Lampiran E.24-26

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

24)

>

Rangkuman proses penciptaan manusia

  ~

Mengenai diciptakan-Nya Hawa dari Adam, disebutkan:

"Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Rabb-mu, yang telah menciptakan kamu dari yang satu (Adam), dan darinya Allah menciptakan istrinya; dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan …." <QS.4:1>

"Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan darinya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, istrinya mengandung kandungan yang ringan, dan …." <QS.7:189>

  ~

Mengenai saat ditiupkan-Nya ruh kepada benih tubuh manusia, disebutkan:

"Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya (Adam), dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu (para malaikat) tersungkur dengan sujud kepadanya"." <QS.38:72>

"Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya (Adam), dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduk kamu (para malaikat) kepadanya dengan bersujud." <QS.15:29>

"Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami, dan Kami jadikan dia dan anaknya (sebagai) tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam." <QS.21:91>

"dan Maryam puteri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya, sebagian dari ruh (ciptaan) Kami; dan dia …." <QS.66:12>

  ~

Mengenai penciptaan manusia pertama (Adam) dari tanah (dari saripati dalam tanah), sedang manusia selanjutnya dari air mani (dari saripati dalam makanan), disebutkan:

"Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya (sempurna), dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah." <QS.32:7>

"Kemudian Dia menjadikan keturunannya (keturunan manusia), dari saripati air yang hina (air mani)." <QS.32:8>

"Kemudian Dia menyempurnakan (bentuk kejadiannya) dan meniupkan ke dalam (benih janin)nya, ruh (ciptaan)-Nya, dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur." <QS.32:9>

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan …." <QS.7:172>

"Dia diciptakan dari air yang terpancar (air mani)," <QS.86:6>

"yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki, dan tulang dada perempuan." <QS.86:7>

  ~

Mengenai urutan penciptaan manusia, yaitu tanah, air mani, ditiupkan-Nya ruh, segumpal darah, dsb, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah." <QS.23:12>

"Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani, (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)." <QS.23:13>

"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik." <QS.23:14>

"Kemudian, setelah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati." <QS.23:15>

"Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan di hari kiamat." <QS.23:16>

"Dan Allah menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung, dan tidak (pula) melahirkan, melainkan dengan pengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang, dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (telah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah." <QS.35:11>

"Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, setelah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup), supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan, sebelum itu. (Kami perbuat demikian), supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan, dan supaya kamu memahami(nya)." <QS.40:67>

"Kawannya (yang Mukmin) berkata kepadanya, ketika dia sedang bercakap-cakap dengannya: "Apakah kamu kafir kepada (Rabb) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna?." <QS.18:37>

"Hai manusia, kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur); maka (ketahuilah) sesungguhnya, Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya, dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu, dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang telah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai pada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan, dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun, yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering pada awalnya, kemudian apabila Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu, dan suburlah tanahnya, dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah." <QS.22:5>

"…. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu, seperti ketika Dia menjadikan kamu dari tanah, dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah Yang paling mengetahui tentang orang yang bertaqwa." <QS.53:32>

"Bukankah dia dahulu dari setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim)," <QS.75:37>

"kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya," <QS.75:38>

"lalu Allah menjadikan darinya sepasang: laki-laki dan perempuan." <QS.75:39>

"Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina (air mani)," <QS.77:20>

"kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim)," <QS.77:21>

"sampai waktu yang ditentukan," <QS.77:22>

"lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan." <QS.77:23>

  ~

Mengenai jenis tanah untuk penciptaan manusia, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." <QS.15:26>

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." <QS.15:28>

"Berkata iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia, yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk"." <QS.15:33>

"Dia menciptakan manusia dari tanah kering, seperti tembikar," <QS.55:14>

  ~

Mengenai siklus penciptaan manusia dari tanah dan kembali ke tanah, dst, disebutkan:

"Dia mengeluarkan (menjadikan) yang hidup dari yang mati (ditiupkan-Nya ruh), dan mengeluarkan (menjadikan) yang mati dari yang hidup (diangkat-Nya ruh), dan menghidupkan bumi setelah matinya. Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur)." <QS.30:19>

"Engkau masukkan malam ke dalam siang, dan Engkau masukkan siang kepada malam. Engkau keluarkan (menjadikan) yang hidup dari yang mati (ditiupkan-Nya ruh), dan Engkau keluarkan (menjadikan) yang mati dari yang hidup (diangkat-Nya ruh). Dan Engkau beri rejeki, siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)"." <QS.3:27>

"Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan (menjadikan) yang hidup dari yang mati (ditiupkan-Nya ruh) dan yang mengeluarkan (menjadikan) yang mati dari yang hidup (diangkat-Nya ruh). Demikian ialah (sifat) Allah, maka mengapa kamu masih berpaling." <QS.6:95>

"Katakanlah: "Siapakah yang memberi rejeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (memberi) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan (menjadikan) yang hidup dari yang mati (ditiupkan-Nya ruh) dan yang mengeluarkan (menjadikan) yang mati dari yang hidup (diangkat-Nya ruh), dan siapakah yang mengatur segala urusan". Maka mereka menjawab: "Allah". Maka katakanlah: "Mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?"." <QS.10:31>

"Katakanlah: "Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya kembali (berkembang-biak, menghidupkan dan mematikan)" katakanlah: "Allah-lah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya kembali; maka bagaimanakah kamu dipalingkan (menyembah ilah selain Allah)"." <QS.10:34>

"Atau siapakah yang menciptakan (makhluk), kemudian mengulanginya (berkembang-biak, menghidupkan dan mematikan), dan siapa (pula) yang memberikan rejeki kepadamu dari langit dan bumi; Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Katakanlah: "Tunjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu orang-orang yang benar"." <QS.27:64>

"Hanya kepada-Nya-lah kamu semua akan kembali; sebagai janji yang benar dari Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya, kemudian mengulanginya kembali (berkembang-biak, menghidupkan dan mematikan), agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman, dan yang mengerjakan amal shaleh dengan adil. Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas, dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka." <QS.10:4>

"Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bagaimana Allah menciptakan (makhluk) dari permulaannya (awal proses kelahiran makhluk), kemudian mengulanginya (menciptakan anak keturunan lainnya). Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah." <QS.29:19>

"Katakanlah: "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (makhluk) dari permulaannya (awal proses kelahiran makhluk), kemudian Allah menjadikannya sekali lagi (menciptakan anak keturunan lainnya). Sesungguhnya, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.29:20>

"Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu (menghidupkan manusia), dan kepadanya (bumi) Kami akan mengembalikan kamu (ke dalam tanah, mematikan), dan darinya (tanah), Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain (menghidupkan generasi manusia berikutnya)." <QS.20:55>

"Dan Allah menumbuhkan kamu (menghidupkan manusia) dari tanah, dengan sebaik-baiknya," <QS.71:17>

"kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah (mematikan), dan mengeluarkan (menghidupkan) kamu dengan sebenar-benarnya." <QS.71:18>

"Dan Dialah yang menciptakan (makhluk) dari permulaan (awal proses kelahiran makhluk), kemudian mengembalikannya kembali (ke dalam tanah, mematikan). Dan menghidupkannya kembali (menghidupkan generasi manusia berikutnya) itu adalah lebih mudah bagi-Nya. Dan bagi-Nya-lah sifat yang Maha Tinggi di langit dan di bumi; dan Dialah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.30:27>

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah (penciptaan Adam dan Hawa), kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang-biak (penciptaan anak-anak Adam)." <QS.30:20>

"Dan bukankah Rabb yang menciptakan langit dan bumi itu, berkuasa menciptakan kembali jasad-jasad mereka yang telah hancur itu (menciptakan generasi manusia berikutnya)?. Benar. Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta, lagi Maha Mengetahui." <QS.36:81>

  ~

Mengenai penciptaan Nabi Isa as sama dengan penciptaan Nabi Adam as, disebutkan:

"Sesungguhnya, misal (kejadian) 'Isa di sisi Allah, adalah seperti (kejadian) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia." <QS.3:59>

 

25)

>

Kehidupan dunia dan kehidupan akhirat

  ~

Mengenai kehidupan akhirat (batiniah) dan dunia (lahiriah) yang berjalan paralel dan bersamaan, yang bisa dibangun bersamaan pula, namun kehidupan akhirat yang lebih penting dan kekal, disebutkan:

Kehidupan akhirat yang kekal

"Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan (dunia) ini hanyalah kesenangan (sementara), dan sesungguhnya, akhirat itulah negeri yang kekal." <QS.40:39>

"Tetapi kamu (berlaku) kafir, memilih kehidupan duniawi." <QS.87:16>

"Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal." <QS.87:17>

"Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas, dan tidak percaya terhadap ayat-ayat Rabb-nya. Dan sesungguhnya, azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal." <QS.20:127>

"Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami (Al-Qur'an), serta (mendustakan) menemui hari akhirat, maka mereka tetap berada di dalam siksaan (neraka)." <QS.30:16>

Kehidupan akhirat adalah kehidupan batiniah tiap ruh manusia

"Mereka hanya mengetahui (hal) yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat (atau kehidupan batiniah ruh) adalah lalai." <QS.30:7>

"…. Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia, dan di antara kamu ada orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka (hal-hal duniawi yang kamu kehendaki itu), untuk menguji kamu; dan sesungguhnya, Allah telah memaafkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang-orang yang beriman." <QS.3:152>

"Dan apabila kamu membaca Al-Qur'an niscaya Kami hadirkan antara kamu, orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; suatu dinding yang tertutup," <QS.17:45>

"dan Kami hadirkan penutup di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut (kata) Rabb-mu saja dalam Al-Qur'an, niscaya mereka berpaling ke belakang, karena bencinya." <QS.17:46>

"Dan carilah, pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (segi) duniawi, dan berbuat baiklah, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan." <QS.28:77>

"Katakanlah: "Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu, khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika kamu memang benar"." <QS.2:94>

"Dan sesungguhnya, iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman." <QS.34:20>

"Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah, agar Kami dapat membedakan, siapa yang beriman, kepada adanya kehidupan akhirat, dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Rabb-mu Maha Memelihara segala sesuatu." <QS.34:21>

Menukar kehidupan dunia dengan akhirat (atau sebaliknya)

"Itulah orang-orang yang membeli (menukar) kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka, dan mereka tidak akan ditolong." <QS.2:86>

"Karena itu, hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat, (dengan) berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan, maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar." <QS.4:74>

Surga dan Neraka selama dalam kehidupan dunia

"Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu-daya mereka, dan Fir'aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk." <QS.40:45>

"Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya, ke dalam azab yang sangat keras"." <QS.40:46>

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu, kaum yang dimurkai Allah, sesungguhnya mereka telah putus-asa (siksaan batin) terhadap negeri akhirat, sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur, berputus-asa." <QS.60:13>

Beriman kepada kehidupan akhirat

"Dan sesungguhnya, kamu (Muhammad) benar-benar menyeru mereka, kepada jalan yang lurus." <QS.23:73>

"Dan sesungguhnya, orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, benar-benar menyimpang dari jalan (yang lurus)." <QS.23:74>

"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa," <QS.2:2>

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rejeki, yang Kami anugerahkan kepada mereka," <QS.2:3>

"Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur'an), yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad), dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat." <QS.2:4>

"Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Rabb-nya, dan merekalah orang-orang yang beruntung." <QS.2:5>

"Thaa Siin. (Surat) ini adalah ayat-ayat Al-Qur'an, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan," <QS.27:1>

"untuk menjadi petunjuk dan berita gembira, bagi orang-orang yang beriman," <QS.27:2>

"(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, dan mereka yakin akan adanya negeri akhirat." <QS.27:3>

"Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, Kami jadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka bergelimang (dalam kesesatan)." <QS.27:4>

"Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang buruk (di dunia), dan mereka di akhirat, adalah orang-orang yang paling merugi." <QS.27:5>

"Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk; dan Allah mempunyai sifat yang Maha Tinggi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." <QS.16:60>

"Apakah dia (orang kafir) mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, ataukah ada padanya penyakit gila?. (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh." <QS.34:8>

"Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu, dengan nama perempuan." <QS.53:27>

"Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan, sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun (sebagai bukti) terhadap (suatu) kebenaran." <QS.53:28>

Melalaikan kehidupan akhirat

"Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat ia akan lebih buta dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)." <QS.17:72>

"Yang demikian itu disebabkan karena sesungguhnya, mereka mencintai kehidupan dunia lebih dari akhirat, dan bahwasanya Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang kafir." <QS.16:107>

"Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci-mati oleh Allah, dan mereka itulah orang-orang yang lalai." <QS.16:108>

"Sekali-kali janganlah demikian (seperti berikut ini). Sebenarnya kamu (manusia) mencintai kehidupan dunia," <QS.75:20>

"dan meninggalkan (kehidupan) akhirat." <QS.75:21>

"Sebenarnya pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (ke sana), malahan mereka ragu-ragu tentang akhirat itu, lebih-lebih lagi mereka buta darinya (tidak dapat memahaminya)." <QS.27:66>

"(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, dan menginginkan, agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat"." <QS.7:45>

"Sesungguhnya orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan di dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu. Dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami," <QS.10:7>

Memilih kehidupan dunia dan akhirat

"(yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia, daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, dan menginginkan, agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh." <QS.14:3>

"Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati, melainkan dengan ijin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barangsiapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barangsiapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur." <QS.3:145>

"Barangsiapa yang menghendaki pahala di dunia saja, (maka ia merugi), karena disisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Dan Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." <QS.4:134>

"Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat, akan Kami tambah keuntungan itu baginya, dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia. Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia, dan tidak ada baginya suatu bagianpun di akhirat." <QS.42:20>

"…. Maka di antara manusia ada orang yang berdo'a: "Ya Rabb-kami, berilah kami kebaikan di dunia", dan tiadalah baginya bagian (yang menyenangkan) di akhirat." <QS.2:200>

"Dan di antara mereka ada orang yang berdo'a: "Ya Rabb-kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka"." <QS.2:201>

"Mereka itulah orang-orang yang mendapat bagian, dari apa yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya." <QS.2:202>

"Dan jika kamu sekalian menghendaki (keredhaan) Allah dan Rasul-Nya, serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa, yang yang berbuat baik di antaramu, pahala yang besar." <QS.33:29>

Pentingnya membangun atau memakmurkan kehidupan akhirat

"Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertaqwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Rabb-mu". Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya, kampung akhirat adalah lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertaqwa," <QS.16:30>

"…. Dan kampung akhirat itu lebih baik bagi mereka yang bertaqwa. Maka apakah kamu sekalian tidak mengerti." <QS.7:169>

"…. Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar, dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertaqwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun"." <QS.4:77>

"…. Maka jika mereka (orang-orang munafik) bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan di akhirat; dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi." <QS.9:74>

"Dan orang-orang yang berhijrah, karena Allah, setelah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya, pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui," <QS.16:41>

"(yaitu) orang-orang yang sabar, dan hanya kepada Rabb saja, mereka bertawakal." <QS.16:42>

"Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat, dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedang ia adalah Mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik." <QS.17:19>

"Perhatikanlah, bagaimana Kami lebihkan sebagian dari mereka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya." <QS.17:21>

"Kami-lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh, apa yang kamu inginkan, dan memperoleh (pula) di dalamnya, apa yang kamu minta." <QS.41:31>

"Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.41:32>

Kehidupan dunia hanyalah permainan (tempat ujian bagi manusia)

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, melainkan senda-gurau dan main-main. Dan sesungguhnya, akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." <QS.29:64>

"Sesungguhnya kehidupan dunia hanya permainan dan senda-gurau. Dan jika kamu beriman, serta bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu, dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." <QS.47:36>

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain daripada main-main dan senda-gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya!." <QS.6:32>

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan, dan suatu yang melalaikan, (seperti) perhiasan dan bermegah-megah(an) antara kamu, serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti (di saat) hujan, yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering, dan kamu lihat warnanya kuning, kemudian hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras, dan ampunan dari Allah, serta keredhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." <QS.57:20>

"…. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah"." <QS.31:33>

"Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka, tiba-tiba mereka membuat kezaliman di muka bumi tanpa (alasan) yang benar. Hai manusia, sesungguhnya (bencana) kezalimanmu akan menimpa dirimu sendiri; (hasil kezalimanmu) itu hanyalah kenikmatan hidup duniawi, kemudian kepada Kami-lah kembalimu, lalu Kami khabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." <QS.10:23>

"Dan sesungguhnya, mereka telah mengingkari Allah, sebelum itu; dan mereka menduga-duga tentang (hal) yang gaib, dari tempat yang jauh." <QS.34:53>

"Dan dihalangi antara mereka (orang kafir dan dunia gaib), dengan apa yang mereka ingini (kenikmatan duniawi), sebagaimana yang dilakukan terhadap orang-orang, yang serupa dengan mereka, pada masa dahulu. Sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) dalam keraguan yang mendalam (tentang pengetahuan mereka mengenai hal yang gaib)." <QS.34:54>

"Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, seloba-loba manusia kepada kehidupan (dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin, agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkan dari siksa. Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka kerjakan." <QS.2:96>

Kesenangan duniawi yang sesaat

"Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu di sisi Rabb-mu, adalah bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.43:35>

"Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia, dan mereka tidak mempedulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (Hari Kiamat)." <QS.76:27>

"Allah meluaskan rejeki dan menyempitkannya, bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (duniawi yang sesaat-fana dan tidak hakiki)." <QS.13:26>

"Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu (karena kagum/iri), kepada apa (nikmat) yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka (kaum musyrikin), sebagai bunga kehidupan di dunia, untuk Kami cobai (uji) mereka dengannya. Dan karunia Rabb-mu adalah lebih baik dan lebih kekal." <QS.20:131>

"Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri, yang telah kami binasakan, yang telah bersenang-senang dalam kehidupannya; maka itulah tempat kediaman mereka, yang tiada didiami (lagi) setelah mereka (dibinasakan), kecuali sebagian kecil (darinya). Dan Kami adalah pewarisnya." <QS.28:58>

"Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi lebih diutamakan), maka Kami segerakan baginya di dunia itu, apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki, dan Kami tentukan baginya neraka Jahanam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir." <QS.17:18>

Kesia-siaan amalan dan kerugian di dunia dan akhirat

"…. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." <QS.2:217>

"Sesungguhnya, orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi yang memang tidak dibenarkan dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, maka gembirakanlah mereka, bahwa mereka akan menerima siksa yang pedih." <QS.3:21>

"Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong." <QS.3:22>

"Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal," <QS.9:68>

"…. Mereka itu, amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi." <QS.9:69>

"Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah, dengan berada di tepi (menyembah dengan setengah-setengah atau sambil lalu); maka jika memperoleh kebaikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata." <QS.22:11>

"…. Barangsiapa yang kafir. setelah beriman, (tidak menerima hukum-hukum Islam). Maka hapuslah amalannya, dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi." <QS.5:5>

Kehinaan dan kerugian di dunia dan akhirat

"Dan siapakah yang lebih (ter)aniaya, daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya?. Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan, dan di akhirat mendapat siksa yang berat." <QS.2:114>

"…. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar." <QS.5:41>

"Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan." <QS.33:57>

"Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang Mukmin dan Mukminat, tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata." <QS.33:58>

"Maka Allah merasakan kepada mereka, kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya, azab pada hari akhirat lebih besar, kalau mereka mengetahui." <QS.39:26>

"Maka Kami meniupkan angin, yang amat gemuruh kepada mereka, dalam beberapa hari yang sial, karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu, siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan akhirat lebih menghinakan, sedang mereka tidak diberi pertolongan." <QS.41:16>

"Barangsiapa mencari agama, selain daripada agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agamanya itu) darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi." <QS.3:85>

Azab di dunia dan akhirat

"Bagi mereka (orang-orang musyrik) azab dalam kehidupan dunia dan sesungguhnya, azab akhirat adalah lebih keras dan tak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah." <QS.13:34>

"Dan sesungguhnya, Kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia), sebelum azab yang lebih besar (di akhirat); mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar)." <QS.32:21>

"Sesungguhnya orang-orang yang (sengaja) ingin, agar (berita) perbuatan yang amat keji itu (fitnah), tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." <QS.24:19>

"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik yang lengah lagi beriman, (telah berbuat zina), mereka (akan ter)kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar," <QS.24:23>

"Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong." <QS.3:56>

"Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah." <QS.35:5>

"Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya, supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala." <QS.35:6>

"Sesungguhnya, orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak mendapat bagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih." <QS.3:77>

"Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya kami berikan kepada mereka, balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna, dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan." <QS.11:15>

"Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka, dan lenyaplah di akhirat itu, apa yang telah mereka usahakan di dunia, dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan." <QS.11:16>

Kehidupan dunia dan akhirat bagi orang-orang shaleh terdahulu

"Barangsiapa yang menyangka, bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya; kemudian hendaklah ia pikirkan, apakah tipu-dayanya itu dapat melenyapkan, apa yang menyakitkan hatinya." <QS.22:15>

"Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia, dan sesungguhnya, dia di akhirat benar-benar termasuk orang yang shaleh." <QS.2:130>

"Dan Kami berikan kepadanya (Ibrahim) kebaikan di dunia. Dan sesungguhnya, dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang shaleh." <QS.16:122>

"Dan Kami anugerahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Yakub, dan Kami jadikan kenabian dan Al-Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan padanya balasan di dunia, dan sesungguhnya, dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang shaleh." <QS.29:27>

"(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) dari-Nya, namanya Al-Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)," <QS.3:45>

Kehidupan dunia dan akhirat bagi orang-orang beriman

"Karena itu Allah memberikan pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan." <QS.3:148>

"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa." <QS.10:63>

"Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar." <QS.10:64>

"Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan berbuat apa yang Dia kehendaki." <QS.14:27>

"Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah", kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu. Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat?, padahal kenikmatan hidup di dunia (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit." <QS.9:38>

 

26)

>

Para makhluk gaib dan tugas-tugasnya

  ~

Mengenai tugas para malaikat dalam memberi pengajaran bagi manusia, disebutkan:

(lihat catatan 31: "Para malaikat dan tugas-tugasnya")

  ~

Mengenai tugas para jin dalam memberi ujian-Nya bagi manusia, disebutkan:

Ujian dari syaitan (jin) melalui bisikan (ilham) di hati atau pikiran manusia

"dari kejahatan (bisikan) syaitan, yang biasa bersembunyi," <QS.114:4>

"yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia," <QS.114:5>

"dari (golongan) jin dan manusia." <QS.114:6>

"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari golongan) manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Rabb-mu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkan mereka, dan apa yang mereka ada-adakan." <QS.6:112>

"Dan (juga) agar hati kecil orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat cenderung kepada bisikan itu, mereka merasa senang kepadanya, dan supaya mereka mengerjakan apa yang mereka (syaitan) kerjakan." <QS.6:113>

"Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah, ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya (manusia pengikutnya), agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik." <QS.6:121>

Penyesatan manusia oleh jin

"Dan (ingatlah) hari (kiamat) di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya, (dan Allah berfirman): "Hai golongan jin (syaitan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia", lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia: "Ya Rabb-kami, sesungguhnya sebagian dari kami telah dapat kesenangan dari sebagian (yang lain, atau jin) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan (akhir waktu penangguhan) bagi kami". Allah berfirman: "Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)". Sesungguhnya Rabb-mu Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui." <QS.6:128>

"Dan orang-orang kafir berkata: "Ya Rabb-kami, perlihatkanlah kepada kami, dua jenis orang yang telah menyesatkan kami, (yaitu) sebagian dari jin dan manusia, agar kami letakkan keduanya di bawah telapak kaki kami, supaya kedua jenis itu menjadi orang-orang yang hina"." <QS.41:29>

"Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia, yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan." <QS.72:6>

"Dan Kami tetapkan bagi mereka (orang kafir), teman-teman (dari jin dan manusia) yang menjadikan mereka memandang bagus, apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka, dan tetaplah atas mereka keputusan azab, (seperti keputusan) pada umat-umat yang terdahulu, sebelum mereka dari jin dan manusia; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang merugi." <QS.41:25>

Adanya jin yang bertaqwa

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku." <QS.51:56>

"Aku tidak menghendaki rejeki sedikitpun dari mereka, dan Aku tidak menghendaki, supaya memberi Aku makan (sesajen)." <QS.51:57>

"Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu (amal-perbuatanmu), hai manusia dan jin." <QS.55:31>

"Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan, dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula), dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan ijin Rabb-nya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka, yang apinya menyala-nyala." <QS.34:12>

"Para jin itu membuat untuk Sulaiman, apa yang dikehendakinya, dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung, dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam, dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud (Sulaiman), untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku, yang berterima kasih." <QS.34:13>

"Dan (ingatlah), ketika Kami hadapkan serombongan jin kepadamu, yang (datang untuk) mendengarkan Al-Qur'an, maka tatkala mereka menghadiri pembacaan(nya), lalu mereka berkata: "Diamlah kamu (kepada temannya, untuk mendengarkannya)". Ketika pembacaan telah selesai, mereka kembali kepada kaumnya (untuk) memberi peringatan." <QS.46:29>

"Mereka berkata: "Hai kaum kami, sesungguhnya kami telah mendengarkan kitab (Al-Qur'an), yang telah diturunkan setelah Musa, yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya, lagi memimpin kepada kebenaran dan kepada jalan yang lurus." <QS.46:30>

"Hai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah, dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu, dan melepaskan kamu dari azab yang pedih." <QS.46:31>

"Dan orang yang tidak menerima (seruan) orang yang menyeru kepada Allah, maka dia tidak akan melepaskan diri dari azab Allah di muka bumi, dan tidak ada baginya pelindung selain Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata"." <QS.46:32>

Jin yang disekutukan dengan Allah oleh orang musyrik

"Malaikat-malaikat itu menjawab: "Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu"." <QS.34:41>

"Dan mereka (orang-orang Musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohongi (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan." <QS.6:100>

  ~

Mengenai tugas para syaitan dalam memberi ujian-Nya bagi manusia, disebutkan:

Syaitan tidak mempunyai kekuasaan atas manusia, dan hanya serukan (bisikan) kesesatan melalui pikiran

"Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat." <QS.15:42>

"Sesungguhnya, syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Rabb-nya." <QS.16:99>

"Sesungguhnya, kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah." <QS.16:100>

"Dan katakanlah: "Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan." <QS.23:97>

"Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau, ya Rabb-ku, dari kedatangan mereka kepadaku"." <QS.23:98>

"Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?." <QS.26:221>

"Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta, lagi yang banyak dosa," <QS.26:222>

"mereka menghadapkan pendengaran (kepada bisikan syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta." <QS.26:223>

"Dan berkatalah syaitan, tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu, janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu, tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu, lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu, dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu, mempersekutukan aku (dengan Allah), sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih." <QS.14:22>

Beberapa contoh penyesatan oleh syaitan

"Sesungguhnya, syaitan itu hanya menyuruh kamu, berbuat jahat dan keji, dan mengatakan kepada (tentang) Allah, apa yang tidak kamu ketahui." <QS.2:169>

"Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan, dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabb-nya." <QS.17:27>

"Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka, dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka, selain daripada tipuan belaka." <QS.4:120>

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu, agar kamu mendapat keberuntungan." <QS.5:90>

"Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu. Dan berjudi itu menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari berjudi)." <QS.5:91>

"Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al-Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat." <QS.7:175>

"Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang Mukmin), seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu". Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami), dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong, sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu"." <QS.57:14>

Godaan syaitan yang tampak menarik, namun menyesatkan

"Dan (juga) kaum 'Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka, memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalang-halangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam (berpengetahuan dan berbudaya tinggi)," <QS.29:38>

"Maka apakah orang yang dijadikan (syaitan), menganggap baik pekerjaannya yang buruk, lalu ia menyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang beriman)?. Maka sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya, dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Maka janganlah dirimu binasa (putus asa), karena kesedihan terhadap mereka (pengikut syaitan). Sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." <QS.35:8>

"Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah), dengan tunduk merendahkan diri, ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka, kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan." <QS.6:43>

"Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka gembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus-asa." <QS.6:44>

"Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam." <QS.6:45>

"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (Rabb) Yang Maha Pemurah (Al-Qur'an), Kami hadirkan baginya syaitan, maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya." <QS.43:36>

"Dan sesungguhnya, syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar, dan mereka menyangka, bahwa mereka mendapat petunjuk." <QS.43:37>

"Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (di hari kiamat), dia berkata: "Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu (syaitan), seperti jarak antara masyrik dan maghrib (sangat jauh)" maka syaitan itu adalah sejahat-jahat teman." <QS.43:38>

"(Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu di hari itu, karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu bersekutu (dengan syaitan) dalam azab (neraka) itu." <QS.43:39>

"Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran), setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa), dan memanjangkan angan-angan mereka." <QS.47:25>

"Yang demikian itu, karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang (Yahudi) yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al-Qur'an): "Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan", sedang Allah mengetahui rahasia mereka." <QS.47:26>

"Tetapi kamu menyangka, bahwa Rasul dan orang-orang Mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka (di Mekah) selama-lamanya, dan syaitan telah menjadikan kamu memandang baik dalam hatimu persangkaan itu, dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk, dan kamu menjadi kaum yang binasa." <QS.48:12>

Syaitan adalah musuh manusia

"Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." <QS.43:62>

"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya, syaitan itu musuh yang nyata bagimu." <QS.2:208>

"Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rejeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu," <QS.6:142>

"Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: "hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia." <QS.17:53>

"Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu, hai Bani Adam, supaya kamu tidak menyembah syaitan?. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagi kamu," <QS.36:60>

"dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus." <QS.36:61>

"Sesungguhnya, syaitan itu telah menyesatkan sebagian besar di antaramu. Maka apakah kamu tidak memikirkan?." <QS.36:62>

"Hai manusia, makanlah yang halal, lagi baik, dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya, syaitan adalah musuh yang nyata bagimu." <QS.2:168>

"Sesungguhnya, syaitan itu hanya menyuruh kamu, berbuat jahat dan keji, dan mengatakan kepada (tentang) Allah, apa yang tidak kamu ketahui." <QS.2:169>

Tipu daya syaitan yang penuh kelemahan, karena tidak berdasarkan kebenaran

"Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya, tipu-daya syaitan itu adalah lemah." <QS.4:76>

"Sesungguhnya, orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya, Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyantun." <QS.3:155>

Hanya Allah Pelindung manusia dari godaan syaitan

"Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.41:36>

"Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan dari-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya), lagi Maha Mengetahui." <QS.2:268>

"Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.7:200>

"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya." <QS.7:201>

"Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam menyesatkan dan mereka tidak henti-hentinya (menyesatkan)." <QS.7:202>

"Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka-cita, sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan ijin Allah, dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal." <QS.58:10>

Ujian dari syaitan yang mendapat ijin-Nya

"Dan usungkanlah, siapa yang kamu (syaitan) sanggupi di antara mereka (manusia) dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki, dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak, dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka, melainkan tipuan belaka." <QS.17:64>

"Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir, untuk menghasud mereka membuat maksiat dengan sungguh-sungguh," <QS.19:83>

"agar Dia menjadikan apa yang dimaksudkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit, dan (orang-orang) yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya, orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat (nyata)," <QS.22:53>

"Sesungguhnya, Allah tidak mengampuni dosa, mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, Dan Dia mengampuni dosa yang lain dari syirik itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya, ia telah tersesat sejauh-jauhnya." <QS.4:116>

"Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu), mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka," <QS.4:117>

"yang dilaknati Allah, dan syaitan itu mengatakan: "Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau, bagian yang telah ditentukan (untuk saya)," <QS.4:118>

"dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya, ia menderita kerugian yang nyata." <QS.4:119>

"Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka, dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka, selain daripada tipuan belaka." <QS.4:120>

"Mereka itu tempatnya Jahanam, dan mereka tidak memperoleh tempat lari darinya." <QS.4:121>

Balasan-Nya bagi manusia yang mengikuti syaitan

"Dan sesungguhnya, Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya." <QS.15:43>

"Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya." <QS.2:257>

"Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Yang Maha Pemurah." <QS.19:44>

"Wahai bapakku, sesungguhnya aku (Ibrahim) kuatir, bahwa kamu akan ditimpa azab oleh Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan"." <QS.19:45>

Syaitan diciptakan-Nya untuk menguji manusia

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya, untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu, dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu, pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman." <QS.7:27>

"Sebagian diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan syaitan-syaitan pelindung (mereka) selain Allah, dan mereka mengira, bahwa mereka mendapat petunjuk." <QS.7:30>

Perumpamaan berlawanannya bisikan oleh syaitan dan malaikat dalam pikiran manusia

"syaitan-syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat, dan mereka dilempari dari segala penjuru." <QS.37:8>

"Untuk mengusir mereka, dan bagi mereka siksaan yang kekal," <QS.37:9>

"akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang." <QS.37:10>

  ~

Mengenai tugas para iblis dalam memberi ujian-Nya bagi manusia, disebutkan:

Ujian dari iblis, untuk membedakan keimanan manusia

"Dan sesungguhnya, iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka (manusia dan kelemahannya), lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman." <QS.34:20>

"Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan, siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat, dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Rabb-mu Maha Memelihara segala sesuatu." <QS.34:21>

Ujian dari iblis, yang melalui segala cara dalam pikiran manusia

"Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalangi-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus," <QS.7:16>

"kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)." <QS.7:17>

Ujian dari iblis, yang tidak mempan pada orang-orang yang Mukhlis

"Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya," <QS.38:82>

"kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka"." <QS.38:83>

"Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku, inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku. Sesungguhnya, jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil"." <QS.17:62>

"Iblis berkata: "Ya Rabb-ku, oleh sebab Engkau telah memutuskan, bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya," <QS.15:39>

"kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka"." <QS.15:40>

Balasan-Nya bagi manusia yang mengikuti iblis

"Rabb berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu (iblis), maka sesungguhnya neraka Jahanam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup." <QS.17:63>

  ~

Mengenai keterbatasan pengetahuan manusia atas "zat" para makhluk gaib, namun yang banyak diketahui hanya tindakan mereka dan nilainya bagi manusia, disebutkan:

"Aku (Muhammad) tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al mala'ul a'la (malaikat) itu, ketika mereka berbantah-bantahan." <QS.38:69>

"Tidak diwahyukan kepadaku (dengan lengkap mengenai "zat" malaikat itu), melainkan bahwa sesungguhnya, aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata." <QS.38:70>

  ~

Mengenai laknat Allah dan para malaikat bagi orang kafir, disebutkan:

Laknat dari para malaikat dan manusia bagi orang kafir

"Sesungguhnya, orang-orang (ahli kitab) yang menyembunyikan, apa yang telah Kami turunkan, berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknati Allah, dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati," <QS.2:159>

"Sesungguhnya, orang-orang kafir dan mereka (yang) mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapati laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya." <QS.2:161>

"Mereka kekal di dalam laknat itu; tidak akan diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh." <QS.2:162>

"Mereka (orang kafir) itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka, (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya," <QS.3:87>

"mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh," <QS.3:88>

"kecuali orang-orang yang taubat, setelah (kafir) itu dan mengadakan perbaikan. Karena sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.3:89>

"Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas." <QS.5:78>

Laknat dari Allah bagi orang kafir

"(yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim, permintaan maafnya, dan bagi merekalah laknat, dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk." <QS.40:52>

"Mereka (orang kafir) itulah orang-orang yang dilaknati Allah, dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka." <QS.47:23>

"Sesungguhnya Allah melaknati orang-orang kafir, dan menyediakan bagi mereka, api yang menyala-nyala (neraka)," <QS.33:64>

"Dan setelah datang kepada mereka Al-Qur'an dari Allah, yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi), untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka, apa yang telah mereka ketahui, lalu mereka ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu (munafik)." <QS.2:89>

"Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan, sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Rabb-mu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan." <QS.5:64>

"Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertaqwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan." <QS.5:65>

"Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Rabb-nya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka." <QS.5:66>

"Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah", dan orang-orang Nasrani berkata: "Al-Masih itu putera Allah". Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling." <QS.9:30>

"Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai rabb-rabb selain Allah, dan (juga mereka menjadikan Rabb) Al-Masih putera Maryam; padahal mereka hanya disuruh menyembah Ilah Yang Maha Esa; tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah, dari apa yang mereka persekutukan." <QS.9:31>

"Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka; dan Allah melaknati mereka; dan bagi mereka azab yang kekal," <QS.9:68>

"Dan mereka (kaum Fir'aun) selalu diikuti dengan kutukan di dunia dan (begitu pula) di hari kiamat. Laknat itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan." <QS.11:99>

"Dan Kami ikutkan laknat kepada mereka (kaum Fir'aun) di dunia ini; dan pada hari kiamat, mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan (dari rahmat Allah)." <QS.28:42>

"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah, lagi beriman, (berbuat zina), mereka (akan) kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar," <QS.24:23>

"pada hari (kiamat,) (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi, atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." <QS.24:24>

  ~

Mengenai keberadaan malaikat dalam semangat jihad, disebutkan:

"Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepadamu, ketika datang kepadamu tentara-tentara (musuh), lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan, dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya (para malaikat, untuk membantumu). Dan adalah Allah Maha Melihat, akan apa yang kamu kerjakan." <QS.33:9>

"(Ingatlah), ketika kamu mengatakan kepada orang Mukmin: "Apakah tidak cukup bagi kamu Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)"." <QS.3:124>

"ya (cukup), jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda." <QS.3:125>

"Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu, melainkan sebagai khabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.3:126>

"(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabb-mu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: "Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala-bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut"." <QS.8:9>

"Dan Allah tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu), melainkan sebagai khabar gembira, dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.8:10>

  ~

Mengenai syaitan yang berujud manusia, disebutkan:

(lihat catatan 29: "Pengelompokan para makhluk gaib", mengenai Syaitan dari jenis makhluk gaib (jin) dan makhluk hidup (manusia))

  ~

Mengenai syafaat dari para malaikat, disebutkan:

"Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka (malaikat) sedikitpun tidak berguna, kecuali setelah Allah mengijinkan, bagi orang yang dikehendaki dan diredhai(-Nya)." <QS.53:26>

"Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu, dengan nama perempuan." <QS.53:27>

"Allah mengetahui segala sesuatu yang di hadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka, dan mereka tidak memberi syafaat, melainkan kepada orang-orang yang diredhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati, karena takut kepada-Nya." <QS.21:28>

  ~

Mengenai hal-hal lain di sekitar makhluk gaib, disebutkan:

"Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya, kecuali dengan kekuatan (tenaga)." <QS.55:33>

"Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga, maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (darinya)." <QS.55:35>

"Pada waktu itu, manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya (karena pasti diketahui oleh Allah)." <QS.55:39>

"Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan (dan) menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia, sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin." <QS.55:56>

"Mereka (para bidadari) tidak pernah disentuh oleh manusia, sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin." <QS.55:74>

"Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala." <QS.67:5>

"Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari (kiamat) itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabb-mu di atas (kepala) mereka." <QS.69:17>

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s