Lampiran E.15-23

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

15)

>

Pentingnya mensucikan ruh

  ~

Mengenai pentingnya mensucikan diri (ruh, jiwa, dsb), disebutkan:

Pensucian diri pada manusia umumnya

"dan (Demi) jiwa, serta penyempurnaannya (ciptaannya)," <QS.91:7>

"maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu, kefasikan dan ketaqwaan," <QS.91:8>

"sesungguhnya beruntunglah, orang yang mensucikan jiwa itu," <QS.91:9>

"dan sesungguhnya, merugilah orang yang mengotorinya." <QS.91:10>

"…. Sesungguhnya, Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri." <QS.2:222>

"Ya Rabb-kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab (Al-Qur'an) dan hikmah, serta mensucikan mereka. Sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana"." <QS.2:129>

"Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu, Rasul di antara kamu, yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu Al-Kitab dan Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu, apa yang belum kamu ketahui." <QS.2:151>

"Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf, seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka, Kitab dan hikmah. Dan sesungguhnya, mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata," <QS.62:2>

"Dan orang-orang yang berdosa, tidak akan memikul dosa orang-lain. Dan jika seseorang yang berat dosanya, memanggil (orang-lain) untuk memikul dosanya itu, tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikitpun, meskipun (yang dipanggilya itu) kaum kerabatnya. Sesungguhnya, yang dapat kamu beri peringatan, hanya orang-orang yang takut kepada azab Rabb-nya, (sekalipun) mereka tidak melihat-Nya, dan mereka mendirikan shalat. Dan barangsiapa yang mensucikan dirinya, sesungguhnya ia mensucikan diri untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan kepada Allah-lah kembali(mu)." <QS.35:18>

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui." <QS.9:103>

"Janganlah kamu shalat dalam masjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih." <QS.9:108>

"(yaitu) surga 'Adn yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Dan itu adalah balasan bagi orang yang bersih (dari kekafiran dan kemaksiatan)." <QS.20:76>

"Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman)," <QS.87:14>

"dan dia ingat nama Rabb-nya, lalu dia shalat." <QS.87:15>

"Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah kemuliaan itu semuanya. Kepada-Nya-lah naik perkataan-perkataan yang baik, dan amal yang shaleh dinaikkan-Nya. Dan orang-orang yang merencanakan kejahatan, bagi mereka azab yang keras, dan rencana jahat mereka akan hancur." <QS.35:10>

Pensucian diri pada para utusan-Nya

"Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub, yang mempunyai perbuatan-perbuatan (karya-karya) yang besar, dan ilmu-ilmu yang tinggi." <QS.38:45>

"Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka, dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat." <QS.38:46>

"Dan sesungguhnya, mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang baik." <QS.38:47>

  ~

Mengenai dipertemukan-Nya semua ruh (atau jiwa) di hadapan-Nya di Hari Kiamat, disebutkan:

"Pada hari (Hari Kiamat), ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang diberi ijin kepadanya, oleh Rabb Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar." <QS.78:38>

"dan apabila ruh-ruh dipertemukan (di Hari Kiamat)," <QS.81:7>

"Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu itu, melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya, Allah Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." <QS.31:28>

"Allah memegang jiwa ketika matinya, dan (memegang) jiwa yang belum mati di waktu tidurnya; maka Ia tahanlah jiwa yang telah ia tetapkan kematiannya, dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan (Hari Kiamat). Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah, bagi kaum yang berpikir." <QS.39:42>

"Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah, siapa yang di langit dan di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing)." <QS.39:68>

"Dan terang-benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Rabb-nya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing); dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi, dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan." <QS.39:69>

"Dan disempurnakan bagi tiap-tiap jiwa, (balasan atas) apa yang telah dikerjakannya, dan Dia lebih mengetahui, apa yang mereka kerjakan." <QS.39:70>

"Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan, dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya." <QS.40:17>

"dan apabila neraka jahim dinyalakan," <QS.81:12>

"dan apabila surga didekatkan," <QS.81:13>

"maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui, apa yang telah dikerjakannya." <QS.81:14>

"dan apabila kuburan-kuburan dibongkar," <QS.82:4>

"maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui, apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya." <QS.82:5>

"Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) dariku (bahwa ada jiwa yang dapat menerima petunjuk, dan ada yang tidak); "Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka Jahanam itu dengan jin dan manusia bersama-sama." <QS.32:13>

 

16)

>

Kesamaan dan perbedaan dasar setiap anak manusia

  ~

Mengenai kesamaan dasar setiap anak manusia (suci murni dan tanpa dosa), disebutkan:

"Dan sesungguhnya, telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rejeki dari yang baik-baik, dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna, atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan." <QS.17:70>

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Rabb-mu". Mereka menjawab: "Betul (Engkau Rabb-kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu), agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Rabb)"." <QS.7:172>

"atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Ilah, sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan, yang (datang) setelah mereka. Maka apakah Engkau membinasakan kami, karena perbuatan orang-orang yang yang sesat dahulu"." <QS.7:173>

"Dan demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu, agar mereka kembali (kepada kebenaran)." <QS.7:174>

"Ia (Jibril) berkata: "Sesungguhnya, aku ini hanyalah seorang utusan Rabb-mu, untuk memberimu (Maryam) seorang anak laki-laki yang suci"." <QS.19:19>

"Maka berjalanlah keduanya, hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidhr membunuhnya. Musa berkata: "Mengapa kamu bunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang-lain. Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkar"." <QS.18:74>

  ~

Mengenai tidak adanya dosa turunan, atau tidak ada seseorang yang menanggung dosa orang-lain, disebutkan:

"Tiap-tiap diri bertanggung-jawab atas apa yang telah diperbuatnya," <QS.74:38>

"Dan ingatlah, ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung-jawab, terhadap apa yang kamu sembah," <QS.43:26>

"tetapi (aku menyembah Rabb) Yang menjadikanku; karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku"." <QS.43:27>

"Katakanlah: "Kamu tidak akan ditanya (bertanggung-jawab) tentang dosa yang kita perbuat, dan kami tidak akan ditanya (pula), tentang apa yang kamu perbuat"." <QS.34:25>

"Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah diusahakannya, dan bagimu apa yang telah kamu usahakan, dan kamu tidak dimintai pertanggung-jawaban, tentang apa yang telah mereka kerjakan." <QS.2:134> dan <QS.2:141>

"Dan tidak ada pertanggungan-jawab sedikitpun atas orang-orang yang bertaqwa terhadap dosa mereka; akan tetapi (kewajiban mereka ialah) mengingatkan, agar mereka bertaqwa." <QS.6:69>

"Jika mereka mendurhakaimu, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab, terhadap apa yang kamu kerjakan"." <QS.26:216>

"Barangsiapa yang kafir, maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan barangsiapa yang beramal shaleh, maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan)," <QS.30:44>

"Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an), untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk, maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat, maka sesungguhnya, dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali, bukanlah orang yang bertanggung-jawab terhadap mereka." <QS.39:41>

  ~

Mengenai anak orang kafir yang mengikuti kekafiran orang-tuanya, disebutkan:

"Sesungguhnya, orang-orang yang kafir baik harta mereka maupun anak-anak mereka, sekali-kali tidak dapat menolak azab Allah dari mereka sedikitpun. Dan mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya." <QS.3:116>

"Sesungguhnya, orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka," <QS.3:10>

  ~

Mengenai berbagai hal lain menyangkut anak manusia, disebutkan:

"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka kuatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." <QS.4:9>

"Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadikan kebanyakan dari orang-orang yang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan bagi mereka agamanya. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka, dan apa yang mereka ada-adakan." <QS.6:137>

"Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka, karena kebodohan, lagi tidak mengetahui, dan mereka mengharamkan apa yang Allah telah rejekikan kepada mereka dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah. Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk." <QS.6:140>

"Katakanlah: "Marilah kubacakan, apa yang diharamkan atas kamu oleh Rabb-mu, yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapak, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu, karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rejeki kepadamu dan kepada mereka; dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang tampak di antaranya, maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa, yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (sebab) yang benar". Demikian itu yang diperintahkan oleh Rabb-mu kepadamu, supaya kamu memahami(nya)." <QS.6:151>

"Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat." <QS.7:26>

"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya, untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu, dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu, pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman." <QS.7:27>

"Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: "Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya. Katakanlah: "Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji". Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah, apa yang tidak kamu ketahui." <QS.7:28>

"Tatkala Allah memberi kepada keduanya seorang anak yang sempurna, maka keduanya menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang dianugerahkan-Nya kepada keduanya itu. Maka Maha Tinggi Allah, dari apa yang mereka persekutukan." <QS.7:190>

"Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanya sebagai cobaan dan sesungguhnya, di sisi Allah-lah pahala yang besar." <QS.8:28> dan <QS.64:15>

"Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia, dengan harta dan anak-anak itu, dan agar melayang nyawa mereka, dalam keadaan kafir." <QS.9:85> dan <QS.9:55> dan <QS.18:46>

"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu, karena takut kemiskinan. Kami-lah yang akan memberi rejeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar." <QS.17:31>

"Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka, (yang) mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan (pertemukan) anak cucu mereka, dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya, (sewaktu di dunia)." <QS.52:21>

"Karib kerabat dan anak-anakmu sekali-kali tiada bermanfaat bagimu pada hari Kiamat. Dia akan memisahkan antara kamu. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." <QS.60:3>

  ~

Mengenai perlunya kesabaran atas ujian-Nya bagi tiap manusia, disebutkan:

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira, kepada orang-orang yang sabar," <QS.2:155>

"(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun"." <QS.2:156>

"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya, Allah beserta orang-orang yang sabar." <QS.2:153>

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya, yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu'," <QS.2:45>

"(yaitu) orang-orang yang menyakini, bahwa mereka akan menemui Rabb-nya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya." <QS.2:46>

"…, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa." <QS.2:177>

"Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal shaleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar." <QS.11:11>

"Apa yang dari sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya, Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar, dengan pahala yang lebih baik, dari apa yang telah mereka kerjakan." <QS.16:96>

"…. Dan berilah khabar gembira, kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)," <QS.22:34>

"(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar, terhadap apa yang menimpa mereka, …." <QS.22:35>

"Mereka itulah orang yang dibalasi, dengan martabat yang tinggi (dalam surga), karena kesabaran mereka, dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat (dari para malaikat) di dalamnya," <QS.25:75>

"Hai anakku, dirikanlah shalat, dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik, dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya, yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)." <QS.31:17>

 

17)

>

Akal makhluk-makhluk-Nya

  ~

Mengenai makhluk-makhluk-Nya yang memiliki akal, disebutkan:

"Allah memberikan hikmah, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran, kecuali orang-orang yang berakal." <QS.2:269>

"…. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Rabb-kami". Dan tidak dapat mengambil pelajaran (darinya), melainkan orang-orang yang berakal." <QS.3:7>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal," <QS.3:190>

"Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertaqwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan"." <QS.5:100>

"Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." <QS.12:111>

"Ucapannya (Muhammad) itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepada umatnya)," <QS.53:4>

"yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat (hujjahnya)," <QS.53:5>

"yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli." <QS.53:6>

"Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya: sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan Al-Qur'an), lalu mereka berkata: 'Sesungguhnya kami telah mendengarkan (bacaan) Al-Qur'an yang menakjubkan," <QS.72:1>

"(yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami (jin) beriman kepadanya (Al-Qur'an). Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorangpun dengan Rabb-kami," <QS.72:2>

"dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Rabb-kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak." <QS.72:3>

"Dan bahwasanya, orang yang kurang akal dari kami dahulu (jin), selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah," <QS.72:4>

 

18)

>

Nafsu makhluk-makhluk-Nya

  ~

Mengenai nafsu atau keinginan manusia sebagai ilah, disebutkan:

"Terangkanlah kepada-Ku, tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai ilahnya. Maka apakah kamu (Muhammad) dapat menjadi pemelihara atasnya?," <QS.25:43>

"Maka pernahkah kamu melihat, orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai ilahnya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya, dan meletakkan tutupan atas penglihatannya. Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk, setelah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran." <QS.45:23>

  ~

Mengenai nafsu atau keinginan manusia yang membawa kebinasaan, disebutkan:

"Maka sekali-kali, janganlah kamu dipalingkan darinya (hari kiamat), oleh yang tidak beriman kepadanya, dan oleh orang yang mengikuti hawa nafsunya, yang menyebabkan kamu binasa"." <QS.20:16>

"Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka (kaum kafir Quraisy), pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka (nabi dari kalangan mereka, Muhammad), tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu." <QS.23:71>

  ~

Mengenai nafsu atau keinginan manusia yang benar dan dikendalikan, disebutkan:

"Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Rabb-ku. Sesungguhnya Rabb-ku Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.12:53>

"Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya, Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang shaleh"." <QS.3:39>

"…. Dan janganlah kamu memakan harta anak yatim, lebih dari batas kepatutan, dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya), sebelum mereka dewasa. Barangsiapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri, (dari memakan harta anak yatim itu), dan …." <QS.4:6>

"Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabb-nya, dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya." <QS.79:40>

  ~

Mengenai nafsu atau keinginan manusia bertentangan dengan kebenaran-Nya, disebutkan:

"…. Dan sesungguhnya, jika kamu mengikuti keinginan mereka, setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu, termasuk golongan orang-orang yang zalim." <QS.2:145>

"Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya, bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran)." <QS.4:27>

"Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia dijadikan bersifat lemah (sehingga orang yang mengajak untuk berpaling itu memiliki keterbatasan)." <QS.4:28>

"Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, seorang rasulpun, dan tidak (mengutus pula) seorang nabi, melainkan apabila ia (rasul atau nabi itu) mempunyai sesuatu keinginan (yang kuat untuk mengetahui kebenaran-Nya); syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, (namun) Allah menghilangkan apa yang dimaksud oleh syaitan itu, (untuk melindunginya), dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya (menguatkan keyakinan para rasul atau nabi itu). Dan Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana," <QS.22:52>

"Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah?. Dan tiadalah bagi mereka seorang penolongpun." <QS.30:29>

"Maka apakah orang-orang yang berpegang pada keterangan, yang datang dari Rabb-nya, sama dengan orang yang (syaitan) menjadikan mereka memandang baik, perbuatannya yang buruk itu, dan mengikuti hawa nafsunya." <QS.47:14>

"dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka, menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu, dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika …." <QS.5:49>

"Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus"." <QS.5:77>

"Katakanlah: "Sesungguhnya aku dilarang menyembah ilah-ilah yang kamu sembah selain Allah". Katakanlah: "Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku, jika berbuat demikian, dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk"." <QS.6:56>

"Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al-Qur'an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap (siksa) Allah." <QS.13:37>

"Dan bersabarlah kamu, bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabb-nya di pagi dan senja hari, dengan mengharap keredhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka, (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang, yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas." <QS.18:28>

  ~

Mengenai nafsu atau keinginan manusia dalam membunuh, disebutkan:

"…. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran), yang tidak sesuai dengan keinginanmu, lalu kamu menyombong?; maka beberapa orang (di antara mereka) kamu dustakan, dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh." <QS.2:87>

"Sesungguhnya, Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, (maka) sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh." <QS.5:70>

"Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang di antara orang-orang yang merugi." <QS.5:30>

  ~

Mengenai nafsu atau keinginan manusia dalam menghukum, disebutkan:

"Dan sesungguhnya, aku berlindung kepada Rabb-ku dan Rabb-mu, dari keinginanmu merajamku," <QS.44:20>

  ~

Mengenai nafsu atau keinginan manusia dalam hal birahi, disebutkan:

"Mereka menjawab: "Sesungguhnya kamu telah tahu, bahwa kami (kaum Luth) tidak mempunyai keinginan terhadap puteri-puterimu; dan sesungguhnya, kamu tentu mengetahui, apa yang sebenarnya kami kehendaki"." <QS.11:79>

"Sesungguhnya kamu (kaum Luth) mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas." <QS.7:81>

"Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara, sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik," <QS.33:32>

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa, bercampur dengan istri-istri kamu, mereka itu adalah pakaian, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka, dan carilah …." <QS.2:187>

 

19)

>

Tubuh wadah makhluk-Nya

  ~

Mengenai berbagai bentuk tubuh wadah, disebutkan:

"Musa berkata: "Rabb-kami ialah (Rabb) yang telah memberikan kepada tiap-tiap (makhluk), sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk"." <QS.20:50>

"Dan dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya), dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan …." <QS.6:141>

  ~

Mengenai proses awal penciptaan manusia, disebutkan:

"Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya, ruh (ciptaan)-Nya, dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur." <QS.32:9>

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." <QS.15:28>

"Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduk kamu kepadanya dengan bersujud." <QS.15:29>

"(Ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah." <QS.38:71>

"Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya, dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya"." <QS.38:72>

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam" maka merekapun bersujud, kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud." <QS.7:11>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." <QS.15:26>

"Dan Kami telah menciptakan jin, sebelum (Adam), dari api yang sangat panas." <QS.15:27>

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." <QS.15:28>

"Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduk kamu kepadanya dengan bersujud." <QS.15:29>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah." <QS.23:12>

"Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani, (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)." <QS.23:13>

"Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik." <QS.23:14>

"Kemudian, setelah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati." <QS.23:15>

  ~

Mengenai proses perubahan tubuh wadah manusia, disebutkan:

"Dialah yang membentuk (tubuh) kamu dalam rahim, sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Ilah (yang berhak disembah), melainkan Dia, Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.3:6>

"Yang telah menciptakan kamu, lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang," <QS.82:7>

"dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu." <QS.82:8>

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu, dan hanya kepada-Nya-lah kembali(mu)." <QS.64:3>

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia, dalam bentuk yang sebaik-baiknya." <QS.95:4>

"Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu, (sebagai) tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu, lalu membaguskan rupamu, serta memberi rejeki, dengan sebagian yang baik-baik. Yang demikian adalah Allah Rabb-mu, Maha Agung Allah, Rabb semesta alam." <QS.40:64>

"Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka." <QS.76:28>

"…. Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya, Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa". Allah memberikan pemerintahan, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya, lagi Maha Mengetahui." <QS.2:247>

"Dan tidaklah Kami jadikan mereka (para rasul-Nya), (memiliki) tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan, dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal." <QS.21:8>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menguji Sulaiman, dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya, sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat." <QS.38:34>

"Tiap-tiap yang berjiwa (ruh pada tubuh makhluk hidup nyata) akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan." <QS.29:57>

"Sesungguhnya Kami telah mengetahui, apa yang dihancurkan oleh bumi, dari (tubuh-tubuh mereka), dan pada sisi Kamipun ada kitab yang memelihara (mencatat)." <QS.50:4>

  ~

Mengenai proses perubahan tubuh wadah manusia secara keseluruhan, disebutkan:

"Hai manusia, kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur); maka (ketahuilah) sesungguhnya, Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya, dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu, dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang telah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai pada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan, dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun, yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering (pada awalnya), kemudian apabila Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu, dan suburlah (tanahnya), dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah." <QS.22:5>

 

20)

>

Berinteraksi langsung dengan ruh-ruh

  ~

Mengenai interaksi langsung nabi Muhammad saw dengan malaikat Jibril, disebutkan:

"Ucapannya (Muhammad) itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepada umatnya)," <QS.53:4>

"yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat (hujjahnya)," <QS.53:5>

"yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli." <QS.53:6>

"sedang dia berada di ufuk yang tinggi." <QS.53:7>

"Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi," <QS.53:8>

"maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak), dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi)." <QS.53:9>

"Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad), apa yang telah Allah wahyukan." <QS.53:10>

"Hatinya tidak mendustakan, apa yang telah dilihatnya." <QS.53:11>

"Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya, tentang apa yang telah dilihatnya." <QS.53:12>

"Dan sesungguhnya, Muhammad (juga) telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain," <QS.53:13>

"(yaitu) di Sidratil Muntaha." <QS.53:14>

"Dan sesungguhnya, Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang." <QS.81:23>

  ~

Mengenai berbagai interaksi langsung lainnya dengan ruh-ruh makhluk gaib, disebutkan:

"Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): "Sesungguhnya, Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang shaleh"." <QS.3:39>

"…. Dan Kami berikan kepada 'Isa putera Maryam beberapa mu'jizat, serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus (Jibril). Dan …." <QS.2:253>

"Dan (ingatlah), ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu)." <QS.3:42>

"maka ia (Maryam) mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka, lalu Kami mengutus ruh Kami (Jibril) kepadanya, yang menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna." <QS.19:17>

"Dan sesungguhnya, utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa khabar gembira, mereka mengucapkan: "Selamat". Ibrahim menjawab: "Selamatlah". Maka tidak lama kemudian, Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang." <QS.11:69>

"Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung, dan kami diberi segala sesuatu (kekayaan). Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu karunia yang nyata"." <QS.27:16>

"Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan)." <QS.27:17>

  ~

Mengenai para makhluk gaib sebagai "teman", disebutkan:

"Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka, karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Dan barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu teman yang seburuk-buruknya." <QS.4:38>

"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran (Rabb) Yang Maha Pemurah (Al-Qur'an), Kami hadirkan baginya syaitan (yang menyesatkan), maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya." <QS.43:36>

"Dan sesungguhnya, syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar, dan mereka menyangka, bahwa mereka mendapat petunjuk." <QS.43:37>

"Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (di hari kiamat), dia berkata: "Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu (syaitan), seperti jarak antara masyrik dan maghrib (sangat jauh)" maka syaitan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia)." <QS.43:38>

"dan aku (syaitan) benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya, ia menderita kerugian yang nyata." <QS.4:119>

"Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka, dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka, selain daripada tipuan belaka." <QS.4:120>

 

21)

>

Tugas-tugas makhluk ciptaan-Nya

  ~

Mengenai tugas manusia sebagai khalifah-Nya, disebutkan:

"Ingatlah, ketika Rabb-mu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu, orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih, dengan memuji Engkau, dan mensucikan Engkau". Rabb berfirman: "Sesungguhnya, Aku mengetahui, apa yang tidak kamu ketahui"." <QS.2:30>

"Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya (akan) menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu, tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Rabb-nya dan, kekafiran orang-orang yang kafir itu, tidak lain hanyalah akan menambah kerugian (diri) mereka belaka." <QS.35:39>

"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah, akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan." <QS.38:26>

  ~

Mengenai tugas manusia sebagai utusan-Nya, disebutkan:

"Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: "Kami tidak akan beriman, sehingga diberikan kepada kami, yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah". Allah lebih mengetahui dimana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan disisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu-daya." <QS.6:124>

"Dan jika Kami perlihatkan kepadamu sebagian (siksa), yang Kami ancamkan kepada mereka, atau Kami wafatkan kamu, (hal itu tidak penting bagimu), karena sesungguhnya, tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kami-lah yang menghisab amalan mereka." <QS.13:40>

"Dan (Ingatlah), ketika Ibrahim diuji Rabb-nya, dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: "Sesungguhnya, Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia". Ibrahim berkata: "(Dan saya mohon juga) dari keturunanku". Allah berfirman: "Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim"." <QS.2:124>

"Dan siapakah yang lebih baik agamanya, daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus. Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya." <QS.4:125>

"Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi." <QS.4:79>

  ~

Mengenai tugas semua ciptaan-Nya lainnya untuk pengajaran (rahmat-Nya) dan ujian-Nya bagi manusia, disebutkan:

"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu (manusia), dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit! Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.2:29>

"Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu (manusia), dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu, segala buah-buahan sebagai rejeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." <QS.2:22>

"Lalu keduanya (Adam dan Hawa) digelincirkan oleh syaitan dari surga itu, dan dikeluarkan dari keadaan semula, dan Kami berfirman: "Turunlah kamu!. Sebagian kamu (manusia) menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan"." <QS.2:36>

"Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya, Allah adalah musuh orang-orang yang kafir." <QS.2:98>

"Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan, bagi orang-orang di masa itu dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa." <QS.2:66>

"Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya, dan makanlah sebagian dari rejeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan." <QS.67:15>

  ~

Mengenai tugas para makhluk gaib, disebutkan:

(lihat catatan 26: "Para makhluk gaib dan tugas-tugasnya")

 

22)

>

Pentingnya air bagi kehidupan

  ~

Mengenai sangat pentingnya air bagi kehidupan, disebutkan:

"Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (mempunyai) keturunan dan mushaharah; dan adalah Rabb-mu Maha Kuasa." <QS.25:54>

"Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang melata di atas perutnya, dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki: Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.24:45>

"Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu, dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu, segala buah-buahan sebagai rejeki untukmu; karena itu janganlah kamu (manusia) mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." <QS.2:22>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut, membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu, Dia hidupkan bumi, setelah mati (kering)-nya, dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." <QS.2:164>

"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu, segala macam tumbuh-tumbuhan, maka …" <QS.6:99>

"Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rejeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu, supaya bahtera itu berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai." <QS.14:32>

"Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan pohon-pohonnya. Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Bahkan (sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran)." <QS.27:60>

"Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu dapat melihatnya, dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi, supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang-biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya, segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik." <QS.31:10>

"Dia-lah yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya menyuburkan tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu." <QS.16:10>

"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya." <QS.15:22>

 

23)

>

Beberapa surat dan ayat Al-Qur'an tentang proses penciptaan manusia

  ~

Mengenai Beberapa ayat Al-Qur'an tentang proses penciptaan Adam dan Hawa, disebutkan:

Surat Al-Baqarah ayat 29 s/d 38 (QS.2:29 s/d 38)

"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu, dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit! Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.2:29>

"Ingatlah, ketika Rabb-mu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu, orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih, dengan memuji Engkau, dan mensucikan Engkau". Rabb berfirman: "Sesungguhnya, Aku mengetahui, apa yang tidak kamu ketahui"." <QS.2:30>

"Dan Dia mengajarkan kepada Adam, nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat, lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu, jika memang kamu orang yang benar!"." <QS.2:31>

"Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui, selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya, Engkaulah Yang Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." <QS.2:32>

"Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini". Maka setelah diberitahukannya nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah telah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya, Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan mengetahui, apa yang kamu lahirkan, dan apa yang kamu sembunyikan"." <QS.2:33>

"Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para Malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka sujudlah mereka, kecuali iblis; ia enggan dan takabur, dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir." <QS.2:34>

"Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan istrimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak, lagi baik, dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim." <QS.2:35>

"Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu, dan dikeluarkan dari keadaan semula, dan Kami berfirman: "Turunlah kamu!. Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan"." <QS.2:36>

"Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Rabb-nya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya, Allah Maha Penerima taubat, lagi Maha Penyayang." <QS.2:37>

"Kami berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu!. Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekuatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati"." <QS.2:38>

Surat Al-Hijr ayat 26 s/d 43 (QS.15:26 s/d 43)

"Dan sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." <QS.15:26>

"Dan Kami telah menciptakan jin, sebelum (Adam), dari api yang sangat panas." <QS.15:27>

"Dan (ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." <QS.15:28>

"Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduk kamu kepadanya dengan bersujud." <QS.15:29>

"Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama." <QS.15:30>

"kecuali iblis. Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu." <QS.15:31>

"Allah berfirman: "Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu"." <QS.15:32>

"Berkata iblis: "Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia, yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk"." <QS.15:33>

"Allah berfirman: "Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk." <QS.15:34>

"dan sesungguhnya, kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat"." <QS.15:35>

"Berkata iblis: "Ya Rabb-ku, (kalau begitu), maka beri tangguhlah kepadaku, sampai hari (manusia) dibangkitkan"." <QS.15:36>

"Allah berfirman: "(Kalau begitu), maka sesungguhnya, kamu termasuk orang yang diberi tangguh." <QS.15:37>

"sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan"." <QS.15:38>

"Iblis berkata: "Ya Rabb-ku, oleh sebab Engkau telah memutuskan, bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya." <QS.15:39>

"kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka"." <QS.15:40>

"Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya)." <QS.15:41>

"Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat." <QS.15:42>

"Dan sesungguhnya, Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya." <QS.15:43>

Surat Al-A'raaf ayat 10 s/d 25 (QS.7:10 s/d 25)

"Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami hadirkan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur." <QS.7:10>

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam" maka merekapun bersujud, kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud." <QS.7:11>

"Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu". Menjawab iblis: "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah"." <QS.7:12>

"Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina"." <QS.7:13>

"Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan"." <QS.7:14>

"Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh"." <QS.7:15>

"Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalangi-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus." <QS.7:16>

"kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)." <QS.7:17>

"Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina, lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semua"." <QS.7:18>

"Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan istrimu di surga, serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim"." <QS.7:19>

"Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya, untuk menampakkan kepada keduanya, apa yang tertutup dari mereka, yaitu auratnya, dan syaitan berkata: "Rabb-kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat, atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)"." <QS.7:20>

"Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya: "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua"." <QS.7:21>

"Maka syaitan membujuk keduanya (untuk makan memakan buah itu) dengan tipu-daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, tampaklah baginya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupi dengan daun-daun surga. Kemudian Rabb-mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua"." <QS.7:22>

"Keduanya berkata: "Ya Rabb-kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi"." <QS.7:23>

"Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan"." <QS.7:24>

"Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan." <QS.7:25>

Surat Thaha ayat 116 s/d 123 (QS.20:116 s/d 123)

"Dan (ingatlah), ketika Kami berkata kepada malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", maka mereka sujud, kecuali iblis. Ia membangkang." <QS.20:116>

"Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali janganlah sampaikan ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka." <QS.20:117>

"Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya, dan tidak akan telanjang." <QS.20:118>

"dan sesungguhnya, kamu tidak akan merasa dahaga, dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya"." <QS.20:119>

"Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu, pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa"." <QS.20:120>

"Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu tampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Rabb, dan sesatlah ia." <QS.20:121>

"Kemudian Rabb-nya memilihnya (menjadi utusan-Nya), maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk." <QS.20:122>

"Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan ia tidak akan celaka." <QS.20:123>

Surat Shaad ayat 71 s/d 83 (QS.38:71 s/d 83)

"(Ingatlah), ketika Rabb-mu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah." <QS.38:71>

"Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya, dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya"." <QS.38:72>

"Lalu seluruh malaikat-malaikat itu sujud semuanya." <QS.38:73>

"Kecuali iblis; dia menyombongkan diri, dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir." <QS.38:74>

"Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada, yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri, ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?"." <QS.38:75>

"Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah"." <QS.38:76>

"Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang diusir." <QS.38:77>

"Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu, sampai hari pembalasan"." <QS.38:78>

"Iblis berkata: "Ya Rabb-ku, beri tangguhlah aku, sampai hari mereka dibangkitkan"." <QS.38:79>

"Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh." <QS.38:80>

"sampai kepada hari, yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)"." <QS.38:81>

"Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau, aku akan menyesatkan mereka semuanya." <QS.38:82>

"kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka"." <QS.38:83>

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s