berdusta." <QS.9:77>

"Hai Nabi, bertaqwalah kepada Allah, dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana," <QS.33:1>

Kefasikan (melakukan kebohongan atau kedustaan)

"Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina), dan mereka tidak mendatangkan empat orang-orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik," <QS.24:4>

"Sesungguhnya, Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini, karena mereka (kaum Luth) berbuat fasik." <QS.29:34>

"Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat mereka adalah neraka, setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya, dan dikatakan kepada mereka: 'Rasakanlah siksaan neraka yang dahulu kamu mendustakannya'." <QS.32:20>

"Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka, (kepada mereka dikatakan): 'Kamu telah menghabiskan rejekimu yang baik, dalam kehidupan duniawimu (saja), dan kamu telah bersenang-senang dengannya. Maka pada hari ini, kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan, karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi, tanpa hak, dan kamu telah fasik'." <QS.46:20>

"…. Pada hari (ketika) mereka melihat azab, yang diancamkan kepada mereka, (mereka merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia), melainkan sesaat pada siang hari. (Inilah) suatu pelajaran yang cukup, maka tidak dibinasakan, melainkan kaum yang fasik." <QS.46:35>

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik, membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah, kepada suatu kaum, tanpa mengetahui keadaannya, yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." <QS.49:6>

Riya (senang dipuji orang-lain)

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima). Seperti orang yang menafkahkan hartanya, karena riya kepada manusia, dan dia tidak beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa air hujan yang lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun, dari apa yang mereka usahakan. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir itu." <QS.2:264>

"(yaitu) orang-orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia-Nya yang telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksaan yang menghinakan." <QS.4:37>

"Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka, karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada Hari Kemudian. Dan …." <QS.4:38>

"Sesungguhnya, orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut nama-Nya, kecuali sedikit sekali." <QS.4:142>

"Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampung-kampung, dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya kepada manusia, serta menghalangi (orang) dari jalan-Nya. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan." <QS.8:47>

"Maka kecelakaanlah, bagi orang-orang yang shalat," <QS.107:4>

"(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya." <QS.107:5>

"orang-orang yang berbuat riya." <QS.107:6>

Kesombongan (merasa lebih baik dari orang-lain)

"Dan apabila dikatakan kepadanya: 'Bertaqwalah kepada Allah', (maka) bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasan baginya ialah) neraka Jahanam. Dan sungguh, neraka Jahanam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya." <QS.2:206>

"…. Sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri." <QS.4:36>

"Dan orang-orang yang di atas A'raaf memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka orang kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan: 'harta yang kamu kumpulkan, dan apa yang kamu sombongkan itu, tidaklah memberi manfaat kepadamu'." <QS.7:48>

"Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang mereka dilarang mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: 'Jadilah kamu kera yang hina'." <QS.7:166>

"…. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada Hari Akhirat, hati mereka mengingkari (keesaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong." <QS.16:22>

"Tidak diragukan lagi, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui, apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong." <QS.16:23>

"Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: 'Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali, dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar'." <QS.17:4>

Fitnah dan kebohongan (berkata yang tidak sebenarnya)

"Kecelakaan yang besarlah, bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta, lagi banyak berdosa," <QS.45:7>

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian dituduhkan kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya, ia telah berbuat suatu kebohongan dan dosa yang nyata." <QS.4:112>

"Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu, adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira berita bohong itu buruk bagi kamu, bahkan ia (berita itu) adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka, mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya, dan siapa di antara mereka yang mengambil bagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu, baginya azab yang (ter)besar (pula)." <QS.24:11>

"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu, karena takut kemiskinan. Kami-lah yang akan memberi rejeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar." <QS.17:31>

"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." <QS.17:32>

"Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barangsiapa dibunuh, secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya (untuk membalasnya), tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan." <QS.17:33>

"Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa; dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya." <QS.17:34>

"Dan sempurnakanlah takaran, apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." <QS.17:35>

"Dan janganlah kamu mengikuti, apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya; sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung-jawabannya." <QS.17:36>

"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya, kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi, dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." <QS.17:37>

"Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Rabb-mu." <QS.17:38>

"Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Rabb kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan ilah yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka, dalam keadaan tercela, lagi dijauhkan (dari rahmat Allah)." <QS.17:39>

  ~

Mengenai berbagai tindakan yang melampaui batas, disebutkan:

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan, dan suatu yang melalaikan. (Misalnya) perhiasan dan bermegah-megah(an) antara kamu, serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak. (Hal-hal itu) seperti (di musim) hujan, yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian (di musim kering) tanaman itu menjadi kering, dan kamu lihat warnanya kuning, kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras, dan ampunan dari Allah, serta keredhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." <QS.57:20>

"Katakanlah: 'Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus'." <QS.5:77>

"Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas." <QS.5:78>

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik, yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." <QS.5:87>

"…. Dan sesungguhnya, kebanyakan (dari manusia) benar-benar hendak menyesatkan (orang-lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Rabb-mu, Dia-lah Yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas." <QS.6:119>

"Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdo'a kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu darinya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat) seolah-olah dia tidak pernah berdo'a kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan." <QS.10:12>

"Dan sesungguhnya, Kami telah membinasakan, umat-umat yang sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal Rasul-Rasul mereka telah datang kepada mereka, dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan, kepada orang-orang yang berbuat dosa." <QS.10:13>

"Kemudian setelah Nuh, Kami utus beberapa rasul kepada kaum mereka (masing-masing), maka rasul-rasul itu datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka tidak hendak beriman, karena mereka dahulu telah (biasa) mendustakannya. Demikianlah Kami mengunci mati hati orang-orang yang melampaui batas." <QS.10:74>

"Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." <QS.11:112>

"Dan janganlah kamu cenderung (ikut) kepada orang-orang yang zalim, yang menyebabkanmu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tidak mempunyai seorang penolongpun, selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan." <QS.11:113>

  ~

Mengenai penyakit batin atau keburukan yang makin parah atau menular (makin berkembang), disebutkan:

"Dan sesungguhnya kami, tatkala mendengarkan petunjuk (Al-Qur'an), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Rabb-nya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala, dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan." <QS.72:13>

"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah oleh Allah penyakitnya itu; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta." <QS.2:10>

"Mereka tuli, bisu, dan buta (hatinya), maka tidaklah mereka akan (dapat) kembali (ke jalan yang benar)," <QS.2:18>

"Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat." <QS.2:7>

"dan Kami tampakkan (neraka) Jahanam pada hari itu kepada orang-orang kafir, dengan jelas." <QS.18:100>

"Yaitu orang-orang yang matanya dalam keadaan tertutup dari memperhatikan tanda-tanda kebesaran-Ku, dan adalah mereka tidak sanggup mendengar." <QS.18:101>

"Maka pernahkah kamu melihat, orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai ilahnya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya, dan meletakkan tutupan atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk, setelah Allah (selain Allah). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran." <QS.45:23>

"Barangsiapa yang dikehendaki Allah mendapat petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak, lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman." <QS.6:125>

"Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah. Siksaan itu dilipat-gandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya)." <QS.11:20>

"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia, (yang) meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan." <QS.72:6>

"Dan sesungguhnya, orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, benar-benar menyimpang dari jalan (yang lurus)." <QS.23:74>

"Andaikata mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudharatan yang mereka alami, benar-benar mereka akan terus-menerus terombang-ambing dalam keterlaluan mereka." <QS.23:75>

"Dan sesungguhnya, Kami telah pernah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Rabb-mereka, dan (juga) tidak memohon (ampunan kepada-Nya) dengan merendahkan diri." <QS.23:76>

  ~

Mengenai berbagai perbuatan tanpa berdasarkan kesadaran atau kesengajaan, disebutkan:

"Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Allah menghukum kamu disebabkan (sumpahmu) yang disengaja (untuk bersumpah) oleh hatimu. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyantun." <QS.2:225>

"Dan tidaklah layak bagi seorang Mukmin, membunuh seorang Mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja), dan barangsiapa membunuh seorang Mukmin, karena tersalah, (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman, serta membayar dia, yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah. Jika ia (si terbunuh) dari kaum yang memusuhimu, padahal ia Mukmin, maka (hendaklah si pembunuh) memerdekakan hamba-sahaya yang Mukmin. Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir), yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat, yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh), serta memerdekakan hamba sahaya yang Mukmin. Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut, sebagai cara taubat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.4:92>

"Dan barangsiapa yang membunuh seorang Mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, Kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya, serta menyediakan azab yang besar baginya." <QS.4:93>

"…. Maka barangsiapa terpaksa, karena kelaparan, tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.5:3>

"Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang disengaja, maka …." <QS.5:89>

"…. dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.33:5>

 

39)

>

Perbuatan dosa manusia dan balasan-Nya

  ~

Mengenai sangat sulitnya terhindar dari berbuat dosa, disebutkan:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya, syaitan itu menyuruh (kamu) mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan, siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.24:21>

"…. Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikuti syaitan, kecuali sebagian kecil saja (di antaramu)." <QS.4:83>

"Dan hanya kepunyaan Allah-lah, apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, supaya Dia memberi balasan, kepada orang-orang yang berbuat jahat, terhadap apa yang telah mereka kerjakan, dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, dengan pahala yang lebih baik (surga)." <QS.53:31>

"(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar, dan perbuatan keji yang selain daripada kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Rabb-mu Maha Luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu, (seperti) ketika Dia menjadikan kamu dari tanah, dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah Yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa." <QS.53:32>

"Dan sekiranya bukan karena hendak menghindari manusia, menjadi umat yang satu (dalam kekafiran), tentulah Kami buatkan bagi orang-orang yang kafir, kepada (Rabb) Yang Maha Pemurah, loteng-loteng perak bagi rumah mereka, dan (juga) tangga-tangga (perak) yang mereka (dapat) menaikinya"." <QS.43:33>

"Dan sesungguhnya, syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar, dan mereka menyangka, bahwa mereka mendapat petunjuk." <QS.43:37>

"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (Rabb) Yang Maha Pemurah (Al-Qur'an), Kami hadirkan baginya syaitan (yang menyesatkan), maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya." <QS.43:36>

  ~

Mengenai sangat perlunya menghindar dari berbuat dosa, disebutkan:

"(Bukan demikian), yang benar, barangsiapa berbuat dosa, dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." <QS.2:81>

"Dan orang-orang yang beriman, serta beramal shaleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya." <QS.2:82>

"Dan apabila dikatakan kepadanya: "Bertaqwalah kepada Allah", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahanam. Dan sungguh neraka Jahanam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya." <QS.2:206>

"(keadaan mereka) adalah sebagai keadaan kaum Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya; mereka mendustakan ayat-ayat Kami; karena itu Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosa mereka. Dan Allah sangat keras siksa-Nya." <QS.3:11>

"Tidak ada do'a mereka selain ucapan: "Ya Rabb-kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-berlebihan dalam urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir"." <QS.3:147>

"Karena itu Allah memberikan pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan." <QS.3:148>

"Dan janganlah sekali-kali orang kafir menyangka, bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka, adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka, hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan." <QS.3:178>

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar, di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil), dan Kamu masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)." <QS.4:31>

"Sesungguhnya, Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain daripada (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." <QS.4:48>

"Barangsiapa yang mengerjakan dosa, maka sesungguhnya, ia mengerjakannya untuk (kemudharatan) dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.4:111>

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian dituduhkan kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya, ia telah berbuat suatu kebohongan dan dosa yang nyata." <QS.4:112>

"Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu. Tetapi mereka tidak menyesatkan, melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak dapat membahayakanmu, sedikitpun kepadamu. Dan (juga karena) Allah telah menurunkan Kitab dan hikmah kepadamu, dan telah mengajarkan kepadamu, apa yang belum kamu ketahui. Dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu." <QS.4:113>

  ~

Mengenai berbagai dosa besar dan kecil, disebutkan:

(lihat catatan 38: "Neraka dan orang-orang yang dimasukkan ke dalamnya", mengenai dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil)

  ~

Mengenai sangat perlunya bertaubat setelah berbuat dosa, disebutkan:

(lihat catatan 37: "Surga dan orang-orang yang dimasukkan ke dalamnya", mengenai taubat dan penghapusan dosa-dosa orang beriman)

  ~

Mengenai hal-hal yang membuat dibersihkan-Nya dosa, disebutkan:

"…; dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir), dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim," <QS.3:140>

"dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (yang berjihad, dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir." <QS.3:141>

"Apakah kamu mengira, bahwa kamu akan masuk surga?, padahal belum nyata bagi Allah, orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar." <QS.3:142>

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.9:103>

"Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling taqwa, dari neraka itu," <QS.92:17>

"yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), untuk membersihkan (harta)nya," <QS.92:18>

"padahal tidak ada seseorangpun, (yang) memberikan suatu nikmat kepadanya, yang harus dibalasnya," <QS.92:19>

"tetapi (dia memberikan itu semata-mata), karena mencari keredhaan Rabb-nya Yang Maha Tinggi." <QS.92:20>

"Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan." <QS.92:21>

"dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias, dan bertingkah-laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlulbait, dan membersihkan (dosa) kamu sebersih-bersihnya." <QS.33:33>

"Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.3:31>

  ~

Mengenai sangat perlunya membersihkan diri (jiwa atau ruh), untuk mencegah berbuat dosa, disebutkan:

(lihat catatan 15: "Pentingnya mensucikan ruh", mengenai pentingnya mensucikan diri (ruh, jiwa, dsb)

  ~

Mengenai balasan-Nya bagi orang yang suka membersihkan diri (jiwa atau ruh), disebutkan:

"(yaitu) di hari (dimana) harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna (untuk dapat memberikan kesenangan)," <QS.26:88>

"kecuali orang-orang yang menghadap Allah, dengan hati yang bersih," <QS.26:89>

"dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertaqwa," <QS.26:90>

"dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim, kepada orang-orang yang sesat"," <QS.26:91>

"Dan kamu tidak diberi pembalasan, melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan," <QS.37:39>

"tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)." <QS.37:40>

"Mereka itu memperoleh rejeki yang tertentu," <QS.37:41>

"yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan," <QS.37:42>

"di dalam surga-surga yang penuh nikmat," <QS.37:43>

"(yaitu) Allah Rabb-mu, dan Rabb bapak-bapakmu yang terdahulu"." <QS.37:126>

"Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka)," <QS.37:127>

"kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa, yang mendapat surga)." <QS.37:128>

"Dan mereka hadirkan (hubungan) nasab antara Allah dan antara Jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui, bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka)," <QS.37:158>

"Maha Suci Allah, dari apa yang mereka sifatkan," <QS.37:159>

"Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa)." <QS.37:160>

 

40)

>

Pentingnya lingkungan pergaulan

  ~

Mengenai orang yang diikuti atau pengikutnya, tetap mempertanggung-jawabkan perbuatannya masing-masing, disebutkan:

"(di Hari Kiamat), ketika orang-orang yang diikuti itu, berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan di antara mereka, terputus sama sekali." <QS.2:166>

"Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami". Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal-perbuatannya, menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka." <QS.2:167>

"Hai manusia, makanlah yang halal, lagi baik, dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya, syaitan adalah musuh yang nyata bagimu." <QS.2:168>

"Sesungguhnya, syaitan itu hanya menyuruh kamu, berbuat jahat dan keji, dan mengatakan kepada Allah, apa yang tidak kamu ketahui." <QS.2:169>

"Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah, apa yang telah diturunkan Allah". Mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti, apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu, tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk." <QS.2:170>

"Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu, apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, maka Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." <QS.5:105>

  ~

Mengenai ikuti orang yang suka lakukan kebaikan, disebutkan:

"Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: "Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang ummi: "Apakah kamu (mau) masuk Islam". Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya." <QS.3:20>

"Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.3:31>

"Katakanlah: "Taatilah Allah dan Rasul-Nya; Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya, Allah tidak menyukai orang-orang kafir"." <QS.3:32>

"Ya Rabb-kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan (Al-Qur'an), dan telah kami ikuti Rasul (Muhammad), karena itu masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur'an)." <QS.3:53>

"Sesungguhnya, orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman, dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman." <QS.3:68>

"Katakanlah: "Benarlah (apa yang difirmankan) Allah". Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik." <QS.3:95>

"Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah: "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Qur'an)". Al-Qur'an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." <QS.6:90>

"Hai Nabi, cukuplah Allah menjadi Pelindung bagimu dan bagi orang-orang Mukmin yang mengikutimu." <QS.8:64>

"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah redha kepada mereka dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar." <QS.9:100>

"Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu, supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar, di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu"." <QS.18:66>

  ~

Mengenai jauhi orang yang suka lakukan keburukan, disebutkan:

"Allah berfirman: "Sesungguhnya telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus dan janganlah sekali-kali kamu mengikuti jalan orang-orang yang tidak mengetahui"." <QS.10:89>

"kepada Fir'aun dan pemimpin-pemimpin kaumnya, tetapi mereka mengikuti perintah Fir'aun, padahal perintah Fir'aun sekali-kali bukanlah (perintah) yang benar." <QS.11:97>

"…; dan janganlah kamu mengikuti orang, yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas." <QS.18:28>

"Dan janganlah kamu ikuti, setiap orang yang banyak bersumpah, lagi hina," <QS.68:10>

"yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah," <QS.68:11>

"yang sangat enggan berbuat baik, yang melampaui batas, lagi banyak dosa," <QS.68:12>

"yang kaku kasar, selain daripada itu, yang terkenal kejahatannya," <QS.68:13>

"karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak." <QS.68:14>

"Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala"." <QS.68:15>

"Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka, sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu. setelah teringat (kembali)." <QS.6:68>

"Dan tidak ada pertanggungan-jawab sedikitpun atas orang-orang yang bertaqwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan, agar mereka bertaqwa." <QS.6:69>

"Dan tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Qur'an itu, agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak …." <QS.6:70>

"Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan, melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya." <QS.3:69>

"Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya)." <QS.3:70>

"Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan antara yang hak dengan yang batil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui." <QS.3:71>

"Dan barangsiapa yang menentang Rasul, setelah jelas kebenaran baginya. dan mengikuti jalan, yang bukan jalan orang-orang Mukmin, Kami biarkan ia leluasa, terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu, dan Kami masukkan ia ke dalam Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruknya tempat kembali." <QS.4:115>

"Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul". Mereka menjawab: "Cukuplah untuk kami apa yang kamu dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka akan mengikuti juga nenek moyang mereka, walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa, dan tidak (pula) mendapat petunjuk." <QS.5:104>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha Menyaksikan, apa yang kamu kerjakan." <QS.3:98>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, mengapa kamu menghalang-halangi dari jalan Allah orang-orang yang telah beriman, kamu menghendakinya menjadi bengkok, padahal kamu menyaksikan". Allah sekali-kali tidak lalai, dari apa yang kamu kerjakan." <QS.3:99>

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebagian dari orang-orang yang diberi Ahli Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir, setelah kamu beriman." <QS.3:100>

"…. Dan berkatalah Musa kepada saudaranya, yaitu Harun: "Gantikanlah aku dalam (memimpin) kaumku, dan perbaikilah, dan janganlah kamu mengikuti jalan orang-orang yang membuat kerusakan"." <QS.7:142>

 

41)

>

Pentingnya membangun kehidupan akhirat selama hidup di dunia

  ~

Mengenai kehidupan akhirat adalah kehidupan batiniah tiap ruh manusia, disebutkan:

(lihat catatan 25: "Kehidupan dunia dan kehidupan akhirat", mengenai kehidupan akhirat adalah kehidupan batiniah tiap ruh manusia)

  ~

Mengenai pentingnya membangun kehidupan akhirat, disebutkan:

(lihat catatan 25: "Kehidupan dunia dan kehidupan akhirat", mengenai pentingnya membangun atau memakmurkan kehidupan akhirat)

  ~

Mengenai kerugian atas menukar kehidupan akhirat dengan kehidupan dunia, disebutkan:

(lihat catatan 25: "Kehidupan dunia dan kehidupan akhirat", mengenai menukar kehidupan dunia dengan akhirat (atau sebaliknya))

  ~

Mengenai kelalaian dan kedustaan manusia terhadap kehidupan akhirat, disebutkan:

(lihat catatan 25: "Kehidupan dunia dan kehidupan akhirat", mengenai melalaikan kehidupan akhirat)

  ~

Mengenai hindari diperdaya oleh kehidupan dunia, disebutkan:

(lihat catatan 25: "Kehidupan dunia dan kehidupan akhirat", mengenai kehidupan dunia hanyalah permainan (tempat ujian bagi manusia))

  ~

Mengenai hukuman-Nya di dunia ataupun di akhirat, disebutkan:

(lihat catatan 25: "Kehidupan dunia dan kehidupan akhirat", mengenai azab, kehinaan dan kerugian di dunia dan akhirat)

 

42)

>

Perwujudan hasil amal-ibadah dalam kehidupan

  ~

Mengenai anjuran-Nya untuk beribadah dan berbuat amal-kebaikan, disebutkan:

"Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabb-mu dan perbuatlah kebaikan, supaya kamu mendapat kemenangan." <QS.22:77>

"Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'." <QS.2:43>

"Hai Maryam, taatlah kepada Rabb-mu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'." <QS.3:43>

"Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadah, memuji (Allah), yang melawat, yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat mungkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang Mukmin itu." <QS.9:112>

"Dan orang-orang yang beriman, serta beramal shaleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya." <QS.2:82>

"Allah telah menjanjikan kepada orang yang beriman dan beramal shaleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar." <QS.5:9>

"Sesungguhnya, orang-orang yang beriman, mengerjakan amal shaleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Rabb-nya. Tidak ada kekuatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." <QS.2:277>

"Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam surga, yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai istri-istri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh, lagi nyaman." <QS.4:57>

"Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan shaleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari Allah." <QS.4:122>

  ~

Mengenai orang beriman akan mendapat kehidupan di dunia dan di akhirat yang lebih baik, disebutkan:

"Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguhnya, akan Kami berikan (pula) balasan kepada mereka, dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." <QS.16:97>

"Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Rabb-mu". Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya, kampung akhirat adalah lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertaqwa," <QS.16:30>

"Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam, yang dapat dijadikan teladan, lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Rabb)," <QS.16:120>

"(lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus." <QS.16:121>

"Dan Kami berikan kepadanya kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya, dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang shaleh." <QS.16:122>

"Dan di antara manusia, ada orang yang menyembah Allah, dengan berada di tepi (lemah imannya); maka jika memperoleh kebaikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata." <QS.22:11>

"Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu." <QS.24:14>

"Tidak ada do'a mereka selain ucapan: "Ya Rabb-kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-berlebihan dalam urusan kami, dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir"." <QS.3:147>

"Karena itu Allah memberikan pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan." <QS.3:148>

"Barangsiapa yang menghendaki pahala di dunia saja, (maka ia merugi), karena disisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Dan Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." <QS.4:134>

 

43)

>

Ujian-Nya bagi orang beriman

  ~

Mengenai iman adalah mampu melewati berbagai ujian-Nya, disebutkan:

"Apakah kamu mengira, bahwa kamu akan masuk surga?, padahal belum datang kepadamu (cobaan), sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan), sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah". Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat." <QS.2:214>

"Apakah kamu mengira, bahwa kamu akan masuk surga?, padahal belum nyata bagi Allah, orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar." <QS.3:142>

"Maka Rabb-mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): "Sesungguhnya, Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik"." <QS.3:195>

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan, yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu, supaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. Barangsiapa yang melanggar batas. setelah itu, maka baginya azab yang pedih." <QS.5:94>

"Apakah manusia itu mengira, bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?." <QS.29:2>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya, Allah mengetahui orang-orang yang benar, dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta." <QS.29:3>

"Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira, bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami?. Amatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu." <QS.29:4>

"Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah, maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu, pasti datang. Dan Dia-lah yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.29:5>

"Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu, melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu, melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab yakin, dan supaya orang yang beriman bertambah imannya, dan supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab dan orang-orang Mukmin itu tidak ragu-ragu, dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir, (mengatakan): "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai perumpamaan". Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabb-mu, melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia." <QS.74:31>

 

44)

>

Berbagai kejadian di Hari Kiamat

  ~

Mengenai Hari Kiamat sebagai peringatan-Nya dan sebagai proses akhir atas segala ujian-Nya di dunia, disebutkan:

"Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu, jika kamu tetap kafir kepada hari (kiamat), yang menjadikan anak-anak beruban (segera menjadi tua)." <QS.73:17>

"Langit(pun) menjadi pecah-belah pada hari itu, karena Allah. Adalah janji-Nya itu pasti terlaksana." <QS.73:18>

"Sesungguhnya ini adalah suatu peringatan. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan (yang menyampaikannya dekat) kepada Rabb-nya." <QS.73:19>

"…. Dan (Neraka) Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia." <QS.74:31>

"Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir." <QS.6:130>

  ~

Mengenai janji Allah atas kedatangan Hari Kiamat, disebutkan:

"Ya Rabb-kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya". Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji." <QS.3:9>

"Dan demikian (pula) Kami mempertemukan (manusia) dengan mereka, agar manusia itu mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan Hari Kiamat tidak ada keraguan padanya. …." <QS.18:21>

"Dan apabila dikatakan (kepada orang kafir): "Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar, dan hari berbangkit itu tidak ada keraguan padanya", niscaya kamu menjawab: "Kami tidak tahu apakah hari kiamat itu, kami sekali-kali tidak lain hanyalah menduga-duga saja, dan kami sekali-kali tidak menyakini(nya)"." <QS.45:32>

"Dan nyatalah bagi mereka (di hari kiamat itu), keburukan-keburukan dari apa yang mereka kerjakan, dan mereka diliputi oleh (azab neraka), yang mereka selalu memperolok-olokkannya." <QS.45:33>

"Mereka itulah, orang-orang yang Kami terima dari mereka, amal yang baik yang telah mereka kerjakan, dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka." <QS.46:16>

"Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan shaleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari Allah." <QS.4:122>

  ~

Mengenai berbagai kejadian lainnya di Hari Kiamat, disebutkan:

(lihat catatan 46: "Peristiwa-peristiwa pada Hari Kiamat secara ringkas")

(lihat catatan 47: "Hari Kiamat dan berbagai peristiwa di dalamnya")

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s