Lampiran E.1-4 Kumpulan ayat Al-Qur’an

Buku: "Menggapai Kembali Pemikiran Rasulullah SAW"

Sebelumnya

Daftar isi

Terbawah

Berikutnya

  

Lampiran E: Kumpulan terjemahan ayat-ayat Al-Qur'an

 

1)

>

Perselisihan pemahaman atas ajaran agama-Nya

  ~

Mengenai banyak golongan pemahaman keagamaan, disebutkan:

(lihat catatan 93: "Agama dan kitab tauhid", mengenai banyak golongan pemahaman atau perpecahan pada agama-agama tauhid)

  ~

Mengenai adanya perselisihan umat manusia dalam memahami agama-Nya, disebutkan:

Manusia yang cenderung berselisih

"Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Rabb-mu dahulu (untuk menguji keimanan manusia), pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan itu." <QS.10:19>

"…. Akan tetapi mereka (cenderung selalu) berselisih. Maka ada di antara mereka yang beriman, dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka saling berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat, apa yang dikehendaki-Nya (untuk menguji keimanan manusia)." <QS.2:253>

"… . Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu, terhadap pemberian-Nya kepadamu (segala nikmat-Nya sebagai khalifah-Nya), maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan. Hanya kepada-Nya-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu, apa yang telah kamu perselisihkan itu," <QS.5:48>

"Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi petunjuk siapa yang dikehendaki-Nya (untuk menguji keimanan manusia). Dan sesungguhnya kamu akan ditanya, tentang apa yang telah kamu kerjakan." <QS.16:93>

"Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir, pada waktu (mereka) menyaksikan hari yang besar (Kiamat)." <QS.19:37>

"Tentang sesuatu apapun kamu (cenderung) berselisih, maka putusannya (pasti tetap tergantung) kepada Allah. (Yang mempunyai kekuasaan demikian) itulah Allah Rabb-ku. Kepada-Nya-lah aku bertawakal dan kembali." <QS.42:10>

"Jikalau Rabb-mu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat," <QS.11:118>

"kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Rabb-mu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Rabb-mu (keputusan-Nya) telah ditetapkan (untuk menguji keimanan manusia). …" <QS.11:119>

Berselisih tentang kebenaran-Nya dalam Al-Kitab

"Yang demikian (terjadinya perselisihan) itu, adalah karena telah diturunkan-Nya Al-Kitab, dengan membawa kebenaran. Dan sesungguhnya, orang-orang yang berselisih tentang (kebenaran) Al-Kitab itu, benar-benar (berada) dalam penyimpangan yang jauh (dari kebenaran itu)." <QS.2:176>

"Sesungguhnya, agama (yang lebih diredhai) di sisi-Nya hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberikan Al-Kitab (kaum Yahudi dan Nasrani), kecuali setelah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka (kepada agama-Nya yang terakhir, Islam). Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat-Nya, sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya." <QS.3:19>

"… . Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (kebenaran yang disebut dalam Taurat). Sesungguhnya Rabb-kamu akan memutuskan antara mereka di Hari Kiamat, tentang apa yang mereka perselisihkan itu." <QS.10:93>

"Dan sesungguhnya, Kami telah memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa, lalu diperselisihkan tentang Kitab itu. Dan seandainya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Rabb-mu (untuk menguji keimanan manusia), niscaya telah ditetapkan hukuman di antara mereka. …" <QS.11:110>

"Dan Kami berikan kepada mereka, keterangan-keterangan yang nyata tentang urusan (mereka). Maka mereka tidak berselisih, melainkan setelah datang kepada mereka pengetahuan (atas kebenaran-Nya pada Al-Qur'an), karena kedengkian di antara mereka. Sesungguhnya Rabb-mu akan memutuskan antara mereka pada Hari Kiamat, terhadap apa yang mereka selalu berselisih mengenainya." <QS.45:17>

"Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab (kaum Nasrani dan Yahudi), melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: 'Kami telah beriman kepada (kitab-kitab-Nya) yang diturunkan kepada kami, dan kepadamu. Ilah kami dan Ilahmu (sesungguhnya) adalah satu. Dan kami hanya kepada-Nya berserah diri'." <QS.29:46>

"Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Rabb, mereka kembali, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan." <QS.6:108>

Perbedaan dan perselisihan pemahaman

"Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih, setelah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksaan-Nya yang berat," <QS.3:105>

"Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka, apa yang mereka perselisihkan itu, dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." <QS.16:64>

"(hamba-hamba-Ku) yang mendengarkan perkataan, lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk, dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal." <QS.39:18>

"Dan janganlah kamu mengikuti, apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan (pemahaman) tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung-jawabannya." <QS.17:36>

"Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya, kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi, dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." <QS.17:37>

"Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk." <QS.6:116>

"Sesungguhnya Rabb-mu, Dia-lah Yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat petunjuk." <QS.6:117>

"… . Dan sesungguhnya, kebanyakan (dari manusia) benar-benar hendak menyesatkan (orang-lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Rabb-mu, Dia-lah Yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas." <QS.6:119>

"… . Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta tentang Allah, untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan'. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang (berbuat) zalim." <QS.6:144>

Pengujian tiap amal-perbuatan manusia

"Dan Dia-lah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa dan adalah 'Arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. …." <QS.11:7>

"(Dia) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, lagi Maha Pengampun." <QS.67:2>

"Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi, sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka, siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya." <QS.18:7>

"Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: 'hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia." <QS.17:53>

"Siapakah yang lebih baik perkataannya, daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang shaleh, dan berkata: 'Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri'." <QS.41:33>

"Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan dia (dulunya) ada permusuhan, seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia." <QS.41:34>

"Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan, melainkan kepada orang-orang yang sabar, dan tidak dianugerahkan, melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar." <QS.41:35>

Perselisihan tidak mesti habis tuntas di dunia

"Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya, sampai suatu waktu (Hari Kiamat)." <QS.23:54>

"Allah akan (bertindak membalas) olok-olokkan mereka, dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatannya." <QS.2:15>

"Dan barangsiapa yang menentang Rasul, setelah jelas kebenaran baginya. dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang Mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu, dan Kami masukkan ia ke dalam Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruknya tempat kembali." <QS.4:115>

"… . Maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya, Allah menyukai orang-orang berbuat baik." <QS.5:13>

"Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al-Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatan yang sangat." <QS.6:110>

"Barangsiapa yang Allah sesatkan, maka baginya tak ada orang yang memberi petunjuk. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan." <QS.7:186>

Tidak ada tanggung-jawab tiap umat atas perbuatan umat lainnya, kecuali hanya mengingatkan saja

"Sesungguhnya, Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran Kami, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Dan kamu tidak akan diminta (pertanggung-jawaban oleh Allah), tentang penghuni-penghuni neraka." <QS.2:119>

"Itu adalah (kisah) umat yang telah lalu. Baginya apa yang diusahakannya, dan bagimu apa yang kamu usahakan. Dan kamu tidak akan diminta pertanggung-jawaban, atas apa yang telah mereka kerjakan." <QS.2:141> dan <QS.2:134>

"Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Rabb-nya di pagi hari dan petang hari, sedang mereka menghendaki keredhaan-Nya. Kamu tidak memikul tanggung-jawab sedikitpun terhadap perbuatan mereka dan merekapun tidak memikul tanggung-jawab sedikitpun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan kamu mengusir mereka, sehingga kamu termasuk orang-orang yang zalim." <QS.6:52>

"Dan tidak ada pertanggungan-jawab sedikitpun atas orang-orang yang bertaqwa terhadap dosa mereka. Akan tetapi (kewajiban kepada mereka hanyalah) mengingatkan, agar mereka bertaqwa." <QS.6:69>

"Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung-jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian (di Hari Kiamat) Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat." <QS.6:159>

"Katakanlah: 'Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kita perbuat, dan kami tidak akan ditanya (pula), tentang apa yang kamu perbuat'." <QS.34:25>

"Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur'an), untuk manusia dengan membawa kebenaran. Siapa yang mendapat petunjuk, maka (petunjuk itu) untuk dirinya sendiri, dan siapa yang sesat, maka sesungguhnya, dia semata-mata sesat buat (kerugian) dirinya sendiri, dan kamu sekali-kali, bukanlah orang yang bertanggung-jawab terhadap mereka." <QS.39:41>

"Dan ingatlah, ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: 'Sesungguhnya aku tidak bertanggung-jawab, terhadap apa yang kamu sembah," <QS.43:26>

"Tiap-tiap diri bertanggung-jawab atas apa yang telah diperbuatnya," <QS.74:38>

"dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman." <QS.26:215>

"Jika mereka mendurhakaimu, maka katakanlah: 'Sesungguhnya aku tidak bertanggung-jawab, terhadap apa yang kamu kerjakan'." <QS.26:216>

Diputuskan-Nya perselisihan di Hari Kiamat

"… . Kemudian kepada Rabb-mulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan'." <QS.6:164>

"agar Allah menjelaskan kepada mereka (di Hari Kiamat tentang) apa yang mereka perselisihkan itu, dan agar orang-orang kafir itu mengetahui, bahwasanya mereka adalah orang-orang yang berdusta." <QS.16:39>

"… . Sesungguhnya, Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya, di Hari Kiamat, akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu." <QS.16:92>

"… . Dan sesungguhnya, Rabb-mu benar-benar akan memberi keputusan di antara mereka di Hari Kiamat, terhadap apa yang telah mereka perselisihkan itu'." <QS.16:124>

"Allah akan mengadili di antara kamu pada Hari Kiamat, tentang apa yang kamu dahulu selalu berselisih mengenainya." <QS.22:69>

"Sesungguhnya Rabb-mu, Dia-lah Yang memberikan keputusan di antara mereka pada Hari Kiamat, tentang apa yang selalu mereka perselisihkan padanya." <QS.32:25>

"…. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka (di Hari Kiamat), tentang apa yang mereka berselisih mengenainya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki (memberi petunjuk kepada) orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar." <QS.39:3>

"Katakanlah: 'Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui barang gaib dan yang nyata, Engkaulah Yang memutuskan antara hamba-hamba-Mu, tentang apa yang selalu mereka memperselisihkannya'." <QS.39:46>

"Maka berselisihlah golongan-golongan (umat) di antara mereka. Lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim, yakni siksaan hari yang pedih (Hari Kiamat)." <QS.43:65>

"Mereka tidak menunggu, kecuali kedatangan Hari Kiamat kepada mereka, dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya." <QS.43:66>

 

2)

>

Keutamaan orang-orang yang berilmu-pengetahuan (para alim-ulama)

  ~

Mengenai keutamaan orang-orang yang berilmu-pengetahuan (atau menggunakan akal-pikirannya), disebutkan:

Dinyatakan dengan anjuran untuk mencari ilmu

"…, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." <QS.58:11>

"Kami tiada mengutus rasul-rasul, sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang laki-laki, yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah (kisah-kisah mereka) olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui." <QS.21:7>

"Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: "Kecelakaan yang besarlah bagimu (Karun), pahala Allah adalah lebih baik, bagi orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan tidak diperoleh pahala itu, kecuali oleh orang-orang yang sabar"." <QS.28:80>

"Dan berkata(lah) orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan, (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu, akan tetapi kamu selalu tidak menyakini(nya)." <QS.30:56>

"Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat, bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Rabb-mu, itulah yang benar, dan menunjuki (manusia) kepada jalan Rabb Yang Maha Perkasa, lagi Maha Terpuji." <QS.34:6>

Dinyatakan dengan anjuran untuk mempergunakan akal

"Allah memberikan hikmah, kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran, kecuali orang-orang yang berakal." <QS.2:269>

"Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) shalat, mereka menjadikan buah ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal." <QS.5:58>

"Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Rabb-mu itu, benar sama dengan orang yang buta?. Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran," <QS.13:19>

"Musa berkata: "Rabb yang menguasai timur dan barat, dan apa yang ada di antara keduanya, (Itulah Rabb-mu), jika kamu mempergunakan akal"." <QS.26:28>

"…. Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui, dengan orang-orang yang tidak mengetahui". Sesungguhnya orang yang berakal-lah yang dapat menerima pelajaran." <QS.39:9>

"yang mendengarkan perkataan, lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk, dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal." <QS.39:18>

"Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi, kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu, tanaman-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering, lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal." <QS.39:21>

Dinyatakan dengan anjuran untuk mempergunakan pikiran

"Mengapa kamu suruh orang-lain (mengerjakan) kebaktian?, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat). Maka tidakkah kamu berpikir." <QS.2:44>

"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Rabb-kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." <QS.3:191>

"Katakanlah: "Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang gaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu, bahwa aku ini malaikat. Aku tidak mengikuti, kecuali apa yang telah diwahyukan kepadaku". Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat". Maka apakah kamu tidak memikirkan(nya)." <QS.6:50>

"Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Dan mereka bertanya kepadamu, apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: "Yang lebih dari keperluan". Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, supaya kamu berpikir," <QS.2:219>

"Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu, sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah, Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu, supaya kamu memikirkannya." <QS.2:266>

"Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah-membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan, melainkan setelah Ibrahim (segala hal-ihwal Ibrahim mestinya telah cukup jelas). Apakah kamu tidak berpikir." <QS.3:65>

"Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) bantah-membantah tentang hal yang (telah) kamu ketahui, maka kenapa kamu bantah membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." <QS.3:66>

"…. Demikian itulah, perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu, agar mereka berpikir." <QS.7:176>

"Katakanlah: "Jikalau Allah menghendaki, niscaya aku tidak akan membacakannya kepadamu (wahyu-Nya) dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu". Sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama sebelumnya. Maka apakah kamu tidak memikirkannya?." <QS.10:16>

"Hai kaumku, aku (Huud) tidak meminta upah kepadamu bagi seruanku ini. Upahku tidak lain hanyalah dari Allah, yang telah menciptakanku. Maka tidakkah kamu memikirkan(nya)?"." <QS.11:51>

"Berkata Nuh: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Rabb-ku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa(kah) akan kami paksakan kamu (untuk) menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya"." <QS.11:28>

"Shaleh berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Rabb-ku, dan diberi-Nya aku rahmat dari-Nya, maka siapakah yang akan menolong aku dari (azab) Allah, jika aku mendurhakai-Nya. Sebab itu kamu tidak menambah apapun kepadaku selain dari kerugian." <QS.11:63>

"Syu'aib berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Rabb-ku, dan dianugerahi-Nya aku dari-Nya rejeki yang baik. Dan aku tidak berkehendak mengerjakan, apa yang aku larang kamu darinya. Aku tidak bermaksud, kecuali (untuk membawa) perbaikan, selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku, melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali." <QS.11:88>

"Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang laki-laki (para rasul-Nya) yang kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Maka tidakkah mereka bepergian di muka bumi, lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul-Nya), dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memikirkannya." <QS.12:109>

"Dan tidakkah manusia itu memikirkan, bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang (sebelumnya) ia tidak ada sama sekali." <QS.19:67>

"Barangsiapa yang menyangka, bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya; kemudian hendaklah ia pikirkan, apakah tipu-dayanya itu dapat melenyapkan, apa yang menyakitkan hatinya." <QS.22:15>

"Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya, kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Rabb-nya." <QS.30:8>

"Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Rabb-kami, keluarkanlah kami, niscaya kami akan mengerjakan amal yang shaleh, berlainan dengan yang telah kami kerjakan (dulu di dunia)". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu, dalam masa yang cukup untuk berpikir, bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan, maka rasakanlah (azab Kami), dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun." <QS.35:37>

"Sesungguhnya, syaitan itu telah menyesatkan sebagian besar di antaramu. Maka apakah kamu tidak memikirkan?." <QS.36:62>

"Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya, niscaya Kami kembalikan mereka kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan?." <QS.36:68>

"Dan sesungguhnya, kamu (hai penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas kebinasaan) mereka (dalam perjalananmu) di waktu pagi," <QS.37:137>

"dan di waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan?." <QS.37:138>

"Dan Kami anugerahi dia (Ayyub, dengan mengumpulkan kembali) keluarganya, dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula, sebagai rahmat dari Kami, dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran." <QS.38:43>

"Dan sesungguhnya, telah Kami berikan petunjuk kepada Musa; dan Kami wariskan Taurat kepada Bani Israil," <QS.40:53>

"untuk menjadi petunjuk dan peringatan, bagi orang-orang yang berpikir." <QS.40:54>

"Kalau sekiranya kami menurunkan Al-Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah-belah, disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buat untuk manusia, supaya mereka berpikir." <QS.59:21>

"Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), niscaya tidaklah kami termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala"." <QS.67:10>

"Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka: "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Rabb-mu)"." <QS.68:28>

Dinyatakan dengan anjuran untuk memahami kebenaran-Nya

"Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya (hukum-hukum-Nya), supaya kamu memahaminya." <QS.2:242>

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain daripada main-main dan senda-gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya!." <QS.6:32>

"Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi, lagi kokoh, dan jika memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana, mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik), hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun." <QS.4:78>

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaan orang-orang yang di luar kalanganmu (orang kafir, karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai, apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya." <QS.3:118>

"Ibrahim berkata: "Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun, dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu." <QS.21:66>

"Ah (celakalah) kamu, dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?"." <QS.21:67>

"maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati, yang dengan itu mereka dapat memahami, atau mempunyai telinga, yang dengan itu mereka dapat mendengar. Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada." <QS.22:46>

"Dan Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang (mengatur) pertukaran malam dan siang. Maka apakah kamu tidak memahaminya?." <QS.23:80>

"…. Maka apabila kamu memasuki rumah-rumah, hendaklah kamu memberi salam kepada penghuninya, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberkahi lagi baik. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat(-Nya) bagimu, agar kamu memahaminya." <QS.24:61>

"Dan apa saja yang diberikan kepada kamu, maka itu adalah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya; sedang apa yang disisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal (kehidupan akhirat). Maka apakah kamu tidak memahaminya?." <QS.28:60>

"Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, setelah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup), supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan, sebelum itu. (Kami perbuat demikian), supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan, dan supaya kamu memahami(nya)." <QS.40:67>

Dinyatakan dengan anjuran untuk mempelajari (atau mendengarkan, menerima, dsb) kebenaran-Nya

"Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang Mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka, beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama, dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya, apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya." <QS.9:122>

"Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman: zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan." <QS.16:11>

"Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan, untukmu. Dan bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami(nya)." <QS.16:12>

"dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini, dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran." <QS.16:13>

"Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan darinya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai, dan kamu melihat bahtera berlayar padanya (lautan itu), dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur." <QS.16:14>

"Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi, supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan, agar kamu mendapat petunjuk," <QS.16:15>

"dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk." <QS.16:16>

"Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu, sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran." <QS.16:17>

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." <QS.30:21>

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui." <QS.30:22>

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari, dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar, terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan." <QS.30:23>

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan bumi dengan air itu, setelah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan akalnya." <QS.30:24>

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi (dengan sangkakala), seketika itu (juga) kamu ke luar (dari kubur)." <QS.30:25>

  ~

Mengenai para nabi-Nya yang berilmu-pengetahuan tinggi, disebutkan:

"Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub, yang mempunyai perbuatan-perbuatan (karya-karya) yang besar, dan ilmu-ilmu yang tinggi." <QS.38:45>

"Dan tatkala dia (Yusuf) cukup dewasa, Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik." <QS.12:22>

"dan kepada Luth, Kami telah berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat, lagi fasik," <QS.21:74>

"Lalu aku (Musa) lari meningggalkan kamu (kaum Fir'aun), ketika aku takut kepadamu, kemudian Rabb-ku memberikan kepadaku ilmu, serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul." <QS.26:21>

"Dan sesungguhnya, Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami, dari kebanyakan hamba-hamba-Nya yang beriman"." <QS.27:15>

"maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman, tentang hukum (yang lebih tepat): dan kepada masing-masing mereka (Daud dan Sulaiman), telah Kami berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih (kepada-Nya) bersama Daud. Dan Kami-lah yang melakukannya." <QS.21:79>

"Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba (Khidhr), di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami." <QS.18:65>

"Musa berkata kepada Khidhr: "Bolehkah aku mengikutimu, supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar, di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu"." <QS.18:66>

"Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku (Ibrahim), sebagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus." <QS.19:43>

"Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu, Rasul di antara kamu, yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu Al-Kitab dan Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu, apa yang belum kamu ketahui." <QS.2:151>

  ~

Mengenai Al-Qur'an yang sesuai dengan ilmu-pengetahuan, disebutkan:

"Demi Kitab (Al-Qur'an) yang menerangkan." <QS.43:2>

"Sesungguhnya, Kami menjadikan Al-Qur'an dalam bahasa Arab, supaya kamu memahami(nya)." <QS.43:3>

"keterangan-keterangan (mu'jizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia, apa yang telah diturunkan kepada mereka, supaya mereka memikirkan," <QS.16:44>

"Ini (Al-Qur'an) adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah, supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya, dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran." <QS.38:29>

"Alif laam raa. Ini adalah ayat-ayat Kitab (Al-Qur'an) yang nyata (jelas menerangkan)." <QS.12:1>

"Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur'an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya." <QS.12:2>

"Kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur'an ini kepadamu, dan sesungguhnya, kamu sebelum (Kami mewahyukan)nya, adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui." <QS.12:3>

"Sesungguhnya telah kami turunkan kepada kamu (manusia) sebuah kitab (Al-Qur'an), yang di dalamnya terdapat sebab-sebab (yang dapat membawa) kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya." <QS.21:10>

"Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur'an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." <QS.12:111>

"(Al-Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Ilah Yang Maha Esa, dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran." <QS.14:52>

"Katakanlah: "Berimanlah kamu kepadanya (Al-Qur'an) atau tidak usah beriman, (sama saja bagi Allah)". Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya, apabila Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka tersungkur atas muka mereka sambil bersujud," <QS.17:107>

"Dan perumpamaan-perumpamaan (dalam Al-Qur'an) ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya, kecuali orang yang berilmu." <QS.29:43>

"Sebenarnya, Al-Qur'an itu adalah ayat-ayat yang nyata, di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami, kecuali orang-orang yang zalim." <QS.29:49>

"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, menyakini bahwasanya Al-Qur'an itulah yang hak dari Rabb-mu, lalu mereka beriman, dan tunduk hati mereka kepadanya, dan sesungguhnya, Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman, kepada jalan yang lurus." <QS.22:54>

"Dia-lah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok isi Al-Qur'an, dan yang lain (ayat-ayat) mutasyabihat. Adapun …. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (darinya), melainkan orang-orang yang berakal." <QS.3:7>

  ~

Mengenai tanda-tanda kekuasaan-Nya yang harus dipahami dengan ilmu-pengetahuan, disebutkan:

"Katakanlah: "Dia yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada (sebagian) kamu kepada keganasan sebagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami, silih berganti, agar mereka memahami(nya)." <QS.6:65>

"Dan sesungguhnya, Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (kebenaran-Nya) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan-Nya), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat-Nya). Mereka itu sebagai binatang ternak (amat bodoh), bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai." <QS.7:179>

"Dan Dialah Rabb yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupi malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." <QS.13:3>

"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanam-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." <QS.13:4>

"Dan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan." <QS.16:67>

"kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan, dan tempuhlah jalan Rabb-mu yang telah dimudahkan (bagimu lebah). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan." <QS.16:69>

"Allah memegang jiwa (orang), ketika matinya, dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Ia tahanlah jiwa, (orang) yang telah ia tetapkan kematiannya, dan Dia melepaskan jiwa, yang lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah, bagi kaum yang berpikir." <QS.39:42>

"Dan Dia menundukkan untukmu, apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, semuanya, (sebagai rahmat) dari-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir." <QS.45:13>

"Ketahuilah olehmu, bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi, setelah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami), supaya kamu memikirkannya." <QS.57:17>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut, membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu, Dia hidupkan bumi, setelah mati (kering)-nya, dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." <QS.2:164>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal," <QS.3:190>

"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Rabb-kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." <QS.3:191>

"Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatang (ternak)mu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah, bagi orang-orang yang berakal." <QS.20:54>

"Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (kaum musyrikin), berapa banyaknya Kami membinasakan, umat-umat sebelum mereka, padahal mereka berjalan (di bekas-bekas) tempat tinggal umat-umat itu?. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal." <QS.20:128>

"Sesungguhnya, Kami akan menurunkan azab dari langit atas penduduk kota ini, karena mereka berbuat fasik." <QS.29:34>

"Dan sesungguhnya, Kami tinggalkan darinya satu tanda yang nyata, bagi orang-orang yang berakal." <QS.29:35>

"dan pada pergantian malam dan siang, dan hujan yang diturunkan Allah dari langit, lalu dihidupkan-Nya dengan air hujan itu, bumi, setelah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah), bagi kaum yang berakal." <QS.45:5>

"Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu …. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir." <QS.10:24>

  ~

Mengenai berilmu-pengetahuan perlu untuk meningkatkan keimanan, tetapi harus juga didukung oleh ketaqwaan, disebutkan:

"…. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya, sebaik-baik bekal adalah taqwa dan bertaqwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal." <QS.2:197>

"Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertaqwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan"." <QS.5:100>

"Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertaqwalah kepada Allah hai orang-orang yang mempunyai akal; (yaitu) orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepadamu." <QS.65:10>

  ~

Mengenai orang-orang yang berilmu-pengetahuan yang terlalu takabur dan terburu-buru dalam menetapkan sesuatu, disebutkan:

"Karun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku". Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya, yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta?. Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka." <QS.28:78>

"Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu (Muhammad) disebabkan nikmat Rabb-mu, bukanlah seorang tukang tenung, dan bukan pula seorang gila." <QS.52:29>

"Bahkan mereka (orang kafir) mengatakan: "Dia adalah seorang penyair, yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya"." <QS.52:30>

"Katakanlah: "Tunggulah, maka sesungguhnya akupun termasuk orang yang menunggu (pula), bersama kamu"." <QS.52:31>

"Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka, untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini?, ataukah mereka kaum yang melampaui batas?." <QS.52:32>

"Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak," <QS.74:12>

"dan anak-anak yang selalu bersama dia," <QS.74:13>

"dan Ku-lapangkan baginya (rejeki dan kekuasaan), dengan selapang-lapangnya," <QS.74:14>

"kemudian dia ingin sekali, supaya Aku menambahnya." <QS.74:15>

"Sekali-kali tidak (akan Aku tambah), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur'an)." <QS.74:16>

"Aku akan membebaninya (untuk) mendaki pendakian yang memayahkan." <QS.74:17>

"Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan, (apa yang ditetapkannya)," <QS.74:18>

"maka celakalah dia!. Bagaimanakah dia menetapkan," <QS.74:19>

"kemudian celakalah dia!. Bagaimanakah dia menetapkan," <QS.74:20>

"kemudian dia memikirkan," <QS.74:21>

"setelah itu dia bermasam muka dan merengut," <QS.74:22>

"kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri," <QS.74:23>

"lalu dia berkata: "(Al-Qur'an) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu)," <QS.74:24>

"ini tidak lain hanyalah perkataan manusia"." <QS.74:25>

"Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar." <QS.74:26>

  ~

Mengenai orang-orang yang berilmu-pengetahuan yang salah menerapkan pengetahuannya dan menyesatkan, disebutkan:

"Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?." <QS.2:75>

"Dan sesungguhnya, Kami telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang bagus dan Kami beri mereka rejeki dari yang baik-baik. Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan (diturunkan-Nya Al-Qur'an). Sesungguhnya Rabb-kamu akan memutuskan antara mereka di hari kiamat, tentang apa yang mereka perselisihkan itu." <QS.10:93>

"Sesungguhnya, syaitan itu hanya menyuruh kamu, berbuat jahat dan keji, dan mengatakan kepada (tentang) Allah, apa yang tidak kamu ketahui." <QS.2:169>

  ~

Mengenai berbagai perbuatan yang tanpa berdasarkan ilmu-pengetahuan, disebutkan:

"Di antara manusia, ada yang membantah tentang Allah, tanpa ilmu pengetahuan, dan mengikuti setiap syaitan yang jahat," <QS.22:3>

"Dan di antara manusia, ada orang-orang yang membantah tentang Allah, tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya," <QS.22:8>

"Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah?. Dan tiadalah bagi mereka seorang penolongpun." <QS.30:29>

"Tidakkah kamu perhatikan, sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu, apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia, ada yang membantah tentang (keesaan) Allah, tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan"." <QS.31:20>

"Dan mereka (orang-orang Musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohongi (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasarkan) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan." <QS.6:100>

"Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia, akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis), yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?". Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat; Dia memberi petunjuk, kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus"." <QS.2:142>

  ~

Mengenai orang-orang yang telah tertutup pengetahuan dan pemahamannya atas kebenaran-Nya, disebutkan:

"Demikianlah Allah mengunci mati hati orang-orang yang tidak memahami." <QS.30:59>

"dan Kami hadirkan penutup di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut (kata) Rabb-mu saja dalam Al-Qur'an, niscaya mereka berpaling ke belakang, karena bencinya." <QS.17:46>

"Terangkanlah kepada-Ku, tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai ilahnya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?," <QS.25:43>

"atau apakah kamu (Muhammad) mengira, bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami (perkataanmu). Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak (yang tidak mengerti perkataan manusia), bahkan mereka lebih sesat jalannya." <QS.25:44>

"Dan siapakah yang lebih zalim, daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat dari Rabb-nya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang dikerjakan oleh kedua tangannya. Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya." <QS.18:57>

"Kami tiada membebani seseorang, melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran (Al-Qur'an), dan mereka tidak dianiaya (tidak dibebani melebihi batas kesanggupannya)." <QS.23:62>

"Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari (memahami kebenaran) ini, dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain daripada (kebenaran) itu, (dan) mereka tetap mengerjakannya." <QS.23:63>

"Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah", dan mereka (orang kafir) tidak mengetahui, bila mereka akan dibangkitkan." <QS.27:65>

"Sebenarnya pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (ke sana), malahan mereka ragu-ragu tentang akhirat itu, lebih-lebih lagi mereka buta darinya (tidak dapat memahaminya)." <QS.27:66>

"Dan sesungguhnya, jika kamu (Muhammad) menanyakan kepada mereka (kafir Quraisy): "Siapakah yang menurunkan air dari langit, lalu menghidupkan dengan air itu, bumi setelah matinya?". Tentu mereka akan menjawab: "Allah", Katakanlah: "Segala puji bagi Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami (jawabannya itu)." <QS.29:63>

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, melainkan senda-gurau dan main-main. Dan sesungguhnya, akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." <QS.29:64>

"Mereka orang-orang yang mengatakan (kepada orang-orang Anshar): "Janganlah kamu memberikan perbelanjaan kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah, supaya mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)". Padahal kepunyaan Allah-lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami." <QS.63:7>

"Mereka berkata: "Sesungguhnya, jika kita telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang kuat akan mengusir orang-orang yang lemah darinya". Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang Mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui." <QS.63:8>

 

3)

>

Banyaknya golongan dalam agama-agama tauhid maupun Islam

  ~

Mengenai banyak golongan pemahaman keagamaan, disebutkan:

(lihat catatan 93: "Agama dan kitab tauhid", mengenai banyak golongan pemahaman atau perpecahan pada agama-agama tauhid)

 

4)

>

Asmaul Husna (nama-nama baik Allah), sebagai cerminan dari sifat-sifat atau wajah Allah atau Fitrah Allah

  ~

Mengenai Asmaul Husna, disebutkan:

"Hanya milik Allah asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." <QS.7:180>

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu, suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (pertemuan dengan) Allah dan (kedatangan) hari kiamat, dan dia banyak menyebut (nama) Allah." <QS.33:21>

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu, adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka Ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya), dan kepada Rabb-lah mereka bertawakal," <QS.8:2>

"(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar, terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan shalat, dan orang-orang yang menafkahkan, sebagian dari apa yang telah Kami rejekikan kepada mereka." <QS.22:35>

"dan Kami hadirkan penutup di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut (nama) Rabb-mu saja dalam Al-Qur'an, niscaya mereka berpaling ke belakang, karena bencinya." <QS.17:46>

"Dan apabila nama Allah saja yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang-hati." <QS.39:45>

"… yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka, ampunan dan pahala yang besar." <QS.33:35>

"Dan apabila nama Allah saja yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang-hati." <QS.39:45>

"Maka apabila manusia ditimpa bahaya, ia menyeru Kami (menyebut nama Allah), kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami, ia berkata: "Sesungguhnya, aku diberi nikmat itu, hanyalah karena kepintaranku". Sebenarnya (kenikmatan) itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui." <QS.39:49>

"Sungguh orang-orang yang sebelum mereka, (juga) telah mengatakan itu pula, maka tiadalah berguna bagi mereka, apa yang dahulu mereka usahakan." <QS.39:50>

  ~

Mengenai Fitrah Allah, disebutkan:

"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah), (sebagai perwujudan dari) fitrah Allah (sifat-sifat Allah). (Allah) Yang telah menciptakan manusia, menurut fitrah itu (pula). Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, (yang berupa) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" <QS.30:30>

  ~

Mengenai wajah Allah (tanda-tanda kebenaran, kebesaran atau kekuasaan Allah), disebutkan:

"Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah (tanda-tanda kebesaran Allah). Sesungguhnya, Allah Maha Luas (rahmat-Nya), lagi Maha Mengetahui." <QS.2:115>

"Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan di bumi, dan (Kami memperlihatkannya), agar Ibrahim itu termasuk orang-orang yang yakin." <QS.6:75>

"Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal," <QS.3:190>

"Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan, serta menutupi hatimu, siapakah ilah selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu". Perhatikanlah, bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga)." <QS.6:46>

"Tanyakanlah kepada Bani Israil: "Berapa banyaknya tanda-tanda (kebenaran) yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka". Dan barangsiapa yang menukar nikmat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya, Allah sangat keras siksa-Nya." <QS.2:211>

  ~

Mengenai sifat-sifat Allah, disebutkan:

"Orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, mempunyai sifat yang buruk; dan Allah mempunyai sifat yang Maha Tinggi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.16:60>

"Dia pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak, padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu." <QS.6:101>

"Demikian itu ialah (sifat) Allah Rabb-kamu; tidak ada Ilah (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu." <QS.6:102>

"Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus, lagi Maha Mengetahui." <QS.6:103>

"Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah. Itulah (sifat) Allah Rabb-ku. Kepada-Nya-lah aku bertawakal dan kepada-Nya-lah aku kembali." <QS.42:10>

"(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan, dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang-biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." <QS.42:11>

"Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; Dia melapangkan rejeki, bagi siapa yang dikehendaki-Nya, dan menyempitkan(nya). Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.42:12>

  ~

Mengenai tidak ada sesuatu yang serupa dengan sifat-sifat Allah, disebutkan:

"(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan, dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang-biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Melihat." <QS.42:11>

"Maka apakah Rabb yang menjaga setiap diri, terhadap apa yang diperbuatnya. Mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah. Katakanlah: "Sebutkanlah sifat-sifat mereka itu (kalau ada)". Atau apakah kamu hendak memberitakan kepada (tentang) Allah apa yang tidak diketahuinya di bumi, atau …." <QS.13:33>

"Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu seru selain Allah itu adalah makhluk (yang lemah) yang serupa juga dengan kamu. Maka serulah berhala-berhala itu, lalu biarkanlah mereka memperkenankan permintaanmu, jika kamu memang orang-orang yang benar." <QS.7:194>

"Dan berhala-berhala yang kamu seru selain Allah tidaklah sanggup menolongmu, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri"." <QS.7:197>

"Katakanlah: "Siapakah Rabb langit dan bumi". Jawabnya: "Allah". Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan, dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri". Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang-benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah, yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya, sehingga kedua ciptaan itu serupa, menurut pandangan mereka". Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Rabb Yang Maha Esa, lagi Maha Perkasa"." <QS.13:16>

  ~

Mengenai beberapa contoh Asmaul Husna lainnya, disebutkan:

"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang." <QS.1:1>

"Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam," <QS.1:2>

"Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang." <QS.1:3>

"Yang menguasai hari pembalasan." <QS.1:4>

"Katakanlah: "Aku berlindung kepada Rabb manusia"." <QS.114:1>

"Raja manusia." <QS.114:2>

"Sembahan manusia," <QS.114:3>

"Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa"." <QS.112:1>

"Allah adalah Ilah yang bergantung kepada-Nya, segala urusan." <QS.112:2>

"Dia tidak beranak, dan tiada pula diperanakkan," <QS.112:3>

"dan tidak ada seorang (sesuatu)pun, yang setara dengan Dia." <QS.112:4>

"Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." <QS.57:2>

"Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Lahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu." <QS.57:3>

"Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy, dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, dan apa yang ke luar darinya, dan apa yang turun dari langit, dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu dimana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat, apa yang kamu kerjakan." <QS.57:4>

"Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan." <QS.57:5>

"Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang, dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati." <QS.57:6>

  ~

Mengenai anjuran untuk sering menyebut nama-nama Allah (Asmaul Husna), mengingat Allah, berzikir atau bertasbih, disebutkan:

"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya." <QS.33:41>

"Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang." <QS.33:42>

"supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)-Nya, membesarkan (agama)-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang." <QS.48:9>

"Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabb-mu Yang Maha Besar." <QS.56:74>

"Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabb-mu Yang Maha Besar." <QS.56:96>

"Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." <QS.57:1>

"Bertasbih kepada Allah, di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan, dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang;" <QS.24:36>

"Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang." <QS.76:25>

"Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari." <QS.76:26>

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu, dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya, agar kamu beruntung." <QS.8:45>

"Dan sebutlah (nama) Rabb-mu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai." <QS.7:205>

"Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak pekerjaan)." <QS.73:7>

"Sebutlah nama Rabb-mu (ketika memulai suatu pekerjaan), dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan." <QS.73:8>

"Berkata Zakaria: "Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)". Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Rabb-mu sebanyak-banyaknya, serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari"." <QS.3:41>

"Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu, apa yang belum kau ketahui." <QS.2:239>

"kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan banyak menyebut (nama) Allah, dan mendapat kemenangan, setelah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu, kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali." <QS.26:227>

"Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdo'a: "Ya Rabb-kami, berilah kami kebaikan di dunia", dan tiadalah baginya bagian (yang menyenangkan) di akhirat." <QS.2:200>

  ~

Mengenai penyebutan nama-nama Allah (Asmaul Husna), disebutkan:

"Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman (kepada Balqis), dan sesungguhnya, (isi)nya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang." <QS.27:30>

"Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya, dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya". Sesungguhnya Rabb-ku benar-benar Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." <QS.11:41>

"Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah, ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayat-Nya." <QS.6:118>

"Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah, ketika menyembelihnya, padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali …." <QS.6:119>

"Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah, ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya …." <QS.6:121>

"Sesungguhnya, orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut nama Allah, kecuali sedikit sekali." <QS.4:142>

"Dan siapakah yang lebih (ter)aniaya, daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam masjid-masjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya?. Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (masjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan, dan di akhirat mendapat siksa yang berat." <QS.2:114>

  

Sebelumnya

Daftar isi

Teratas

Berikutnya

 

5 Balasan ke Lampiran E.1-4 Kumpulan ayat Al-Qur’an

  1. Farris Shevtia berkata:

    Maha Benar Allah dengan Segala Firman-NYA

  2. Aminudin berkata:

    Jadikanlah Islam sebagai agamamu, dan hidup matilah hanya karena Allah.

  3. komang berkata:

    ma;af,kok gak ada rujukan hadits2 nya?bagaimana mungkin memahami Al-Qur;an bisa sesuai dengan pamahaman Rassulullah tanpa hadits2 beliau S,A,W???

    • Syarif Muharim berkata:

      Betul, pak Komang. Pada buku “Menggapai” ini memang ‘sengaja’ tidak disertakan rujukan hadits2, dengan alasan-alasan misalnya:
      – Sudah amat banyak ayat2 Al-Qur’an yg disertakan pada buku ini (ada ±2900 ayat), dan buku inipun sudah terlalu tebal (ada ±1460 halaman). Sehingga jika rujukan hadits2 juga disertakan, tentunya buku ini bisa jauh lebih tebal lagi.
      Dan hadits2 sengaja dipilih dipakai secara tidak langsung (di luar pembahasan2 pada buku ini).

      – Al-Qur’an adalah kitab pengajaran dan tuntunan yg telah lengkap dan sempurna, serta sekaligus telah lengkap mengungkap segala dasar2 pokok aqidah Islam.
      Sedangkan hadits2 lebih banyak mengungkap contoh2 pengamalan atas Al-Qur’an.
      Sehingga dalam hadits2 cenderung bercampur-baur, antara kandungan aqidah dan kandungan fiqih misalnya.
      Padahal pada buku ini memang sengaja hanya terfokus kepada kajian2 ilmu kalam / ilmu tauhid / ilmu aqidah / teologi / ushuluddin (dasar2 pokok aqidah Islam).

      – Al-Qur’an telah menjelaskan dirinya sendiri, bahkan sebelum adanya penulisan hadits2. Meskipun penjelasan2 bagi Al-Qur’an memang relatif lebih lengkap melalui hadits2, sekaligus beserta contoh2 pengamalan atas Al-Qur’an.

      – Berbagai alasan lebih lengkapnya bisa dibaca pada https://islamagamauniversal.wordpress.com/referensi/bd_1/#_Toc280619067 (pada Bab I – PENDAHULUAN).

      Salam…

Buat komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s